5 Tempat Wisata di Indonesia yang Menjadi Habitat Satwa Langka

tempat wisata di Indoensia yang menjadi habitat hewan langka (genpi.co)

Sebagai negara dengan iklim tropis, Indonesia menjadi habitat bagi jutaan spesies hewan yang tersebar di hutan hujan dari Sabang hingga Merauke. Sayangnya, beberapa spesies hewan tersebut telah dikategorikan sebagai hewan langka yang berada diambang kepunahan akibat perburuan liar, perubahan ekosistem, dan aktivitas manusia lainnya.

Terdapat tempat wisata di Indonesia yang memungkinkan wisatawan untuk mengenal lebih dekat bahkan bermain bersama hewan-hewan langka asli Indonesia. Berikut adalah ulasannya.

1. TN Teluk Cenderawasih – Hiu Paus

(inrivieramaya.com)

Taman Nasional Teluk Cenderawasih merupakan kawasan taman nasional perairan terluas di Indonesia, terdiri dari daratan dan pesisir pantai, pulau, terumbu karang, dan perairan lautan. Sesuai namanya, taman nasional ini mencakup wilayah Teluk Cenderawasih di Provinsi Papua Barat.

Wisatawan yang berkunjung ke Taman Nasional Teluk Cenderawasih dapat berenang bersama hiu paus (Rhincodon typus) yang berukuran raksasa. Tak perlu takut, hiu paus termasuk hewan yang jinak dan tidak berbahaya bagi manusia. Hiu paus akan membiarkan manusia menyelam disisinya, bahkan menungganginya meskipun hal tersebut dilarang.

2. TN Komodo – Komodo

(news.detik.com)

Taman Nasional Komodo mencakup wilayah tiga pulau besar yakni Pulau Komodo, Pulau Rinca, dan Pulau Padar, serta beberapa pulau kecil di Kepualauan Sumbawa, NTT. Taman Nasional Komodo secara khusus dibangun untuk melindungi hewan Komodo (Varanus komodoensis) dari ancaman kepunahan. Komodo adalah spesies kadal purba raksasa yang hanya ditemukan di wilayah Kepulauan Sumbawa, Indonesia. Komodo termasuk binatang karnivora buas yang memangsa rusa, babi, kuda, dan kerbau liar.

3. Sungai Mahakam – Pesut

(idntimes.com)

Sungai Mahakam merupakan sungai terbesar di Kalimantan Timur yang membentang sepanjang 920 km. Wisatawan dapat menjelajahi Sungai Mahakam dengan kapal wisata yang telah disediakan. Jika beruntung wisatawan dapat berjumpa dengan pesut mahakam (Orcaella brevirostis), sejenis hewan yang menyerupai lumba-lumba air tawar endemik dari Pulau Kalimantan.

4. TN Way Kambas – Gajah Sumatera

(liputan6.com)

Taman Nasional Way Kambas berlokasi di Lampung, tepatnya di Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur. Taman nasional ini secara khusus digunakan oleh pemerintah sebagai pusat konservasi gajah sumatera (Elephas masimus sumatranus) yang terancam punah.

Berkunjung ke Taman Nasional Way Kambas, wisatawan dapat melihat lebih dekat kehidupan aslinya di alam bebas tanpa ikatan dan belenggu seperti di Kebun Binatang. Wisatawan dapat memberi makan, memandikan, bahkan menjelajah Hutan Hujan Tropis di Pulau Sumatera bersama gajah sumatera.

5. TN Lorentz – Kanguru Pohon

(genpi.co)

Taman Nasional Lorentz terletak di Provinsi Papua, dan menjadi wilayah taman nasional terluas di Asia Tenggara. Belum ada hasil pemetaan resmi dari wilayah Taman Nasional Lorentz hingga saat ini. Penjelajahan dan observasi menyeluruh juga belum banyak dilakukan di taman nasional ini, sehingga diduga masih banyak spesies hewan atay tumbuhan yang belum teridentifikasi.

Terdapat satu hewan super langka yang mendiami Taman Nasional Lorentz, keberadaannya bahkan sempat dianggap hilang selama sekitar 90 tahun lamanya. Tahun 2017 lalu spesies kanguru pohon (Dendrolagus mayri) yang diduga telah punah ditemukan kembali. Kanguru pohon ini merupakan spesies kanguru paling langka di dunia. 

Ingin mengadakan perjalanan wisata tapi malas repot ngurus ini itu? Tak perlu khawatir, Phinemo Marketplace hadir menyelasaikan permasalahan anda. Ratusan paket wisata dalam dan luar negeri dari tour opertaor terpercaya di Indonesia telah terdaftar di halaman Phinemo Marketplace. Tunggu apalagi, cek selengkapnya di >> Paket Wisata Phinemo Marketplace.

Dapatkan ulasan menarik tentang hewan langka dan tulisan Lain dari Taufiqur Rohman

Tags: ,

Paket Produk Penawaran

Pajang Iklan Anda Klik Untuk Daftar