Kenapa Hindu di Bali Berbeda dengan Hindu di India? Ini Penyebabnya

Jika dilihat lebih teliti, meskipun sama-sama Hindu, terdapat banyak sekali perbedaan yang kentara antara Hindu di Bali dan Hindu di India.

SHARE :

Ditulis Oleh: Taufiqur Rohman

Pada Sabtu (14/11/2020) esok hari, umat Hindu akan merayakan Festival Deepavali, Dipawali, atau Diwali. Secara bahasa, ‘Diwali’ memiliki makna Festival Cahaya yang melambangkan kemenangan baik atas buruk Lilin dan lampu akan dinyalakan sepanjang festival sebagai tanda dimulainya perayaan dan harapan dari umat manusia. Berbeda dengan umat Hindu Bali, perayaan ini sangat penting bagi umat Hindu India.

Jika dilihat lebih teliti, meskipun sama-sama Hindu, terdapat banyak sekali perbedaan antara Hindu di Bali dan Hindu di India. Bahkan perbedaan ini terlihat sangat kentara, mulai dari makanan yang dikonsumsi, pakaian suci untuk sembahyang, hingga hari-hari besar yang dirayakan. Mungkin yang harusnya menjadi pertanyaan adalah “Kenapa kedua agama yang berbeda ini sama-sama menggunakan nama Hindu?”.

Agama Hindu di India sangat beragam dan memiliki banyak sekte, seperti diantaranya Hindu Rama, Hindu Shinta, serta Hindu Hanoman. Setiap sekte tersebut memiliki tempat peribadatan yang berbeda-beda. Berbeda dengan India, Hindu yang berkembang di Indonesia identik dengan Bali, mulai dari model tempat peribadatan dan bentuk-bentuk ritualnya. Meski di luar Bali, tempat dan ritual ibadah Hindu di Indonesia selalu sama.

Gambaran umat Hindu di Bali (indonesia.go.id).

Kenapa Hindu di Bali dan Hindu di India Berbeda?

Penyebab utama perbedaan ajaran Hindu di Bali dan di India yaitu karena Hindu memiliki sifat lebih moderat dan mampu menyesuaikan diri dengan budaya masyarakat. Ajaran Hindu dengan mudah mengalami akulturasi tanpa menghancurkan nilai-nilai kearifan lokal yang berlaku. Dalam ajaran Hindu, perbedaan cara pandang tidak dipermasalahkan karena sebenarnya memiliki tujuan dan prinsip yang sama.

Perbedaan pandangan harus diterima karena keberagaman dan kebebasan adalah bentuk dari kekayaan. Hindu di India mengambil filsafat dari Weda dengan tradisi asli masyarakat India. Sedangkan Hindu di Bali adalah suatu bentuk perpaduan antara filsafat Weda dan Buddha dengan upacara serta kultur khas masyarakat Bali. Meskipun berbeda, namun yang menyatukan keduanya adalah konsep-konsep sakral dalam kitab Weda.

Perayaan Nyepi umat Hindu dari Suku Sind di India Utara (quora.com).

Hal yang Membedakan Hindu di Bali dan di India

Secara kasat mata, banyak sekali yang membedakan antara Hindu di Bali dan Hindu di India. Masyarakat Hindu di Bali melakukan sembahyang tiga kali sehari yang disebut Tri Sandhya, sementara di India hanya dua kali saat pagi dan sore. Hindu di India biasanya juga seorang vegetarian, tapi Hindu Bali tidak. Peribadatan Hindu Bali menggunakan Padsamana dan dilakukan terbuka, di India memakai Lingga-Yoni dan tertutup.

Orang Hindu di Bali lebih memiliki sopan santun. Ketika ritual peribadatan dimulai, semua jamaah akan secara otomatis bersikap tenang, tidak banyak berbicara, dan mengikuti jalannya ritual dengan khusyuk. Masyarakat Hindu di India tidak, mereka dengan tenang bisa melangkahi sesaji, bahkan berteriak ketika pendeta sedang membacakan doa-doa di kuil. Sehingga rasanya prosesi ibadah terasa kurang hikmat.

Hari Raya Nyepi menjadi ritual paling besar dalam keagamaan Hindu Bali. Mereka akan berdiam diri di rumah, meninggalkan segala aktivitas dunia saat Tahun Baru Saka. Bahkan aktivitas vital di bandara pun akan berhenti selama satu hari. Rasanya umat Hindu Bali akan merasa sangat terkejut jika melihat perayaan Tahun Baru Saka di India. Ribuan pecalang akan beramai-ramai berjalan di jalanan sambil membawa gentong di kepala.

SHARE :

Pilihan paket wisata di Phinemo Marketplace


REKOMENDASI

ARTIKEL KEREN PALING BARU