Yerussalem, Kota Suci Tiga Agama Samawi yang Selalu Diperebutkan

Yerussalem secara adminitrasi masuk dalam wilayah Negara Palestina, tepatnya di sebuah dataran tingi Pegunungan Yudea antara Laut Tengah dan Laut Mati.

SHARE :

Ditulis Oleh: Taufiqur Rohman

Yerussalem secara adminitrasi masuk dalam wilayah Negara Palestina, tepatnya di sebuah dataran tingi Pegunungan Yudea antara Laut Tengah dan Laut Matu. Yerussalem merupakan salah satu kota tertua di dunia yang dianggap suci oleh tiga agama samawi yakni Yuadaisme, Kekristenan, dan Islam. Sepanjang sejarah umat manusia, Yerussalem selalu diperebutkan bahkan hingga kini.

Berdasarkan catatan, Yerussalem setidaknya pernah dua kali, 23 kali dikepung, 52 kali diserang, dan 44 kali direbut serta direbut-kembali. Perang Salib yang berlangsung selama puluhan tahun antara tentara Dinasti Ayyubiyah yang muslim dan tentara Kekaisaran Bizantium yang kristen terjadi untuk memperebutkan Yerussalem. Saat ini Yerussalem masih terus diperebutkan antara Bangsa Israel yang beragama Yahudi dan Bangsa Palestina yang beragama Islam.

Kota Tua

Pusat utama Yerussalem adalah Kota Tua, sebuah labirin berupa gang-gang sempit berarsitektur bersejarah yang menandai empat penjuru kawasan Kristen, Muslim, Yahudi, dan Armendia. Kota Tua dikelilingi oleh dinding batu berupa benteng tempat berdirinya situs-situs paling suci di dunia. Kota Lama ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia pada 1981, dan termasuk dalam daftar situs warisan dunia yang berada di ambang bahaya.

(BBC.com)

Setiap kawasan di Kota Tua memiliki populasinya masing-masing. Umat kristen mencakup dua kawasan karena orang-orang Armenia juga menganut agama Kristen. Kawasan Armenia menjadi yang paling kecil, dan pusat Armenia tertua di dunia. Komunitas Armenida di Kota Tua mempertahankan budaya dan peradabannya sendiri di dalam Gereja dan Biara St. James.

Sejarah Panjang

Yerussalem pertama kali dihuni sejak 2500 SM oleh Bangsa Kanaan yang datang dari tenggara. Nama Yerussalem diberikan oleh Bangsa Kanaan sesuai dengan nama dewa yang mereka sembah. Pada 1200 SM wilayah timur Yerussalem ditempati oleh Bangsa Yahudi bersama Nabi Musa dan Nabi Harun yang kabur dari kekejaman Firaun dari Mesir.

(internasional.kompas.com)

Tahun 1025-586 SM Bangsa Yahudi menguasai Yerussalem. Pada 962 SM, Bangsa Yahudi yang dipimpin Raja Solomon (Nabi Sulaiman) mendirikan bait pertama. 722-586 SM terjadi perang antara Kerajaan Asuriah dan Bangsa Yahudi, Kerajaan Asuriah menang kemudian mengasingkan Bangsa Yahudi ke Babilonia. 539-331 SM Kerajaan Persia mengalahkan Kerajaan Asuriah dan mengambil alih Yerussalem.

Kerajaan Makkedonia menguasai Yerussalem pada 322 SM. Yesus (Nabi Isa) lahir di Yerussalem pada tahun 6 SM dan kemudian meninggal pada 33 M. Tahun 70 M Yerussalem ditaklukan Romawi dan dihancurkan habis-habisan menyisakan Bait Allah Tembok Barat serta Tembok Ratapan. Tahun 637 M Yerussalem dikuasai tentara arab dibawah pimpinan Umar bin Khattab.

Tahun 1099 M Yerussalem direbut oleh Kekaisaran Bizantium melalui Perab Salib, namun pada 1190 M kembali direbut oleh Salahudin Al-Ayyubi dari Dinasti Ayyubiyah. 1247 dikuasai Mesir, 1517 dijajah Turki Usamani, 1914 menjadi wilayah mandat Britania Raya. Tahun 1948 Yerussalem bagian barat dikuasai Israel dan bagian timur dikuasai Yordania. Pada 1967, seluruh wilayah Yerussalem dikuasai Israel.

SHARE :



REKOMENDASI




ARTIKEL KEREN PALING BARU