Sidebar

Penataan Wisata Kuliner Labuan Bajo yang Kian Apik Ini Bikin Anda Ingin Segera Kesana

Tak hanya menikmati wisata kuliner Labuan Bajo, wisatawan juga dapat berswafoto dengan latar tenda-tenda yang tak kalah menarik untuk dijadikan spot foto

SHARE :

Ditulis Oleh: Himas Nur

Destinasi wisata Kuliner Labuan Bajo kini disulap menjadi lebih apik dan rapi berkat kegiatan Pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Master Plan atau Development Plan KSPN disusun oleh Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW), dan dilanjutkan dengan Rencana Teknis Terinci atau Detailed Engineering Design (DED) dan pelaksanaan fisik oleh Ditjen Cipta Karya.

Baca Juga: Lomba Video Kreatif Berhadiah Liburan ke Labuan Bajo, Tertarik?

Penataan Kampung Ujung, destinasi wisata kuliner Labuan Bajo (Foto/Pos Kupang)

Penataan kawasan di wilayah ini dilakukan dengan menyediakan sarana dan prasarana pendukung seperti pembangunan trotoar di Jalan Soekarno Hatta, pusat wisata kuliner dan ruang terbuka hijau di Kampung Ujung, street furniture dan jembatan di Promenade Kampung Air.

Salah satu yang dilakukan penataan adalah kawasan wisata kuliner Kampung Ujung. Deretan tenda penjual makanan kini lebih tertata dengan desain tenda baru berwarna putih.

Tak hanya berwisata kuliner dan menikmati beragam olahan seafood ditepi laut, wisatawan juga dapat berswafoto dengan latar tenda-tenda yang tak kalah menarik untuk dijadikan spot foto.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan dengan semakin lengkapnya sarana dan prasarana di daerah penyangga (buffer zone) sebagai bagian tourist management dimana sebelum menuju Pulau Rinca dan Pulau Komodo, wisatawan dapat menikmati Kampung Ujung dan Kampung Air sehingga wisatawan bisa tinggal lebih lama.

kuliner lokal khas Manggarai Barat, Labuan Bajo (Foto/Bisniswisata)

Baca Juga: Saran Buat Pemerintah Terkait Kasus Pemerkosaan di Labuan Bajo

Anggaran kegiatan penataan KSPN Labuan Bajo senilai Rp 40,35 miliar dan ditargetkan akan rampung 15 Desember 2018 mendatang. Progres fisik kini sudah mencapai 66,70% dan penyerapan anggaran sudah 58,32%.

Dengan berkembangnya penataan wisata kuliner di Labuan Bajo, diharapkan semakin terbukanya kesempatan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan wisata di sekitar kawasan ini.

SHARE :

Pilihan paket wisata di Phinemo Marketplace


POPULER MINGGU INI



REKOMENDASI

Wisata ke Pulau Komodo Kembali Dibuka, Begini Cara Pendaftarannya

Wisata Kuliner India, Jangan Dilakukan di Negara Asalnya! Berbahaya?

Maison Weiner Cake Shop, Toko Roti Legendaris Tertua di Jakarta

7 Bir Tradisional Indonesia yang Populer dan Mendunia

Bolu Batik Kukus, Oleh-oleh Baru dari Kota Batik Pekalongan

7 Restoran Legendaris di Jakarta yang Masih Eksis Hingga Kini

FALLBACK
The END