Sidebar

Tips Menghabiskan Waktu Terbaik di Mandeh, Raja Ampatnya Sumatera Barat

Kamu yang ingin ke wisata Pulau Mandeh, perhatikan tips menikmati kawasan Mandeh berikut ini! Dijamin perjalananmu bakalan jadi seru banget!

SHARE :

Ditulis Oleh: Wike Sulistiarmi

Beberapa tahun terakhir, Raja Ampat di Indonesia timur naik pamor karena memiliki pemandangan yang luar biasa. Tapi tahukah Kamu ternyata ada destinasi wisata di Indonesia barat yang memiliki pemandangan mirip Raja Ampat juga, lho. Tempat itu adalah Pulau Mandeh di Sumatera Barat.

Bagi Kamu masih belum memiliki budget cukup untuk melakukan perjalanan ke Raja Ampat, saya merekomendasikan untuk datang dan berlibur di Mandeh.

Berikut ini adalah tips agar Kamu bisa bertemu dengan 9 keajaiban di Pulau Mandeh:

1. Berangkat pagi dari Padang menuju Puncak Mandeh

Indah banget kan pemandangan di Puncak Mandeh? Sumber foto

Banyak orang yang bilang bahwa spot paling indah di Mandeh adalah Puncak Mandeh. Di sana terdapat area khusus untuk melihat keindahan beberapa pulau di sekitar Pulau Mandeh. Ada juga tempat duduk nyaman yang bisa digunakan untuk bersantai.

Saya merekomendasikan ke Puncak Mandeh terlebih dahulu karena letaknya berada di Dermaga Tarusan (dermaga di Mandeh). Kamu hanya perlu naik mobil selama 10 menit untuk bisa sampai puncaknya. Alternatif lain ke Puncak Mandeh adalah ketika perjalanan pulang ke Dermaga Tarusan sebelum menuju Padang.

2. Melanjutkan perjalanan ke Pulau Setan

Pulau ini nggak seseram namanya, kok! Sumber foto

Nama pulau ini memang sedikit bikin merinding, tapi Kamu nggak perlu takut karena di sini Kamu akan menemukan keindahan, bukan menemukan hantu.

Kamu hanya memerlukan waktu 30 menit dari Dermaga Terusan untuk sampai di sini. Pasirnya putih (agak merah muda) dan lembut.

3. Lanjut keseruan main boat aja di Pulau Setan!

Main sepuasnya! Sumber foto

Sebelum melanjutkan perjalanan, ke pulau selanjutnya, mending main air di sekitar Pulau Setan. Di sini Kamu bisa main speedboat, memancing, atau naik banana boat.

4. Melanjutkan perjalanan ke Pulau Sironjong Gadang untuk snorkeling

Ini ikan-ikan yang mendominasi pulau ini. Sumber foto

Jika sudah puas menikmati Pulau Setan, Kamu bisa melanjutkan perjalanan selama 15 menit dengan kapal ke Pulau Sironjong Gadang untuk snorkeling.

Di sini adalah lokasi terbaik untuk snorkeling karena menawarkan karang yang bagus dan biota laut berwarna-warni. Kamu akan banyak menemukan Nemo di sini.

5. Habis berenang dengan ikan, enaknya ke Pulau Sironjong Ketek untuk Cliff jumping

Melompat tanpa alat pengaman itu ternyata seru banget. Cuma bisa dilakuin di sini. Sumber foto

Yang seru saat ke kawasan Kepulauan Mandeh adalah melakukan Cliff jumping. Hanya 5 menit berlayar Kamu bisa langsung sampai di pulau Sironjong Ketek (baca: Sironjong Kecil).

Sesampainya di pulau ini, Kamu bisa menceburkan diri ke laut yang biru dari ketinggian 15 meter. Setelah menceburkan diri dari ketinggian 15 meter, perasaan penatmu dengan rutinitas dijamin akan menghilang. Sensasi loncat dari tebing alami ini sangat berbeda karena Kamu nggak akan diberi alat keamanan.

6. Habis basah-basahan, mending beristirahat di resort di Pulau Cubudak

Di sini Kamu bisa snorkeling. Sumber foto

Setelah capek dengan aksi snorkeling dan meloncat dari ketinggian 15 meter, mending Kamu mandi dan beristirahat ke Pulau Cubudak. Di sini terdapat sebuah resort Paradiso Village yang dikelola oleh Nanni seorang warga Italia.

Pulau mungil ini menjanjikan kenyamanan layaknya pulau pribadi yang jauh dari hiruk-piruk dunia luar. Oya, jangan lupa siapkan uang yang banyak ya, karena menginap di sini semalam Rp 1,3 juta.

7. Puas menikmati resort, lanjutkan perjalanan menuju surga bakau

Kamu akan merasa tenang melihat hijaunya hutan bakau. Sumber foto

Setelah puas bermalam di resort yang mirip dengan pulau pribadi, Kamu bisa datang ke Pulau Kapo-kapo. Di sana Kamu akan dimanjakan dengan hijaunya hutan bakau di pulau Cubudak.

Keindahan hutan bakau di pulau ini saya jamin akan bikin Kamu nggak bosan karena masih sangat asri. Ohya, sebenarnya di desa ini ada home stay lho! Harganya lebih murah dari resort Paradiso Village. Jika Kamu merasa keberatan dengan harga penginapan di Paradiso Village , Kamu bisa menginap di desa ini.

8. Menjelajahi desa Kapo-kapo dan ngobrol santai dengan warga lokal

Indahnya rumah sederhana di Pulau Cubudak. Sumber foto

Setelah puas menjelajahi hutan bakau di Kepo-kapo, coba deh mampir ke Kampung Kapo-kapo yang terletak 100 meter dari hutan bakau ini.

Di sini ada sekitar 30 kepala keluarga yang tinggal di sana. Mereka bermata pencaharian sebagai nelayan dengan rumah yang memiliki panel surya. Kamu akan segera terhipnotis dengan kehidupan masyarakat desa yang jauh dari hiruk=piruk perkotaan.

9. Puas berkeliling di Pulau Cubudak, mending Kamu mampir ke Sungai Gemuruh dulu!

Asik lho! Sumber foto

Sebelum kembali ke Padang, Kamu mending ke Sungai Gemuruh. Di sini Kamu bisa bermain air sambil santai. Suasana yang asri bakal bikin Kamu merasa tenang.

***

Hmm.. setelah dua hari menyepi di Kawasan Mandeh, Kamu bakalan segar kembali. Ibarat handphone di-charge kembali.

“The gladdest moment in human life, me thinks, is a departure into unknown lands.” – Sir Richard Burton

Sumber foto:

SHARE :

Pilihan paket wisata di Phinemo Marketplace


POPULER MINGGU INI



REKOMENDASI

Sejarah Suku Minang, Etnis Petualang yang Mendirikan Negara Filipina

Jadwal Pembukaan Pendakian Gunung di Indonesia di Masa New Normal

Gordon Ramsay Belajar Masak Rendang, Makanan Terenak di Dunia

Kelok 9 Payakumbuh, Konstruksi Jalan Super Megah di Sumatera Barat

Alasan Mengapa Orang Minang Memiliki Kebiasaan Suka Merantau

7 Hal Tentang Rumah Makan Padang yang Belum Kamu Ketahui

FALLBACK
The END