Virus Corona Jenis Baru, Inggris Dilockdown Seluruh Negara di Dunia

Virus corona jenis baru ini pertama kali ditemukan di Inggris, dan langsung menarik perhatian sejumlah ilmuwan dan Badan Kesehatan Dunia.

SHARE :

Ditulis Oleh: Taufiqur Rohman

Permasalahan pandemi Covid-19 belum selesai, baru-baru ini ditemukan varian baru virus corona yang diduga lebih mudah menular dan sangat sulit dikendalikan. Virus corona jenis baru ini pertama kali ditemukan di Inggris, dan langsung menarik perhatian sejumlah ilmuwan dan Badan Kesehatan Dunia (WHO). Penyebaran varian baru virus corona bernama VUI-202012/01 (B.1.1.7) telah dilaporkan sejak tanggal 14 Desember 2020.

Virus corona varian baru ini ditemukan menular dari 1.108 kasus yang terkonfimasi positif Covid-19 di Inggris pada 13 Desember 2020. Otoritas kesehatan Inggris mengindikasi adanya perubahan genetik, dan wilayah penyebaran di kawasan bagian tenggara Inggris. Belum ada bukti bahwa varian ini lebih mematikan, namun jelas diketahui 70% lebih menular.

Telah ditemukan banyak varian baru virus corona, tapi penemuan dari Inggris begitu menarik perhatian. Setidaknya terdapat tiga alasan yang membuatnya istimewa, yaitu tingkat penularan lebih tinggi dan memiliki potensi lebih cepat menggantikan versi lainnya, varian ini mengalami mutasi pada bagian terpenting dari virus corona, serta kemampuannya dalam menginfeksi sel lebih baik. Artinya akan lebih sulit dikendalikan.

WHO perwakilah Eropa telah memberikan pernyataan resmi berkenaan dengan kemunculan varian baru tersebut pada 22 Desember 2020. Untuk mendukung negara-negara Eropa, WHO melakukan beberapa langkah berupa penilaian risiko, rekomendasi tentang studi virologi, sekuensing dan vaksinasi, menyusun panduan tindakan, serta komunikasi risiko.

Organisme mikroskopik memiliki kecenderungan untuk mengalami satu bentuk mutasi sebagai langkah adaptasi. Virus membutuhkan inang untuk bereproduksi dan beradaptasi melawan sistem imun. Belum diketahui VUI-202012/01 (B.1.1.7) kebal terhadap vaksin terbaru atau tidak. Mutasi ini menjadi alasan kenapa semua orang perlu mematuhi protokol kesehatan.

Inggris Dilockdown Dunia

Terkait dengan penemuan varian baru virus corona, Inggris kini bernasib sama seperti China di masa awal pandemi. Sejumlah negara menutup diri dari kunjungan warga negara Inggris untuk melindungi masyarakatnya dari VUI-202012/01 (B.1.1.7). Menurut data Aljazeera, terdapat sekitar 32 negara yang melarang penerbangan dari dan menuju Inggris. Langkah ini mengikuti negara Perancis, Jerman, Belanda, Belgia, Austria, dan Italia.

Dari 32 negara tersebut, tidak ada nama Indonesia, Singapura, Malaysia. Meskipun demikian, Kementerian Luar Negeri Indonesia sepakat untuk menutup jalur penerbangan internasional pada tanggal 1-14 Januar 2021 mendatang. Sedangkan untuk WNA yang tiba di Indonesia 31 Desember 2020 harus menunjukkan bukti negatif PCR yang berlaku 2×24 jam.

Varian baru virus corona telah ditemukan menyebar ke sejumlah negara, mulai dari Italia, Jepang, Jerman, Perancis, Lebanon, Singapura, Denmark, Belanda, Israel, dan Australia. Sedangkan di Indonesia, belum diketahui pasti apakah virus ini telah menyebar ke dalam negeri atau belum. Hal ini dikarenakan kapasitas yang terbatas sehingga membuatnya sulit dideteksi.

SHARE :

Pilihan paket wisata di Phinemo Marketplace


REKOMENDASI

ARTIKEL KEREN PALING BARU