Sidebar

Wuhan Bebas Virus Corona, Warga Rayakan dengan Pesta dan Dugem

Kota Wuhan yang disebut sebagai pusat pandemi global telah bebas dari rundungan Covid-19. Merakan kebebasan dari Covid-19, Wuhan mengadakan pesta dan dugem.

SHARE :

Ditulis Oleh: Taufiqur Rohman

Berbeda dengan Indonesia yang masih berkutat dengan tingginya kasus Covid-19 setiap harinya, Kota Wuhan yang disebut sebagai pusat pandemi global justru telah bebas dari rundungan Covid-19. Semua lini kehidupan pun perlahan mulai berangsur pulih. Merakan kebebasan dari Covid-19, Wuhan mengadakan pesta di kolam renang raksasa pada 15 Agustus lalu.

Dalam pesta yang menghadirkan sejumlah DJ kenamaan Tiongkok tersebut, ribuan pengunjung yang hadir tidak mengenakan masker, tidak menjaga jarak, dan protokol kesehatan lainnya. Pihak penyelenggara, Wuhan Maya Beach Water Park, telah membatasi jumlah daya tampung menjadi hanya 50 persen saja. Pesta ini adalah simbol kemenangan Wuhan.

Pemerintah Wuhan memang telah mencabut kebijakan lockdown sejak April lalu, namun tempat wisata dan hiburan baru boleh sepenuhnya buka pada awal Juni. Sempat ada laporan kasus infeksi baru, namun kini kasus Covid-19 telah benar-benar hilang dan tidak tercatat lagi mulai Mei 2020. Tersisa 68.139 pasien Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit.

(cnnindonesia.com)

September, Wuhan Bebas Dugem

Jika Indonesia pada September ini mencatat rekor baru sampai lebih dari 5.000 kasus baru per hari, Wuhan saat ini telah membuka total klub dan diskotek untuk pesta seperti sedia kala. Beberapa waktu lalu sempat viral foto-foto ramainya pengunjung diskotek terbesar di Wuhan yang diambil pada 18 September 2020. Sebagian memang mengenakan masker, namun lebih banyak yang tidak memakainya lagi.

Otoritas kesehatan Wuhan terkesan membiarkan, ini karena pemerintah Tiongkok telah memastikan Wuhan telah bebas dari Covid-19 sepenuhnya sejak Juni setelah petugas menggelar tes swab menyeluruh ke 9.9 juta penduduknya. Wuhan juga tidak lagi mengalami penularan lokal dalam kota sejak pertengahan Mei. Hal ini berkat kebijakan lockdown 76 hari.

Pihak pemerintah juga telah memperbolehkan ruang publik untuk kembali buka seperti sedia kala, terutama restoran dan kafe. Semua bisnis dalam bidang pariwisata dan hiburan pun sudah beroperasi normal. Bioskop, bar, taman hiburan, dan diskotek menjadi yang paling belakangan diizinkan untuk dibuka. Tak pelak, warga Wuhan langsung menyerbut tempat wisata.

(Getty Images)

Meskipun Wuhan sepenuhnya bebas Covid-19, namun secara keseluruhan Tiongkok masih dilanda pandemi. Oleh karena itu, setiap warga yang akan keluar rumah diwajibkan untuk selalu membawa kode QR kesehatan pribadi agar bisa oleh tim keamanan tempat umum sebelum mengizinkan mereka masuk. Dalam survei terbaru, masyarakat Tiongkok sangat yakin bawah penularan Covid-19 telah berhasil dikendalikan dengan baik.

Wuhan kini tengah berupaya memulihkan kembali sektor perekonomian melalui pariwisata dengan target pasar turis-turis domestik. Meski telah sepenuhnya dinyatakan bebas Covid-19, pemerintah tetap memberlakukan peraturan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, tak terkecuali memeriksa suhu tubuh setiap orang yang akan masuk ke ruang publik.

SHARE :

Pilihan paket wisata di Phinemo Marketplace


POPULER MINGGU INI



REKOMENDASI

Taiwan Jadi Destinasi Paling Dicari 2020, Indonesia Malah Dihindari

Yuan Jadi Mata Uang Dunia, Mampukah Kalahkan Dominasi Dolar AS?

5 Wisata Alam di Indonesia yang Tidak Terdampak Virus Corona

Umroh 2020 Kembali Dibuka, Arab Saudi Masih Larang Tiga Negara Ini

Kampung Pecinan di Indonesia Ada di Setiap Kota, Kenapa Begitu?

Indonesia Resesi Ekonomi Bulan Depan, Bagaimana Nasib Pariwisata?

FALLBACK
The END