Sidebar

Cara Mencegah Kebakaran Hutan di Gunung yang Wajib Diperhatikan Para Pendaki

Tak peduli musim kemarau atau hujan, begini cara mencegah kebakaran hutan di gunung. Para pendaki harus tahu hal-hal berikut ini sebagai upaya penyelamatan.

SHARE :

Ditulis Oleh: Wike Sulistiarmi

Akhir-akhir ini peristiwa kebakaran hutan di kawasan Gunung di Indonesia marak terjadi. Ada banyak kemungkinan terjadinya kebakaran itu, bisa saja karena cuaca, tapi adapula yang terjadi karena ulah manusia. Lalu apa yang harus dilakukan agar bisa mengantisipasi dan mencegahnya? Berikut ini cara mencegah kebakaran hutan di Gunung yang wajib diketahui para pendaki:

Baca juga: Potret Padang Savana Bromo Pasca Kebakaran

1. Jika memang tidak membutuhkan api unggun tak usah membuatnya selama mendaki

Foto/BreakingNews.co.id

Cuaca dingin gunung sering menjadi alasan mengapa banyak pendaki membuat api unggun selama mendaki. Tapi tahukah Anda ternyata api unggun berpotensi membuat kebakaran hutan terjadi. Beberapa kasus kebakaran hutan di Gunung bahkan terjadi karena pendaki lupa mematikan api unggun.

Jika tidak memerlukannya, lebih baik tak usah buat api unggun selama mendaki. Beberapa gunung di Indonesia kini juga sudah menerapkan larangan api unggun demi menjaga lingkungan. Lebih baik bawa sleeping bag yang tebal untuk menghangatkan diri.

2. Jika terlanjur membuat api unggun, waspadai hal ini

Foto/reyn

Jika Anda adalah orang yang tak pernah mendapatkan ilmu tentang pembuatan api unggun lebih baik tanya ke orang yang lebih berpengalaman. Hindari tempat-tempat yang memang mudah terbakar seperti kawasan dengan ilalang kering yang mudah terbakar.

Matikan api ketika tidur dan ketika sudah tidak Anda gunakan atau sudah Anda tinggalkan. Biasanya kebakaran terjadi karena pendaki lupa mematikan api unggun.

3. Merokok? Hati-hati dengan yang satu ini

Foto/mindgameindo

Banyak sekali kasus kebakaran hutan karena putung rokok. Jika Anda merokok, lebih baik lebih berhati-hati, apalagi ketika musim panas dan kering. Dahan dan ilalang mudah terbakar.

Lalu di mana membuat putung rokok yang benar di Gunung? Banyak yang bilang, “masukin saku aja”.

Intinya, pastikan putung rokok benar-benar mati dan buanglah di trash bag Anda atau asbak saku Anda dan bawa pulang lagi.

4. Urusan masak gunakan cooking set, jangan pakai kayu bakar

Foto/Phinemo

Zaman sudah maju, demi lingkungan cobalah untuk membawa cooking set untuk memasak selama di gunung. Ada ragam pilihan bahan bakar jika memasak dengan cooking set, baik gas, cair, maupun padat. Namun kami sarankan untuk membawa gas saja.

Selain lebih aman dan tidak tercecer, ia lebih mudah dibawa ke mana-mana.

Baca juga: Bagaimana Manajemen Buang Air di Gunung Sebelum Mendaki

5. Segera lapor jika ada titik api

Foto/Netralnews.com

Yang wajib Anda lakukan ketika melihat titik api adalah segera melapor. Jika Anda memiliki keterampilan mengatasi kebakaran, bantu padamkan sembari menunggu petugas kehutanan atau pemadam kebakaran.

Jika Anda belum memiliki keterampilan mengatasi kebakaran dan pencegahannya, lebih baik belajar terlebih dahulu karena mendaki sejatinya bukan untuk memuaskan hasrat diri menakhlukkan alam, tapi menjaganya.

SHARE :

Pilihan paket wisata di Phinemo Marketplace


POPULER MINGGU INI



REKOMENDASI

7 Persiapan Menyambut Ramadhan 2020 Saat Pandemi Virus Corona

Cara Membersihkan Smartphone dan Kamera dari Virus Corona

5 Tips Memilih Kursi di Pesawat Agar Nyaman Sepanjang Perjalanan

5 Tips Aman Naik Taksi dan Ojek Online untuk Kaum Wanita

Inspirasi Hadiah Valentine untuk Pasangan yang Gemar Travelling

7 Benda Sepele Tapi Bermanfaat yang Bisa di Bawa Saat Traveling

FALLBACK
The END