Harajuku, Tempat Wisata di Tokyo yang Harus Masuk Daftar Kunjungan

Harajuku, sebuah pusat fashion di Tokyo, Jepang (Flickr/Jianshen)

Harajuku merupakan sebuah daerah populer di sekitar kawasan Stasiun JR Harajuku, Distrik Shibuya, Tokyo. Lokasinya mencakup Kuil Meiji, Taman Yayogi, Pusat perbelanjaan Jalan Takeshita, department store Larofet, dan Gymnasium Nasional Yayogi. Sebenarnya Harajuku adalah sebutan untuk kawasan di utara Omotesando, Onden. Namun karena daerah disekitarnya kurang terkenal sehingga ikut disebut sebagai Harajuku.

Warga lokal mengenal Harajuku sebagai pusat mode di Jepang, sehingga dengan mudah ditemui toko-toko atau butik dari merk kenamaan Jepang hingga dunia. Sejak tahun 1980an Harajuku juga menjadi tempat berkembangnya budaya Takenoko-zoku, sebuah komunitas pemuda dengan pakaian aneh yang menari di jalanan. Saat ini keberadaan Takenoko-zoku di Jepang adalah daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Budaya Takeneko-zoku (Flickr/K Hardy)

Harajuku termasuk kawasan tua di Jepang karena sudah berdiri bahkan sebelum Zaman Edo. Saat itu Harajuku merupakan sebuah kota penginapan (juku) bagi orang yang berpergian melalui Jalan Utama Kamakura. Kekuasaan Harajuku diberikan kepada ninja dari Provinsi Iga oleh Tokugawa Ieyasu karena telah membantunya melarikan diri dari Sakai ketikaInsiden Honnoji.

Di zaman Edo, Harajuku adalah markas kelompok Ninja dari Iga untuk melindungi Kota Edo karena letaknya sangat strategis berada di sisi selatan Jalan Utama Koshu. Samurai kelas Bakushin juga banyak yang tinggal di tempat ini karena lokasi yang strategis dan suasana yang nyaman. Para petani tinggal disekitar Sungai Shibuya, kegiatan pertanian seperti menanam padi atau menggiling padi dilakukan dengan bantuan kincir air.

Di zaman Meiji, Harajuku menghubungkan Tokyo dengan daerah di sekitarnya. Tahun 1906, Stasiun JR Harajuku dibuka sebagai perluasan dari jalur kereta api Yamanote. Tahun 1970an banyak departmen store yang membuka cabang di Harajuku. Sejak saat itulah Harajuku terkenal sebagai pusat fashion. Kawasan ini semakin terkenal setelah diliput majalah fashion ternama Jepang yaitu Anan dan non-no. Selang beberapa lama, Harajuku ditetapkan sebagai kawasan pejalan kaki dan menjadi tempat favorit bagi anak muda untuk berkumpul.

Akses menuju Harajuku cukup mudah, dari pusat Tokyo hanya perlu naik kereta JR Yamanote Line selama 30 menit tanpa transit kemudian turun di Stasiun Harajuku atau Stasiun Meiji-Jingumae. Bagi yang ingin langsung ke lokasi belanja disarankan untuk turun di Stasiun Meiji-Jingumae karena langsung terhubung ke Omotesando. Akses keluar Harajuku juga cukup mudah karena memiliki dua stasiun yaitu Stasiun Harajuku yang dilewati kereta JR Yamanote Line, dan Stasiun Meiji-Jingumae yang dilewati kereta Tokyo Metro Chiyoda Line serta Fukutoshi Line.

Tak hanya dikenal sebagai pusat fashion atau budaya Takenoko-zoku saja, Harajuku juga memiliki beberapa destinasi wisata yang taka kalah keren. Beberapa diantaranya adalah Kuil Meiji, Kiddy Land, Takeshita Street, Cat Street, Nezu Museum, Laforet Harajuku, dan masih banyak lagi.

Dapatkan ulasan menarik tentang jepang dan tulisan Lain dari Taufiqur Rohman

Tags: , ,

Paket Produk Penawaran

Pajang Paket Perjalanan Anda Disini. Klik Untuk Daftar