Wisata Halal, Tren Baru dalam Dunia Pariwisata Internasional

Wisata Halal, tren baru pariwisata yang mendunia (Instagram/@inyoong)

Islam dianggap sebagai agama dengan pertumbuhan paling cepat di dunia. Setidaknya 10% masyarakat Eropa diduga akan memeluk Agama Islam pada tahun 2050. Islam dianggap akan melampaui Kristen sebagai agama terbesar di dunia di akhir abad ke-21. Dalam Islam terdapat beberapa aturan yang melarang pemeluknya mengonsumsi makanan atau minuman yang diolah tidak sesuai dengan syariat agama.

Melihat pesatnya pertumbahan Agama Islam kini menggeser tren pariwisata dunia menjadi wisata halal yang ramah untuk umat Islam. Wisata halal dapat didefiniskan sebagai konsep wisata yang secara khusus diperuntukan agar umat Islam lebih mudah memenuhi kebutuhan spiritualnya saat sedang berwisata. Kebutuhan dalam hal ini misalnya adalah makanan halal, tempat ibadah, dan kamar mandi yang terpisah laki-laki dengan perempuan.

Indoensia sebagai negara yang meyoritas masyarakatnya memeluk Agama Islam, tren wisata halal kurang begitu populer. Hal ini dikarenakan tanpa adanya tagline wisata halal pun di Indonesia dengan mudah ditemui makanan halal hingga tempat ibadah. Berbeda halnya jika melakukan wisata ke luar negeri yang mayoritas penduduknya bukan Islam, diperlukan kehati-hatian karena kehalalan makanannya belum terjamin dan sulit mencari tempat ibadah.

Wisata halal menjadi konsep wisata yang berpotensi untuk terus dikembangkan mengingat pertumbahan Agama Islam yang sangat pesat. Selain itu pengeluaran wisatawan muslim diperkirakan mencapai US$ 200 milyar pada tahun 2020 mendatang. Kini banyak negara-negara di dunia seperti Hong Kong dan Singapura berlomba-lomba memeperbaiki memperbaiki fasilitas wisatanya agar bisa ramah untuk wisatawan beragama Islam.

Indonesia tak mau kalah, tahun 2019 ini bersama dengan Malaysia, Indonesia menduduki posisi pertama sebagai destinasi wisata halal terpopuler menurut Global Muslim Travel Index (GMTI). Lombok menjadi destinasi wisata halal andalan Indonesia. Lombok pada 2015 lalu mendapatkan penghargaan sebagai destinasi wisata halal terbaik dunia dari The World Halal Travel Summit & Exhibition.

Pergeseran tren pariwisata ini haruslah diikuti oleh pelaku bisnis tour travel agar produk-produknya semakin kekinian dan tidak terkesan kuno. Sangat penting bagi bisnis tour travel untuk mengikuti segala tren pariwisata karena agar konsumen tetap setia bertahan dan mampu bersaing di pasar bebas.

Dapatkan ulasan menarik tentang bisnis dan tulisan Lain dari Tim Phinemo

Tags: , , ,

Paket Produk Penawaran

Pajang Paket Perjalanan Anda Disini. Klik Untuk Daftar