5 Tradisi Lebaran di Dunia Terunik yang Harus Kamu Tahu

Setiap negara memiliki tradisinya masing-masing dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri. Beberapa negara bahkan menggelar pesta budaya dan tarian.

SHARE :

Ditulis Oleh: Taufiqur Rohman

Tak terasa kurang dari seminggu lagi, umat muslin di seluruh dunia akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah. Setelah satu bulan penuh berjuang melawan lapar dan dahaga, nafsu, serta amarah akhirnya umat muslim akan merayakan Hari Kemenangan. Suka cita dan euforia
Idul Fitri bahkan sudah bisa dirasakan sejak seminggu yang lalu.

Setiap negara memiliki tradisinya masing-masing dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri. Tak hanya sekedar bermain petasan atau bersilaturahmi ke seluruh warga desa, beberapa negara bahkan menggelar pesta budaya dengan nyanyian syair dan tarian. Phinemo telah merangkum lima tradisi unik menyambut Hari Raya Idul Fitri, berikut diantaranya.

1. Arab Saudi

Arab Saudi merupakan tempat dimana Agama Islam berasal, di negara terdapat dua kota yang dianggap suci oleh umat muslim di seleuruh penjuru dunia yakni Makkah dan Madinah. Sebagai pusatnya peradaban Islma, Arab Saudi memiliki tradisi unik dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Tepatnya di Kota Riyadh, setiap Hari Raya Idul Fitri seluruh penjuru kota akan ramai oleh alunan musik dan pentas seni. Selama beberapa hari saat Idul Fitri, sangat mudah menjumpai berbagai pentas seni seperti pertunjukan musik, pembacaan puisi dan syair, teater, hingga parade jalanan.

2. Suriname

Suriname merupakan negara yang secara psikologis memiliki kedekatan dengan Indonesia. Hal ini dikarenakan sebagian besar masyarakat Suriname berasal dari Suku Jawa yang dibawa oleh Bangsa Eropa saat menjajah Hindia Belanda. Masyarakat muslim Suriname memiliki perhitungan tersendiri untuk menentukan jatuhnya Hari Raya Idul Fitri. Perhitungan tersebut menggunakan sistem penganggalan Jawa Kuno. Karena secara garis keturunan berasal dari Indonesia, tradisi Idul Fitri masyarakat muslim Suriname hampir sama dengan Indonesia yaitu berziarah ke makam leluhur dan bersilaturahmi dengan sanak saudara.

3. Turki

Masyarkat Turki menyambur Hari Raya Idul Fitri dengan menggelar Festival Gula atau Seker Bayram. Tradisi ini berupa pembagian hidangan-hidangan manis khas Turki untuk mempererat tali silaturahmi. Sama seperti di Indonesia, masyarakat Turki juga melakukan ritual sungkeman kepada orang tua sebagai bentuk permintaan maaf dan penghormatan.

4. Tiongkok

Walaupun muslim di Tiongkok termasuk minoritas, namun umat muslim di Tiongkok selalu menggelar perayaan Idul Fitri dengan sangat meriah. Setiap Idul Fitri muslim pria di Tiongkok akan mengenakan jas khas dan kopiah berwarna putih, sedangkan muslim wanita akan baju hangat dan kepala ditutupi oleh hijab. Mereka juga memiliki ritual berziarah ke makam leluhur dan berdoa untuk muslim yang menjadi korban saat Dinasti Qing berkuasa.

5. Australia

Australia merupakan engara sekuler yang mengijinkan setiap masyarakatnya untuk mempraktikkan ajaran agama yang dianutnya. Islam di Australia adalah agama minoritas, namun demikian setiap tahunnya perayaan Idul Fitri selalu digelar dengan meriah. Biasanya pihak perusahaan-perusahaan di Australia akan memberikan libur khusus kepada para karyawannya yang beragama muslim agar bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarganya masing-masing.

SHARE :



REKOMENDASI




ARTIKEL KEREN PALING BARU