facebook pixel

Kisah 2 Pendaki yang Berhasil Bertahan Hidup Selama 5 Hari Tersesat di Semeru

Dua pendaki yang sempat hilang di Semeru berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Ini kisah mereka bertahan hidup selama 5 hari tersesat di Semeru


Dua pendaki Gunung Semeru yang sempat hilang 5 hari di Gunung Semeru, yaitu Supyadi, 26 tahun, warga Blok 4 Tegal Lempuyangan Lor, Tegal Gubug, Cirebon; dan Zirli Gita Ayu Savitri, 16 tahun, pelajar, warga Desa Bojong Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, berhasil ditemukan selamat pada Selasa sore, (24/5), pukul 16.05 WIB. Kedua pendaki tersebut ditemukan tim pencari gabungan dalam kondisi lemas di atas Puncak Bukit Boto, Tawonsongo, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

pendaki-semeru

Foto diambil dari sini

Kedua pendaki ditemukan di ketinggian 1.500 mdpl dan tingkat kemiringan mencapai 80 derajat. Saat ditemukan, Supyadi dan Zirli tengah terdiam di puncak bukit Boto dengan kondisi lemas dan kaki luka lecet. Luka-luka tersebut dikarenakan kedua pendaki sering terjatuh saat melalui medan berat di sekitar air terjun dan kawasan Blank 27.

Menurut Supyadi dan Zirli, selama tersesat mereka bertahan hidup dengan mengandalkan sumber air di air terjun. Mereka juga memakan rebung pohon pisang serta pakis.

Supyadi, diketahui beberapa kali naik ke puncak bukit untuk berteriak, berharap ada pendaki atau tim pencari yang mendengarnya. Ia juga sempat berhasil mengirim SMS pada temannya mengenai lokasi dirinya dan Zirli berada.

Tim pencari gabungan sebenarnya sudah mendeteksi keberadaan keduanya sejak Senin malam, 23 Mei, sekitar pukul 21.00 WIB. Mereka sudah mendengar teriakan suara dari survivor, hanya sekali saja. Namun faktor beratnya medan dan cuaca, baru Selasa pagi, sekitar pukul 05.00 WIB, tim pencari gabungan kembali melanjutkan pencarian. Pencarian dua pendaki ini memang tidak mudah karena harus melewati dua air terjun dan dua bukit.

Setelah berhasil ditemukan, kedua pendaki sempat ditandu sebelum kemudian 12 unit kendaraan motor trail menjemput untuk membawa tim ke Pos Tawonsongo.

Kini kondisi keduanya sudah membaik dan telah dijemput keluarga untuk kembali ke daerah asal Mereka, Cirebon.

Baca juga:

banner experience