Dari Wig hingga Gigi Palsu, Inilah Daftar Unik Barang Hilang di Bandara

Kemanakah sebenarnya semua barang hilang di bandara pada akhirnya pergi? serta barang seperti apa sajakah yang biasanya ditemukan oleh staf bandara?

SHARE :

Ditulis Oleh: Himas Nur

Kemanakah sebenarnya semua barang hilang di bandara pada akhirnya pergi? Hal inilah yang mungkin menjadi pertanyaan Anda ketika tanpa sengaja meninggalkan suatu barang di bandara.

The Telegraph melaporkan bahwa semua barang hilang di bandara tidak lantas dibuang atau diklaim menjadi milik bandara, melainkan ada proses yang mesti ditempuh lebih dahulu.

Baca Juga: Tata Cara Sholat di dalam Pesawat selama Penerbangan Berlangsung

Contoh kasus pada Bandara Gatwick di London, setidaknya ada 1.000 hingga 1.800 sampah diisi setiap bulan dari barang yang telah disita, atau ditinggalkan pengunjung.

Semua ransel, botol sunscreen, hingga pembuka tutup botol dicatat dengan teliti oleh petugas keamanan untuk kemudian didaur ulang, dimusnahkan, dilelang atau jika memungkinkan. dikembalikan ke pemiliknya.

Daftar barang hilang di bandara

barang yang dilarang dibawa dalam bandara dan pesawat (Foto/kabarmakkah)

Menariknya, tak sekadar barang-barang lazim yang kita temui, melainkan ada pula barang-barang berharga yang tidak biasa ditemukan oleh staf bandara.

Staf di Bandar Udara London City mengklaim telah mengembalikan uang tunai £ 50.000, sekantong berlian, jam Rolex senilai £ 10.000, kunci Porsche, dan buku cek kosong (masing-masing ditandatangani).

Ada pula barang-barang macam satu set gigi palsu, kaca mata, beberapa wig, dan tengkorak buatan. Sebagian besar barang dikembalikan.

Namun ada pelu yang harus berakhir di keranjang sampah. barang-barang tersebut antara lain gaun pengantin, kruk, tongkat berjalan dan amplifier gitar.

Selain itu, ada pula beberapa barang yang sudah sering hilang di bandara, seperti sabuk, ponsel, iPad, payung, laptop dan kamera.

Apa yang terjadi pada barang-barang yang hilang?

Banadara Gatwick. Sumber foto.

The Telegraph merangkum bahwa sekitar 85 persen barang “bernilai tinggi”, seperti laptop, ponsel dan kamera, dikembalikan ke pemiliknya, serta 30 hingga 40 persen barang bernilai lebih rendah, seperti buku.

Tapi itu masih menyisakan harta yang tidak diklaim yang tak terhitung jumlahnya. Barang-barang ini, oleh hukum, disimpan selama minimal 90 hari, sebelum disumbangkan atau dilelang untuk amal, di samping barang yang ditinggalkan di pesawat.

Sementara barang-barang cair seperti perlengkapan mandi, dibuang. Botol air plastik dan minuman ringan dihancurkan, dan plastik dikirim untuk didaur ulang.

Baca Juga: Pesawat Luar Angkasa NASA Catat Rekor Misi Terbang ke Matahari

Cairan bernilai tinggi seperti anggur dan parfum dicatat secara terpisah dan “dikenakan pemeriksaan ketat”, setelah itu barang barang hilang di bandara itu dibuang.

Gelas dikirim untuk didaur ulang dan benda tajam seperti gunting dikumpulkan dan dibuang secara terpisah. Sementara barang-barang ilegal seperti obat-obatan terlarang dan senapan, diserahkan kepada polisi sebagai bukti, dan pada akhirnya, dimusnahkan.

SHARE :



REKOMENDASI




ARTIKEL KEREN PALING BARU