6 Aktifitas Menikmati Alam dan Kuliner di Pulau Sumbawa-Lombok

Pulau Sumbawa tak setenar Lombok, namun tempat ini bisa jadi alternatif lain yang tak kalah menarik saat bertandang ke Nusa Tenggara Barat

SHARE :

Ditulis Oleh: Ashadi Natha Prasetyo

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menjadikan Pulau Lombok menjadi daya tarik wisata menyaingi Pulau Dewata Bali menyimpan begitu banyak keberagaman alam dan budaya di dalamnya yang pasti sudah diketahui banyak orang.

Namun, NTB tak hanya tentang Lombok. Pulau Sumbawa, tempat tersebut pun bisa jadi pilihan menarik saat melancong ke sana.

Sumbawa memang belum setenar Lombok. Pulau Sumbawa bisa diakses melalui dua cara, jalur darat dan udara. Mataram menjadi start point menuju Lombok Timur, lalu dilanjut menggunakan feri dari Pelabuhan Kayangan Lombok menuju Pelabuhan Poto Tano Sumbawa Barat. Kemudian lanjut kembali menuju Sumbawa Besar, Ibukota dari Kabupaten Sumbawa. Alternatif kedua melalui jalur udara melalui Bandara Internasional Lombok (BIL) menuju Bandara Sultan Kaharuddin (Sumbawa Besar).

Tidak kalah menarik dari Pulau Lombok, Pulau Sumbawa menyimpan potensi alam dan budaya yang tidak kalah menarik untuk didatangi.

Berikut tempat-tempat menarik yang layak disambangi di Pulau Sumbawa

 

1. Menyambangi pulau “artis”, Pulau Moyo

Sebagian dari kalian mungkin sudah tidak asing dengan pulau ini. Pulau yang terkenal dengan keindahan taman laut, pasir putih, serta jauh dari polusi ini membuat banyak orang terpikat untuk datang kemari. Dengan adanya resort mewah yang berada di pulau ini membuat konglomerat dalam maupun luar negeri memilih resort ini sebagai tempat untuk berelaksasi. Tidak terkecuali artis mancanegara seperti mendiang Lady Diana, penyanyi rock  Mick Jagger, maupun Rowan Atkinson. Demi menjaga privasi para tamunya, wisatawan yang tidak berkepentingan dilarang masuk ke resort ini

 

2. Memanjakan mata dengan keindahan Air Terjun Mata Jitu

Foto oleh Ashadi Natha

Tidak hanya pulaunya saja yang indah. Ternyata Pulau Moyo menyimpan keindahan yang terpendam di dalamnya berupa air terjun yang sangat jernih bernama Mata Jitu.

Untuk menuju Mata Jitu, salah satu akses yang bisa dilalui yaitu melalui Labuan Aji lalu dilanjut memakai ojek modifikasi sekitar 30 menit membelah perkebunan warga, melewati jalan ala kadarnya, penuh tanjakan serta berbatu  dan berdebu.

Namun medan yang berat akan dibayar lunas saat kita sampai di air terjun. Dengan airnya yang jernih, membuat siapa saja yang berkunjung ke tempat ini tidak sabar untuk mencicipi dinginnya air yang turun begitu deras. Tetapi sesuai kesepakatan warga dan pemilik resort mewah di pulau ini, siapapun tidak di izinkan untuk mandi di air terjun ini.

Sebagai informasi saja, air terjun ini pernah dipakai berendam oleh mendiang Putri Diana saat berkunjung ke Pulau Moyo. Maka tidak heran Mata Jitu juga disebut Queen Waterfall.

 

3. Bermain di “karang pribadi” Takat Sagele

Foto oleh Ashadi Natha

Memerlukan waktu sekitar 15-20 menit dari Labuan Aji, kita akan menyambangi atol  atau pulau karang yang muncul di tengah-tengah laut.

Datanglah pada saat air surut, sehingga kita memiliki cukup daratan untuk bisa bermain di karang ini. Jangan lupa untuk snorkeling  melihat dan menikmati terumbu karang yang indah. Jika ingin merasakan momen berbeda di pulau ini, datanglah pada sore hari. Dengan bersantai di pulau ini, kita bisa menyaksikan matahari terbenam dengan indahnya.

 

4. ‘Kejar kuda, kau kutangkap’

Foto oleh Ashadi Natha

Sebagai salah satu hewan asli Sumbawa, kita akan dengan mudah menemukan kuda-kuda liar berkeliaran bebas di padang rumput mencari makan. Pastinya akan menjadi pemandangan menarik bisa melihat gerombolan kuda berukuran mungil berlarian kesana kemari mengikuti kelompoknya.

Ah ya, jangan lupa juga untuk mencicip susu kuda Sumbawa yang memiliki banyak khasiat dan berguna untuk kesehatan.

 

5. Nikmatnya Sop Ikan Padeh, Sepat dan Singang di Goa

Berkunjung ke tempat baru pasti sudah menjadi kewajiban untuk mencicipi makanan khas tempat tersebut.

Coba pergilah ke Rumah Makan Goa yang letaknya tidak jauh dari Kota Sumbawa Besar untuk mencicipi menu hidangan laut dengan masakan ikan sebagai bahan utama yang memiliki perpaduan unik antara pedas dan asam yang menjadi ciri khas lidah orang lokal.

Kenyang menikmati hidangan khas Sumbawa Besar, sempatkan diri untuk bermain di Pantai Goa yang letaknya tidak jauh dari rumah makan yang kita singgahi. Di pantai ini, kita bisa mengunjungi sisa-sisa perang pada zaman dulu yang masih terawat dan patut kita abadikan.

 

6. Melihat lebih dalam Istana Dalam Loka

Foto oleh Ashadi Natha

Layaknya pemerintahan pada zaman dahulu yang memiliki pemimpin di setiap daerah, Sumbawa Besar pun memiliki sultan. Hal ini bisa dibuktikan pada saat kita menyambangi Istana Kesultanan Sumbawa yang dibangun pada masa Sultan Jalaludin III yang dibangun pada tahun 1885.

Dengan bentuk rumah panggung, Istana Dalam Loka memiliki struktur bangunan yang kokoh dengan memakai bahan dasar kayu jati pilihan dan memiliki ornamen-ornamen bagian dalamnya yang merupakan simbolisasi dari  ajaran Agama Islam. Selain itu di dalam istana ini, kita bisa menemukan benda-benda pusaka peninggalan Kesultanan Sumbawa seperti mahkota, pakaian kebesaran, keris, pedang, dan benda pusaka lainnya yang terbuat dari emas dan perak.

SHARE :



REKOMENDASI




ARTIKEL KEREN PALING BARU