Sidebar

Menikmati Cita Rasa Eropa A la Sumatra di Restoran Tip Top Medan

Uniknya, Restoran Tip Top masih menggunakan tungku kayu bakar zaman Belanda sejak tahun 1934. Bermacam kue istimewa seperti tart, specolaas, saucijsebrood, moorkop, dan horen dihasilkan dari tungku kayu bakar ini.

SHARE :

Ditulis Oleh: Himas Nur

Berencana berburu wisata kuliner di Medan? Maka Restoran Tip Top wajib menjadi bucket list perjalanan Anda. Restoran yang sudah berdiri sejak zaman kolonial Belanda ini, menawarkan aneka kue dan es krim yang siap menggoyang lidah Anda.

Baca Juga: Sederhana dan Asli Indonesia, Inilah Kuliner Kesukaan Bung Karno

Restoran Tiptop merupakan salah satu restoran tertua yang ada di Kota Medan. Restoran ini didirikan pada tahun 1929 dengan nama Jangkie, sesuai nama pemiliknya, dan saat itu berada di Jalan Pandu, Medan.

Tip Top rasa masa lalu (Instagram/hitamputih24)

Kemudian pada tahun 1934 restauran ini pindah ke Kesawan dan bernama Tip Top yang berarti sempurna.

Meski sudah berusia cukup tua, tetapi hingga saat ini, Restoran Tip Top tetap berjalan konsisten dengan konsep, tradisi serta resep-resep lama yang tetap dipertahankan.

Bahkan barang-barang lama seperti bangunan, mesin, meja dan kursi serta piano masih tetap digunakan.

Restoran ini juga masih menggunakan tungku kayu bakar zaman Belanda sejak tahun 1934. Tungku ini menggunakan kayu bakar berkualitas baik sehingga dapat  menghasilkan kue dengan aroma yang harum dan cita rasa yang enak.

Kue-kue istimewa seperti kue tart, specolaas, saucijsebrood, moorkop, horen dan lain-lain dihasilkan dari tungku kayu bakar ini.

olahan es krim khas Tip Top (Instagram/riamrt)

Tak cuma menjual roti, Tip Top kemudian menyediakan menu yang beragam. Makanan berat a la Eropa seperti salad dan steak disajikan dengan berbagai varian.

“Menu-menu yang disajikan banyak mendapat pengaruh dari zaman Belanda karena koki pertamanya orang Belanda. Pak Jang Kie sendiri kan keturunan Tionghoa, jadi menu-menu Tionghoa juga dipersiapkan termasuk menu Indonesia,” ujar Didrikus, pewaris sekaligus pengelola generasi ketiga restoran Tip Top dilansir Historia.

Restoran ini juga menyediakan es krim olahan sendiri. Beberapa yang populer seperti Carmen Ice (es krim buah) dan Ystaart (es krim berlapis cake dan susu). Ada juga es krim yang menggunakan nama-nama lokal: Java Ice dan Es Johor.

Baca Juga: Sedang Berlibur di Bali? Cobain 4 Usaha Kuliner Milik Selebriti Ini Yuk 

Ada pula makanan seperti Uitsmijster (roti telor lidah lembu) dan Bitterballen (semaacam perkedel isi daging sapi) adalah menu yang cukup diminati orang Belanda kala itu.

SHARE :

Pilihan paket wisata di Phinemo Marketplace


POPULER MINGGU INI



REKOMENDASI

5 Kopi Unik di Dunia yang Tak Banyak Orang Tahu

10 Kuliner Khas Korea Selatan yang Terkenal Paling Enak

7 Kuliner Khas Ramadhan di Jalur Mudik Cirebon-Brebes yang Wajib Dicicipi

Banchan, Kuliner Khas Korea Selatan yang Wajib Dicoba

3 Tempat Makanan Halal di Taipei untuk Traveler Muslim

Mungkin Kafe Starbucks Italia Ini Jadi yang Paling Indah di Dunia

FALLBACK
The END