Sidebar

Lopburi, Kota Kuno di Thailand yang Dikuasai Geng Monyet Sadis

Lopburi merupakan salah satu provinsi di bagian tengah Thailand yang terkenal akan keberadaan ribuan monyet yang berkeliaran bebad di jalanan.

SHARE :

Ditulis Oleh: Taufiqur Rohman

Lopburi merupakan salah satu provinsi di bagian tengah Thailand dengan ibukota di Mueang Lopburi. Provinsi ini terkenal dengan kawanan monyet ganas yang berkeliaran bebas di jalanan. Terdapat sekitar 4500 monyet, sebagian menempati Phra Prang Sam Yod, reruntuhan kuno peninggalan Khmer yang hancur di pusat kota dan kini populer disebut Kuil Monyet.

Kawanan monyet di Lopburi patut diwaspadai karena agresif mendekati para turis yang membeli buah-buaha, kacang tanah, atau minuman manis kepada pedagang kaki lima yang berjejer di sepanjang jalan Lopburi. Monyet-monyet tersebut sangat tidak sabaran, mereka tidak segan untuk memanjat tubuh turis dan mengambil makanan kemudian lari menjauh.

Tidak hanya itu, kawanan monyet juga sering mencuri barang-barang milik turis, seperti kacamata karena dikira makanan. Para pedagang di jalan Lopburi sudah terbiasa dengan kawanan monyet nakal itu, dan memiliki cara tersendiri mengusirnya. Ketika monyet mendekat untuk mencuri barang, pedagang akan menggunakan ketapel dan pura-pura menembak.

(mikeandlauratravel.com)

Perwakilan Dewa Hanuman

Phra Prang Sam Yod dibangun pada abad ke-13 di tepi kawasan hutan lebat. Sebelum menjadi Kuil Buddha, Phra Prang Sam Yod awalnya adalah Kuil Hindu dari era Khmer dengan gaya arsitektur Khmer Bayon klasik. Monyet-monyet di hutan dipercaya oleh masyarakat lokal sebagai perwakilan dari Dewa Hanuman sehingga seringkali dipandang sebagai keberuntungan.

Monyet di Lopburi menjadi bagian penting dari kehidupan lokal. Monyet ini menjadi daya tarik pariwisata global, namun setelah populasinya terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir telah merusak pencaharian masyarakat lokal. Para monyet ini menyerang rumah dan bisnis untuk mencuri dan merobek apa saja. Sawah dan kebun dirusak kawanan.

(youtube.com)

Pandemi Covid-19 semakin memperburuk keadaan Lopburi, dengan tidak adanya turis internasional, kawanan monyet harus puas dengan sedikit makanan. Hal ini memicu lebih banyak konfrontasi dari biasanya, bahkan sering terjadi perang antar monyet. Ada tiga kelompok besar, masing-masing tinggal di bioskop tua, Hotel Muang Thong dan Phra Prang Sam Yod.

SHARE :

Pilihan paket wisata di Phinemo Marketplace


POPULER MINGGU INI



REKOMENDASI

Kenapa Hindu di Bali Berbeda dengan Hindu di India? Ini Penyebabnya

Kehidupan Unik Kerajaan Inggris dan Fakta Gila yang Jarang Diketahui

Mendaki Gunung Himalaya Saat Pandemi, Siapkan Uang Rp 72 Juta!

7 Tips Hadapai Resesi, Terus Liburan Tapi Keuangan Tetap Aman

Perancis Menghina Islam, Apakah Negara ini Ramah pada Turis Muslim?

Benarkah Maulid Nabi Terjadi pada 12 Rabiul Awal? Terungkap Faktanya

FALLBACK
The END