Perbedaan Visa dan Paspor, Kamu Sudah Paham?

Perbedaam Paspor dan Visa yang belum banyak dipahami

Menjelang libur panjang Hari Natal dan Tahun Baru 2020, sebagian besar masyarakat telah merencanakan agenda liburan bersama teman, sahabat, atau keluarga. Bagi umat Nasrani, libur panjang kali ini merupakan waktu paling tepat untuk merayakan Hari Raya Natal di kota-kota bersalju yang beriklim subtropis seperti Eropa dan Amerika Serikat.

Sebelum berangkat ke luar negeri, sudahkan kamu menyiapkan semua dokumen yang dibutuhkan? Setidaknya terdapat dua dokumen wajib yang harus selalu dibawa ketika sedang berpergian keluar negeri, yaitu paspor dan visa. Banyak diantara kita yang masih belum memahami betul fungsi dan perbedaan kedua dokumen ini.

Berdasarkan permasalahan tersebut dalam artikel kali ini akan dijelaskan beberapa hal yang menjadi perbedaan mendasar antara paspor dan visa.

1. Institusi yang Mengeluarkan

Paspor adalah dokumen wajib yang mutlak dibawa oleh siapapun yang sedang melakukan perjalanan lintas negara. Paspor dikeluarkan oleh lembaga imigrasi di suatu negara dengan melampirkan beberapa syarat yang dibutuhkan.

Visa merupakan dokumen sebagai tanda izin untuk mengunjungi suatu negara. Visa diterbitkan oleh kedutaan besar dari negara yang akan dituju. Beberapa negara seperti Malaysia dan Thailand telah memberikan fasilitas bebas visa kepada warga negara Indonesia, sehingga tidak perlu untuk mengajukan permohonan Visa saat akan berkunjung.

2. Fungsi yang Berbeda

Paspor dan Visa merupakan dua dokumen yang berbeda dalam hal fungsi. Paspor berfungsi sebagai dokumen yang menunjukkan tanda sah kewarganegaraan. Sedangkan Visa berfungsi sebagai dokumen ijin kunjungan dari negara tujuan. Paspor wajib dimiliki setiap warga negara tetapi Visa tidak, setiap negara memiliki proses regulasi yang berbeda dan mempunyai hak pleregatis untuk menerima maupun menolak pemohon.

3. Jenis Paspor

Masa berlaku Paspor hanya lima tahun yang dapat dicabut tanpa pemberitahuan jika penggunanya melakukan pelanggaran. Terdapat tiga jenis Paspor di Indonesia, semuanya memiliki fungsi yang berbeda-beda.

  • Paspor Biasa (hijau) – digunakan oleh masyarakat umum untuk perjalanan lintas negara.
  • Paspor Dinas (biru) – digunakan oleh pejabat negara atau konsultan pemerintahan yang akan melakukan perjalanan dinas.
  • Paspor Diplomatik – digunakan khsus untuk perjalanan diplomatik.

Visa juga memiliki tiga jenis, bergantung pada maksud dan tujuan mengunjungi suatu negara.

  • Short-stay Visa – berlaku untuk jangka waktu kunjungan 15-30 hari yang dibuktikan dengan tiket pesawat pergi-pulang yang telah dipesan.
  • Student Visa – digunakan untuk pelajar asing yang berlaku hingga masa pendidikan berakhir.
  • Temporary-worker Visa – digunakan oleh para pekerja asing yang akan kembali ke negaranya setelah masa kerja berakhir. Jika melebihi masa berlaku maka akan dideportasi ke negara asal.

4. Bentuk dan Biaya Pembuatan

Bentuk fisik paspor sekilas mirip dengan buku nikah, berukuran kecil yang berisi puluhan halaman kosong untuk ruang stempel saat berkunjung ke suatu negara. Paspor biasanya memiliki 48 halaman dengan biaya pembuatan mencapai Rp. 355.000. Khusus Paspor Elektronik biaya pembuatan akan sedikit lebih tinggi.

Sama dengan Paspor, Visa juga biasanya berbentuk buku kecil yang dapat dimasukkan ke dalam tas atau dompet. Namun bentuknya dapat berbeda di beberapa negara. Biaya dan prosedur pembuatan paspor berbeda-beda tergantung dari prosedur regulasi setiap negara.

Dapatkan ulasan menarik tentang paspor dan tulisan Lain dari Taufiqur Rohman

Tags: , ,

Paket Produk Penawaran

Pajang Iklan Anda Klik Untuk Daftar