10 Tips Memilih Koper untuk ke Luar Negeri

Sering liburan ke luar negeri tapi masih suka bingung bagaimana memilih yang tepat? Ternyata memilih koper untuk ke luar negeri memiliki beberapa trik. Berikut tips memilih koper untuk ke luar negeri yang harus diperhatikan.

SHARE :

Ditulis Oleh: Rizqi Y

Satu barang yang selalu lekat dengan traveler adalah koper. Meski banyak traveler yang lebih suka menggunakan ransel, namun tak sedikit juga traveler yang memilih menjadi tim koper. Alasan praktis dan lebih mudah dibawa menjadi salah satu pemicunya. Namun siapa sangka, bahwa ternyata memilih koper juga mempunyai beberapa kriteria yang harus dipenuhi. Pemilihan koper juga harus disesuaikan dengan tujuan destinasi. Memilih koper untuk ke luar negeri tentu akan beda kriteria dengan memilih koper untuk jalan-jalan dalam negeri.

Tips memilih koper untuk ke luar negeri ala Cerita Eka. Foto dari @ceritaeka

Baca juga: Tips Memilih Ransel Untuk Wanita

Eka, travel blogger yang kerap traveling ke luar negeri dan menuliskan ceritanya di ceritaeka.com pun membagikan beberapa tips memilih koper untuk ke luar negeri. Menurutnya, penting bagi traveler untuk memilih koper yang tepat sebelum pergi traveling, apalagi jika ke luar negeri.

1. Sesuaikan ukuran koper yang akan dibawa dengan lamanya kita liburan

“Pertama yang harus diperhatikan adalah lamanya kita traveling. Karena semakin lama kita pergi liburan, maka semakin banyak juga yang harus dibawa. Otomatis ukuran koper yang harus disiapkan juga harus lebih besar. Ada beberapa jenis ukuran, mulai dari yang besar atau jumbo, sedang dan kecil,” jelas Eka.

Tentu saja lamanya kita traveling ke suatu negara akan berpengaruh pada jumlah barang yang dibawa. Misalnya, saat traveling ke Singapura selama tiga hari kita hanya perlu membawa satu koper kecil ukuran 20 inchi. Sedangkan saat liburan ke Jepang lima hari, kita bisa memilih koper yang lebih besar misalnya koper dengan ukuran 24 inchi.

2. Destinasi juga mempengaruhi dalam memilih koper yang sesuai

“Negara mana yang akan kita kunjungi itu juga berpengaruh pada pilihan kita, apakah harus menggunakan koper atau ransel,” ungkap Eka.

Menurutnya ada beberapa negara yang ramah untuk koper dan ada juga yang kurang ramah dengan koper. Salah satu negara yang ramah koper misalnya Singapura, di mana traveler akan lebih mudah berlibur menggunakan koper. Berbeda dengan Jepang yang memang lebih banyak mengharuskan masyarakatnya jalan kaki. Sehingga mobilitas menggunakan koper pun akan lebih sulit.

Jadi sebelum memilih koper untuk ke luar negeri, pastikan untuk mengenali daerah atau negara yang akan dituju terlebih dahulu agar tak salah memilih koper maupun ransel.

3. Pilihan maskapai akan memengaruhi pilihan koper juga

“Memilih koper itu juga harus menyesuaikan dengan maskapai yang kita tumpangi. Sebab ada maskapai yang memang sudah menetapkan batas pasti untuk aturan koper. Namun ada juga yang biasanya agak ribet dan ada biaya tambahan untuk jenis koper yang tak sesuai standar mereka. Ini biasanya untuk maskapai yang LCC,” jelas Eka.

Sebelum memutuskan untuk memilih koper untuk ke luar negeri, pastikan dulu untuk memahami aturan batasan koper yang boleh dibawa di pesawat.

4. Perhatikan hal ini jika akan memilih koper dengan hardcase

“Kalau mau memilih koper yang hardcase, lebih baik pilih koper yang berkualitas atau bermerk bagus,” kata travel blogger yang kini tinggal di Jakarta tersebut.

Beberapa koper hardcase yang bermerk atau berkualitas mungkin memang akan sedikit lebih mahal. Namun koper baginya merupakan investasi, jadi tak masalah memilih koper yang bermerk asalkan lebih awet dan tahan lama.

Dan menurutnya, koper hardcase yang bermerk dan berkualitas lebih aman dibanding koper hardcase yang kurang bermerk. Koper tak bermerk kadang membutuhkan pengaman tambahan agar tidak pecah selama perjalanan, dan tentunya ini akan menambah jatah biaya.

5. Pilih koper dengan Lock TSA agar lebih aman saat liburan ke luar negeri

“Memang tidak harus Lock yang TSA, tapi akan lebih aman begitu. Apalagi beberapa negara memang mengharuskan aturan ini. Misalnya waktu saya ke US beberapa waktu lalu, ternyata di sana memberlakukan peraturan koper dengan Lock TSA,” ungkap ibu rumah tangga yang hobi traveling ini.

Pengalamannya waktu ke US beberapa waktu lalu bisa dibilang cukup mengejutkan. Saat keluar dari bandara dia merasa bahwa kopernya dalam kondisi baik-baik saja tanpa ada bekas goresan atau bekas dibuka. Eka merasa kaget saat membuka kopernya di rumah, ternyata ada selembar surat dari pihak bandara yang menyatakan bahwa kopernya lepas dari pemeriksaan keamanan.

“Jadi di bandara luar negeri, pihak keamanan bisa buka Lock TSA tanpa harus merusak. Ini semata-mata demi pemeriksaan keamanan ya. Karena mereka harus periksa koper beserta isi di dalamnya. Traveler yang kopernya memiliki Lock Non TSA bisa saja nggak lolos pemeriksaan. Sayang kan, sudah bawa barang banyak buat bekal liburan tapi ternyata tidak lolos di bandara,” tambah Eka.

Baca juga: Tips Memilih Daypack yang Baik [Infografis]

6. Pilih warna cover yang cerah atau warna-warni

“Ada dua alasan kenapa saya lebih suka pilih koper yang cerah dan berwarna-warni. Pertama supaya lebih mudah dicari waktu koper muter di conveyor belt. Kedua, bisa untuk travel style, karena koper warna-warni itu lebih bagus untuk difoto,” ceritanya sambil tertawa renyah.

Meski pilihan warna memang bukan sesuatu yang sangat penting dalam memilih koper untuk ke luar negeri, namun saran pemilihan warna ini tak ada salahnya untuk dipertimbangkan saat memilih koper untuk ke luar negeri.

7. Membawa barang sesuai kapasitas koper agar tak cepat rusak

“Koper itu kan punya ukuran yang beda, ada yang 20 inc, 24 inc dan 28 inc. Masing-masing juga punya kapasitas yang beda, misalnya ukuran 28 inchi biasanya bisa muat sampai 30 kg. Usahakan untuk memasukkan barang sesuai kapasitas dan tak melebihi, walaupun koper masih bisa memuat barang lagi,” jelas pemilik blog ceritaeka ini.

Jadi lebih menimbang barang bawaan agar tak overload. Meski koper masih muat namun jika sudah melebihi kapasitas berat, maka sebaiknya koper tak diisi barang lagi. Hal ini menghindari kerusakan pada koper tersebut.

8. Cover bukanlah pelindung, jadi jangan andalkan barang yang satu ini untuk melindungi koper

“Ingat ya, cover itu bukan pelindung koper. Jadi kalau memang butuh perlindungan untuk koper ya sebaiknya diberi perlindungan, bukan dengan cover,” tegas Eka.

Cover juga bisa jadi hanya sebagai pemanis koper agar terlihat lebih cantik.

9. Memilih koper dengan roda putar 360 derajat untuk memudahkan mobilitas

“Ada koper yang bisa muter 360 derajat, ada juga yang nggak bisa muter. Kalau saya prefer yang bisa muter 360 derajat. Jadi bisa dibawa dengan cara ditarik atau didorong. Kalau yang nggak bisa muter kan bisanya cuma ditarik saja ya, jadi menurut saya agak ribet,” jelas Eka.

Dengan suasana bandara yang kadang kala begitu ribet, koper dengan roda empat yang bisa memutar 360 derajat lebih dianjurkan. Hal ini untuk mempermudah pergerakan.

10. Memilih koper dengan ukuran 24 inc lebih dianjurkan dari pada 28 inc, alasannya?

“Meski pihak maskapai ada yang memberikan kapasitas bagasi 30 kg, tapi ada juga bandara yang yang membatasi barang bawaan dalam satu koper hanya 23 kg. Ini untuk menjaga keselamatan pegawai bandara yang mengangkat barang-barang dari troli ke pesawat dengan tangan atau manual,” ungkap Eka

Eka menyarankan untuk memisahkan barang bawaan ke dalam dua koper. Sehingga dalam masing-masing koper memiliki berat tak lebih dari 23 kg. Jika barang yang dibawa cukup banyak, maka traveler bisa menggunakan dua koper berukuran 24 inc. Menurutnya memilih koper 24 inc lebih baik dari pada 28 inc.

“Dari pada punya koper 28 inc tapi tidak bisa digunakan maksimal, mending pilih yang 24 inc. Berat 23 kg itu masih bisa kok masuk di koper 24 inc. Kan lumayan ya, ada selisih harga antara beli koper ukuran 24 inc dan 2 inc,” tambah Eka.

SHARE :



REKOMENDASI




ARTIKEL KEREN PALING BARU