Sidebar

7 Persiapan Menyambut Ramadhan 2020 Saat Pandemi Virus Corona

Persiapan menjelang Ramadhan 2020 yang pertama adalah fisik yang sehat agar kuat umenahan diri dari makan dan minum, serta hawa nafsu selama seharian.

SHARE :

Ditulis Oleh: Taufiqur Rohman

Bulan Ramadhan 1441 Hijriyah akan segera tiba, terhitung kurang dari satu bulan seluruh umat muslim akan menyambut bulan yang dianggap sebagai lebih baik dari seribu bulan. Namun sepertinya, Ramadhan di tahun 2020 kali ini mungkin saja akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena adanya pandemi Virus Corona (Covid-19).

Pandemi Covid-19 telah menyebabkan otoritas kesehatan dunia melarang semua kegiatan yang melibatkan orang banyak di satu tempat, termasuk aktivitas peribadatan. Sehingga jika pandemi Covid-19 tidak segera mereda, Ramadhan di tahun ini terancam tidak akan ada tarawih, tadarus, buka bersama, hingga ngabuburit.

Oleh karena itu untuk menyambut Ramadhan 1441 Hijriyah harus sedikit bebeda dari sebelumnya. Berikut ini disajikan beberapa ulasannya.

1. Persiapan Fisik

Fisik yang kuat dan sehat dibutuhkan untuk menghindari infeksi Virus Corona. Selain itu, dibutuhkan juga agar kuat untuk menahan diri dari makan dan minum, serta hawa nafsu selama satu hari penuh. Supaya puasa Ramadhan terus lancar di tengah pandemi Covid-19, lakukanlah olahraga rutin secara teratur dan makan makanan bernilai gizi tinggi.

2. Membiasakan Bangun Pagi

Bangun pagi bisa jadi salah satu hal yang cukup menyulitkan bagi mereka yang terbiasa tidur larut malam. Sebelum menyambut Ramadhan 2020, sebaiknya perbaiki dahulu jam tidur. Tujuannya agar bisa bangun tepat waktu dan tidak telat makan sahur. Mulailah dengan berhenti tidur larut, biasakan tidur maksimal pukul 22.00 malam dan bangun sekitar pukul 03.00 dini hari untuk makan sahur.

3. Bersihkan Rumah

Ada kemungkinan selama Ramadhan di tahun 2020 ini, seluruh kegiatan ibadah akan dilakukan di dalam rumah untuk menekan penyebaran Covid-19 agar tidak semakin meluas. Oleh karena itu, mulailah membersihkan rumah supaya bersih dan terasa nyaman saat digunakan untuk beribadah. Gunakan cairan antimikroba untuk memastikan bersih dari bakteri dan virus pembawa penyakit.

4. Jangan Boros, Siapkan Tabungan Khusus

Dampak yang ditimbulkan oleh Covid-19 begitu besar, hingga memberi imbas pada perekonomian global. Para ahli ekonomi menyebutkan, setelah pandemi Covid-19 berakhir akan banyak negara yang mengalami resesi, termasuk Indonesia. Jika hal ini terjadi maka nilai inflasi bisa sangat tinggi dan menurunkan daya beli masyarakat. Oleh sebab itu, berhentilah boros dan mulai menabung untuk berjaga-jaga ketika kondisi ekonomi Indonesia mengalami masa sulit.

5. Susun Menu Buka dan Sahur

Sangat disarankan untuk menyusun seluruh menu buka dan sahur selama bulan puasa, terutama bagi yang hidup sendiri. Pastikan menu tersebut telah mencakup seluruh kebutuhan nutrisi tubuh, mulai dari mineral hingga vitamin. Perbanyak sayur dan buah-buahan yang kaya akan serat untuk menjaga kesehatan pencernaan. Hindari makanan cepat saji yang kurang sehat untuk tubuh.

6. Bersihkan Hati dan Pikiran

Usahakan saat menjalani puasa Ramadhan, tidak hanya tubuh fisik saja yang bersih, namun juga hati dan pikiran. Buang segala bentuk penyakit hati, mulai dari dendam, dengki, hasad, hingga riya. Maafkan semua kesalahan di masa lalu, berubahlah menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Penyakit hati yang mengendap di tubuh dapat menghilangkan nilai pahala dari puasa yang sedang dijalankan.

7. Buat Target Ibadah

Ramadhan adalah bulan baik, lebih baik dari seribu bulan. Semua pahala akan dilipatgandakan. Oleh karena itu, buatlah target ibadah khusus untuk Ramadhan, meliputi shalat tawawih, tadarus Al-Qur’an, sedekah, kajian, dan berbagai ibadah sunah lainnya. Buatlah list di notes kecil atau di smartphone sebagai bentuk pengingat pada target yang dibuat.

SHARE :

Pilihan paket wisata di Phinemo Marketplace


POPULER MINGGU INI



REKOMENDASI

Umroh 2020 Kembali Dibuka, Arab Saudi Masih Larang Tiga Negara Ini

Indonesia Resesi Ekonomi Bulan Depan, Bagaimana Nasib Pariwisata?

Wuhan Bebas Virus Corona, Warga Rayakan dengan Pesta dan Dugem

27 Hotel Isolasi Pasien Covid-19 di Jakarta yang Dirujuk Pemerintah

Tingkat Keamanan Maskapai Indonesia dari Covid-19, Seberapa Aman?

Kenapa Tempat Wisata Buka Saat Pandemi, Sedangkan Sekolah Tidak?

FALLBACK
The END