Travelling ke Myanmar Lebih Mudah dengan Lakukan 7 Tip Ini

Saat traveling ke Myanmar, lebih baik siapkan kurs Singapore Dollar ataupun dollar Amerika sebelum berangkat. Penukaran uang dapat dilakukan di airport.

SHARE :

Ditulis Oleh: Paundria

Perang etnik di Myanmar tengah memanas. Namun siapa sangka, negara ini sangat terbuka kepada wisatawan.

Jangan bayangkan tentang kerusuhan etnik yang ada di sana sini. Nyatanya, keindahan dan keramah-tamahan orang Myanmar akan sanggup melelehkan pikiran buruk anda selama di Myanmar.

Oh iya, jangan kaget juga jika setiap hari anda akan menjumpai laki-laki dan perempuan memakai Tanaka (sejenis bedak dingin khas Myanmar). Dan berikut adalah travel tips bagi anda yang pertama kali berkunjung ke negeri ‘Giok’ ini.

Baca juga Sensasi Travelling ke Nusa Barung, Pulau Terluar Indonesia yang ada di Jember

1. Penukaran Uang dan Kurs

Kurs Mata uang. Credit : google image

Myanmar menggunakan mata uang Kyats dalam melakukan transaksi sehari-hari. Jika anda datang dari Indonesia, jangan harap akan dengan mudah menemui money changer yang menerima rupiah.

Mata uang yang populer di negara ini antara lain Baht, Dollar Singapura, USD, dan Euro. Mata uang ASEAN (kecuali Baht & SGD) memang jarang dilirik di negara ini. Anda bisa mendapatkan kurs yang terlalu rendah untuk uang rupiah seandainya anda memaksakan untuk menukar uang kyats.

Jadi jika anda berniat untuk mengunjungi negara ini, lebih baik siapkan kurs Singapore Dollar ataupun dollar Amerika sebelum berangkat. Penukaran uang dapat dilakukan di airport, maupun di guest house/hotel terdekat. Sebagai informasi, kurs yang ada di airport sebenarnya tak terpaut terlalu jauh dengan yang ditawarkan bank. Dan untuk menghindari penipuan, selalu cek kurs terbaru melalui internet.

2. Dimanakah harus tinggal?

Hal yang menjadi pertimbangan untuk tinggal selama travelling adalah, jarak hotel dengan destinasi wisata lainnya. Selain fasilitas dan budget friendly accomodation. Di Yangon, terdapat banyak pilihan hotel yang bisa anda tinggali.

Range harga yang ditawarkan pun beragam, mulai dari budget-friendly hotel, hingga yang luxury. Di area sebelah barat Yangon, merupakan salah satu kawasan yang pas bagi anda untuk tinggal. Wilayah ini menyimpan beragam destinasi yang menarik untuk dikunjungi. Salah satu yang terkenal adalah Shwedagon Pagoda yang konon sudah ada sejak 2500 tahun yang lalu.

3. Amankah untuk Muslim?

Pemberitaan tentang Rohingnya memang sedikit banyak berpengaruh terhadap preferensi para muslim untuk travelling ke Myanmar. Namun, jangan khawatir. Ternyata, travelling ke negeri Giok tak semenyeramkan itu.

Myanmar sangat ramah terhadap turis, tak peduli meskipun mereka datang dari negara mayoritas muslim seperti Indonesia. Yang terpenting adalah, selalu ramah terhadap local. Orang Myanmar juga akan sangat menghargai apabila anda menaati peraturan yang ada.

4. Biaya hidup murah

Tak perlu khawatir tentang biaya hidup jika anda berkunjung ke negeri ini. Karena biaya hidup di Myanmar terhitung sangat terjangkau. Untuk makan, anda hanya perlu merogoh kocek sekitar $1-$2 di restoran lokal.

Cukup terjangkau, dengan menu makanan seperti nasi dengan lauk ikan/ayam. Untuk berbelanja, seperti halnya belanja di negara-negara Asia lainnya, tawar menawar adalah hal yang wajib. Asalkan anda tahu cara menawar, anda akan mendapatkan harga terbaik tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam.

Baca juga Tips Travelling untuk Pasangan Kantoran

5. Hindari Bis Malam

Bis malam memang menawarkan solusi jika anda tidak ingin menghabiskan biaya untuk stay overnight. Namun, hal tersebut tak selamanya berlaku. Di Myanmar, kebanyakan jalan yang ada masih kasar dan berbatu.

Belum lagi supir bis yang kadang ‘ugal-ugalan’, sepertinya bis malam bukan pilihan yang tepat bagi anda. Beberapa bis malam sampai di tujuan sekitar pukul 03.00-05.00 pagi. Jadi mau tak mau anda juga harus menunggu beberapa jam kedepan untuk check in hotel.

Kecuali jika memang anda lebih memprioritaskan biaya, maka mungkin hal ini bisa menjadi pilihan. Namun, beberapa traveller tetap menyarankan untuk tidak mengambil bis malam.

6.  Simcard selama Travelling

Anda tak ingin kurang update selama travelling bukan? Belum lagi kebutuhan online maps  ketika anda bereksplorasi. Tak ada salahnya untuk membeli simcard dan paket data selama travelling di Myanmar. Selain itu, koneksi internet di beberapa restoran dan hotel di Myanmar terbilang kurang bagus. Berikut adalah dataplan yang paling banyak dipakai oleh para turis selama di Myanmar :

 

7. Estimasi biaya ke Myanmar

Berikut adalah estimasi biaya termurah yang untuk perjalanan ke Myanmar

Tiket pesawat 

– Jakarta – Yangon : Rp 1.107.500 (Jetstar, transit Singapore)

– Yangon – Jakarta : Rp 1.107.500 (Jetstar, transit Singapore)

Internet 

5 GB paket data : 5000 Kyats (sekitar 50.000 rupiah)

Transport 

Taxi dari bandara ke hotel : Rp 10.000 – Rp 30.000 (sekitar 1000-3000 Kyats)

Taxi dari hotel ke Shwedagon Pagoda : Rp 10.000-30.000 (Sekitar 1000-3000 Kyats)

Tiket bus Yangon – Bagan : Rp 230.000 (sekitar 23.000 Kyats, via JJ Express Bus)

Taxi di Bagan : 15.000 Kyats (sekitar 150.000 rupiah)

Sewa sepeda di Bagan : 8000 Kyats per hari

Penginapan (per malam )

Yangon : Rp 335.000 (Sky Hotel, sekitar 33.500 Kyats)

Bagan : Rp 195.000 (Yadanarbon Bagan Hotel, sekitae 19.500 Kyats)

Enterence fee :

Shwedagon Pagoda : 10.000 Kyats (Rp 100.000)

Sule Pagoda : 3000 Kyats (Rp 30.000)

Kaba Aye Pagoda (World Peace Pagoda) : 3000 Kyats

Gem Museum : 5$

Bagan : 25.000 Kyats

Golden palace : 5000 Kyats

Archeological Museum : 5000 Kyats

SHARE :



REKOMENDASI




ARTIKEL KEREN PALING BARU