Sidebar

Resign Kerja Untuk Traveling, Pasangan Ini Kini Jadi Gelandangan

Tanner dan Nikki, sepasang kekasih yang nekad resign kerja untuk traveling ini harus alami pengalaman buruk dalam perjalanannya. Tapi mereka tak menyerah dan memilih terus berjuang demi mimpinya berkeliling dunia.

SHARE :

Ditulis Oleh: Rizqi Y

Resign kerja untuk traveling bukan lagi sesuatu yang mengherankan dalam dunia perpelancongan. Sudah banyak para pekerja yang memutuskan untuk keluar dari jerat pekerjaan mereka dan hidup berkelana berkeliling dunia.

Seperti misalnya Kim Dinan, sepasang suami istri yang memutuskan keluar dari pekerjaannya dan menjual harta bendanya untuk pergi melakukan perjalanan keliling dunia. Mereka lantas membangun sebuah website bernama so-many-places yang menjadi sumber pemasukan mereka.

Baca juga : Kisah-kisah Inspiratif Ini Buktiin Kalau Keliling Dunia Itu Nggak Harus Nunggu Dapat Harta Karun Dulu

Kisah sukses Kim Dinan dan para pejalan lainnya mungkin menjadi inspirasi bagi pasangan Tanner Broadwell dan Nikki Walsh. Pasangan ini nekat menjual harta bendanya dan resign kerja untuk traveling keliling dunia.

Tanner, Nikki dan mimpinya berlayar mengarungi dunia

Tanner dan Nikki, pasangan yang nekad resign kerja untuk traveling. Foto dari @couplessunkendreams

Tanner dan Nikki bermimpi keliling dunia dengan berlayar dengan sebuah kapal berdua saja selama dua tahun lamanya. Untuk mempersiapkan perjalanan ini, Tanner dan Nikki bekerja keras untuk menabung dan membeli kapal. Tanner bahkan bekerja sambilan menjadi supir taksi online agar bisa menambah uang tabungan dan bisa mewujudkan mimpi berlayarnya tanpa harus berpikir uang lagi.

Tanner dan Nikki resign kerja untuk traveling dengan kapal ini. Foto dari @couplessunkendreams

Saat uang terkumpul, Tanner dan Nikki pun berhenti bekerja. Mereka membobol tabungan dan membeli kapal seharga US$ 5000 atau Rp 68 jutaan ditambah uang perbaikan kapal tersebut. Cukup menguras uang, namun Tanner dan Nikki begitu bersemangat untuk petualangan baru mereka.

Baca juga : Orang-orang Indonesia yang Pernah Keliling Dunia Menggunakan Kendaraan Pribadi

Dua hari berlayar, mimpi Tanner dan Nikki terasa tenggelam begitu saja bersama sang kapal

Kapa Tanner dan Nikki tenggelam bersama harta bendanya. Sumber

Dua hari berlayar, kapal Tanner dan Nikki menabrak sesuatu di dalam lautan hingga akhirnya tenggelam. Kapal yang diberi nama Lagniappe ini tenggelam di sekitar Gulf of Mexico, Amerika. Pasangan inipun harus menelan pil pahit dalam petualangan mereka. Seluruh tabungan telah habis ikut tenggelam bersama kapalnya. Hingga yang tersisa saat ini hanyalah uang sebesar US$90 atau Rp 1,2 jutaan tanpa pekerjaan atau asuransi.

Ini memberikan pelajaran pada kita bahwa bertualang boleh saja, tapi harus didukung dengan pengalaman dan perencanaan yang matang. Apalagi jika harus dengan mengorbankan seluruh harta benda dan pekerjaan, maka seluruh perencanaan harus dilipatgandakan. Jangan sampai mengalami hal sama seperti Tanner dan Nikki.

Membangun kembali mimpi berlayar dengan membuka donasi

Nikki dan kapalnya sebelum tenggelam. Foto dari @couplessunkendreams

Tanner dan Nikki rupanya tak menyerah pada kondisi. Mereka terus berusaha untuk tetap mewujudkan impian mereka, salah satunya adalah dengan membuka kanal donasi di gofundme.com. Tanner dan Nikki menargetkan mendapat donasi sebesar U$10.000, namun apa yang didapatnya justru lebih dari itu. Sampai saat ini pasangan tersebut sudah mendapat donasi hingga $16,061.

Tanner dan Nikki tengah mempersiapkan petualangan mereka kembali dan siap merekam segala hal yang terjadi selama perjalanan agar bisa dibagikan pada banyak orang. Kisah perjalanan mereka dapat diikuti di kanal instagram couplessunkendreams.

SHARE :

Pilihan paket wisata di Phinemo Marketplace


POPULER MINGGU INI



REKOMENDASI

Bahagia Itu Sederhana, Sesederhana Bisa Melangkah Melihat Dunia Luar

Alasan Mengapa Kamu Harus Menulis Cerita Perjalananmu

Kisah Inspiratif Seorang Ayah yang Menjelajahi Gunung Bersama Bayi 3 Tahun

Alasan Ilmiah Mengapa Perjalanan Berangkat Terasa Lama Dibandingkan Saat Pulang

Lakukan Aksi Kemanusiaan Jalan Kaki dari Swedia ke Palestina, Traveler Ini Kerap Ditodong Polisi

Cerita Gadis 23 Tahun yang Keliling 100 Negara dalam 9 Bulan

FALLBACK
The END