Sidebar

Panduan Lengkap Cara Membuat Visa Schengen, Kamu Wajib Tahu!

Pembuatan visa schengen dapat dilakukan di kedutaan besar atau kantor perwakilan negara tujuan di Indonesia. Berikut ini adalah cara membuat visa schengen.

SHARE :

Ditulis Oleh: Taufiqur Rohman

Beberapa negara yang masuk dalam Uni Eropa mewajibkan warga negara asing yang berkunjung ke negarinya memiliki visa schengen sebagai syarat. Visa schengen merupakan visa kunjungan singkat bagi para traveler yang akan mengunjungi negara-negara anggota Shengen seperti Jerman, Prancis, Swiss, dan Islandia untuk keperluan wisata atau bisnis.

Visa Shengen terdiri dari dua jenis yaitu Short Stay untuk kunjungan singkat dan Long Stay untuk kunjungan jangka panjang. Visa schengen jenis short stay biasanya digunakan untuk keperluan wisata dan bisnis. Sedangkan visa schengen jenis long stay diperlukan untuk urusan studi, bekerja dan lainnya.

Negara Anggota Schengen

Terdapat sebayak 26 negara Uni Eropa dan non Uni Eropa yang termasuk dalam anggota Schengen, yaitu Belgia, Estonia, Austria, Republik Ceko, Denmark, Prancis, Finlandia, Yunani, Jerman, Hongaria, Islandia, Latvia, Italia, Liechtenstein, Luksemburg, Lithuania, Belanda, Malta, Polandia, Norwegia, Slovakia, Portugal, Spanyol, Slovenia, Swiss, Swedia, Bulgaria, Cyprus, Kroasia, Irlandia, dan Romania.

Cara Pembuatan Visa Schengen

Pembuatan visa schengen dapat dilakukan di kedutaan besar atau kantor perwakilan negara tujuan di Indonesia. Jika bermaksud pergi ke banyak negara schengen sekaligus, tidak perlu mengurus visa di tiap-tiap negara. Melainkan cukup di negara yang paling lama menjadi dikunjungi, sangat memudahkan sebenarnya. Berikut ini adalah cara untuk membuat visa schengen.

  1. Persiapkan semua dokumen yang diperlukan, meliputi (a) formulir visa schengen; (b) paspor yang masih berlaku; (c) bukti tempat tinggal sah di negara tujuan; (d) izin bekerja jika ada; (e) foto paspor sesuai persyaratan negara tujuan; (f) bukti perjalanan; (g) dokumen yang menyatakan akan kembali ke negara asal.
  2. Pilih waktu pengajuan. Pengajuan pembuatan visa schengen minimal 15 hari sebelum keberangkatan.
  3. Janji temu. Jika sudah memilih waktu pengajuan selanjutnya adalah membuat janji bertemu secara online di situs VFS Global atau tertulis.
  4. Datang ke kedutaan besar negara tujuan di Jakarta, Surabaya, atau Bali.
  5. Wawancara selama sekitar 10-15 menit.
  6. Pembayaran pembuatan visa. Biaya pembuatan visa schengen berkisar 60 Euro atau IDR 954 ribu untuk dewasa, 35 Euro atau IDR 556 ribu untuk anak-anak usia 6-12 tahun , dan gratis untuk anak usia di bawah 6 tahun.
  7. Tunggu jawaban. Waktu tunggu untuk keputusan penerimaan atau penolakan adalah sekitar 15 hari.

Pastikan semua persyaratan benar-benar dipersiapkan dengan baik. Jawab pertanyaan sejelas-jelasnya selama sesi wawancara. Selama niat kunjungan positif, pengajuan visa schengen pasti akan diterima. Terus berdoa, semoga visa schengen kamu dikabulkan dan segera bisa menjelajah alam benua biru yang indah.

SHARE :

Pilihan paket wisata di Phinemo Marketplace


POPULER MINGGU INI



REKOMENDASI

2 Peraturan Baru Paspor Indonesia, Kini Berlaku untuk Sepuluh Tahun!

Hongkong Kota Termahal di Dunia dan Kisah Pilu di Balik Julukannya

Danau Natron di Tanzania, Air Neraka yang Cantik Tapi Mematikan

Republik Palau Jadi Negara Pertama yang Larang Turis Pakai Sunblock

The Nautilus Maldives Tawarkan Paket Liburan Sambil WFH, Berminat?

Heart Reef Australia, Area Terumbu Karang Terlarang yang Kembali Dibuka

FALLBACK
The END