Luar Biasa, Transaksi Agen Travel Binaan Telkom Capai Rp800 M

Bisnis travel dari tahun ke tahun memang semakin terlihat menjanjikan. Hal ini telah diperlihatkan oleh Opsigo, sebuah platform bagi agen travel binaan Telkom yang kini semakin diminati.

SHARE :

Ditulis Oleh: Wike Sulistiarmi

Bisnis travel dari tahun ke tahun memang semakin terlihat menjanjikan. Hal ini telah diperlihatkan oleh Opsigo, sebuah platform bagi agen travel binaan Telkom yang kini semakin diminati.

Opsigo ini dimininati karena memberikan kemudahan bagi agen travel. Khususnya yang berjenis konvensional untuk melakukan pemesanan tiket pesawat, hotel rental mobil, paket tur, dalam satu sistem.

Baca juga: Inilah Kenapa Reputasi Online Akan Membantu Kesuksesan Bisnis Travel Anda

Edward Nelson Jusuf, Chief Executive Officer PT Reka Sinergi Pratama, perusahaan pemasar Opsigo, online booking tools untuk usaha travel agent. (Foto/Tribun)

Chief Executive Officer Opsigo, Edward Nelson Jusuf, dengan Opsigo, mengatakan bahwa agen travel konvensional tidak perlu repot membangun sistem online booking untuk menjadi Online Travel Agent (OTA). Mereka cukup membayar paket online booking per bulannya kepada Opsigo dengan harga terjangkau.

Di awal tahun 2018 sendiri, Opsigo semakin berkembang dari sisi akuisisi pelanggan dan jumlah transaksi.

“Sebelumnya, agen travel yang menggunakan Opsigo hanya berpusat di Jawa, yakni Bandung, Jakarta, dan Surabaya. Namun, saat ini sudah meluas ke Medan dan Denpasar,” ujar Edward dalam siaran persnya, Rabu (16/5) dilansir dari republika.co.id.

Edward mengatakan, pengguna Opsigo kini mencapai 7 ribu agen travel. Sementara di tahun lalu hanya mencapai 10 pengguna saja.

Dengan bertambahnya pengguna Opsigo, maka nilai transaksinya pun jelas meningkat. Dikatakan, nilai transaksi sistem Opsigo di tahun 20015 sebesar Rp55 miliar, sedangkan di tahun 2016 meningkat hingga Rp280 miliar.

“Sementara di 2017 lalu mendekati Rp 800 miliar,” katanya

Opsigo menargetkan, di tahun 2018 ini, Opsigo dapat meraih jumlah transaksi sebesar Rp 2 triliun. Opsigo memiliki servis Opsigo Lite, di mana perusahaan travel dengan skala bisnis kecil cukup mengeluarkan biaya Rp 2 Juta per bulannya untuk 500 transaksi ticketing.

“Sementara itu, 1.000 transaksi ticketing dikenakan tarif Rp 3 juta,” katanya.

Baca juga: Pocket Wifi Rental, Bisnis yang Berkembang di Ranah Travel Zaman Now

Ia menanbahkan, Opsigo sendiri berada di bawah naungan PT Reka Sinergi Pratama yang mulai dikembangkan pada tahun 2014. Opsigo dinilai sebagai one stop solution bagi agen travel untuk melakukan online booking yang terintegrasi dalam satu platform.

Opsigo memiliki fitur Opsifin yakni sistem back office yang terintegrasi, Opsiflight untuk reservasi tiket pesawat, Opsicorp untuk perusahaan yang ingin melakukan booking perjalanan, Opsitools untuk meningkatkan peforma biro travel, Opsibook untuk mengatur konten biro travel, Opsicar untuk menyewa kendaraan, Opsitel untuk reservasi hotel, dan Opsitrip untuk membuat berbagai paket perjalanan.

SHARE :



REKOMENDASI




ARTIKEL KEREN PALING BARU