Berdasarkan Pengalaman, Traveling Ternyata Bikin Anak Lebih Percaya Diri

Anak adalah harta yang paling berharga bagi setiap orangtua. Tingkah mereka yang manis membuat banyak orangtua melakukan banyak hal untuk bisa membuat anak-anak bisa terus tertawa. Tapi, kadang anak-anak menjadi orang yang berbeda ketika bertemu dengan orang baru. Mereka tiba-tiba malu dan tidak percaya diri. Tahu mengapa hal ini bisa terjadi? Alasannya satu, Kamu masih belum sering bawa mereka traveling.

Nggak percaya? Ini 5 alasan mengapa anak bisa lebih percaya diri dengan melakukan traveling.

mendaki gunung bersama anak

Jangan berpikir egois saat mendaki gunung bersama anakmu. Sumber foto

1. Ketika traveling, anak-anak belajar cara untuk beradaptasi dalam situasi sulit

Semua orangtua memang berharap bisa traveling nyaman dan mengasikkan bersama anak. Tapi, yang namanya rencana traveling bisa saja meleset, seperti terkena macet saat menuju destinasi tujuan, persiapan kurang matang karena ada beberapa barang yang ketinggalan, atau malah karena cuaca yang tidak mendukung. Hal-hal semacam ini tentu akan mengubah rencana traveling menjadi sangat berbeda.

Dengan masalah-masalah ini, mau nggak mau anak harus bertahan dengan situasi menyulitkan ini. Saat mengalami hal ini untuk pertama kalinya, mungkin anak akan berontak, menangis, atau marah. Tapi, jika Kamu sering mengajak anak traveling, dia akan menjadi anak yang lebih sabar dan bisa beradaptasi dengan situasi sulit semacam ini.

2. Anak akan belajar betapa pentingnya keluar dari zona nyaman

Setiap hari anak diberikan kenyamanan oleh orangtua dengan berbagai fasilitas bermain, menonton, hingga tempat tidur yang empuk dan nyaman. Jika setiap hari anak merasakan zona nyaman ini, tentu anak tidak akan tahu bagaimana zona diluar zona nyaman ini. Seperti merasakan kemacetan saat menuju destinasi liburan atau merasakan cuaca yang tak tentu ketika liburan.

Liburan tentu akan membuat anak bisa belajar bahwa keluar dari zona nyaman itu sangat penting. Apalagi kebanyakan liburan keluarga biasanya hanya sekali dalam sebulan.

3. Anak akan mudah belajar percaya dengan orang lain

Pernahkah Kamu melihat anak takut ketika bertemu dengan orang baru? Emm..Memang sih rasa takut itu perlu dimiliki anak ketika bertemu dengan orang lain sebagai rasa waspada. Tapi, rasa takut ini menandakan bahwa anak memiliki rasa tidak percaya dengan orang yang ia temui. Bagaimana jika anak melakukan hal ini dengan semua orang? Tentu saja hal ini nggak lucu kan?

Namun ketika Kamu memutuskan untuk membawa anak untuk traveling, ternyata anak akan belajar untuk percaya dengan orang lain. Saat keluar dari rumah dan bertemu dengan orang baru, anak akan semakin mengenal karakter orang-orang yang ia temui di perjalanan. Tentu saja hal ini bisa membantu anak untuk belajar untuk percaya kepada orang lain.

4. Anak akan mengakui persamaan bukan perbedaan tentang orang-orang di dunia

Indonesia terdiri dari beragam suku bangsa dan agama. Mungkin akan sulit mengajarkan anak tentang perbedaan dalam persamaan suku bangsa dan agama di Indonesia. Cara jitu untuk mengenalkan hal ini adalah dengan mengajak mereka traveling.

Dengan traveling, anak akan lebih sering bertemu dengan orang dengan agama dan suku yang berbeda. Lambat laun, anak akan belajar tentang sesuatu dari perjalanannya. Yaitu menghargai sesama meskipun terdapat perbedaan suku dan agama.

5. Dengan traveling, anak akan belajar bersyukur

Menurut saya, traveling itu bisa mengajarkan anak untuk menjadi orang yang lebih bersyukur. Karena, setiap perjalanan traveling tentu tidak selalu mempertemukan anak pada hal-hal yang mewah atau orang-orang yang lebih beruntung dari pada si anak.

Contohnya ketika orangtua mengajak anak keluar dari rumah dan bertemu dengan penjual makanan di pinggir jalan, lalu merasakan bus ekonomi yang fasilitasnya minim, atau bertemu dengan pengamen jalanan. Well, anak tentu akan berpikir bahwa kehidupan yang mereka rasakan sekarang ini adalah hal yang patut untuk disyukuri.

***

Jadi, jika Kamu masih menemui ada hal yang mengganjal tentang anak di rumah, seperti rasa percaya diri yang kurang atau anak sering takut saat bertemu orang baru, maka segeralah untuk mengajaknya traveling. Dijamin, anak akan lebih percaya diri, lebih dewasa, dan semakin mudah bergaul dengan orang baru.

Baca juga artikel lain di phinemo:

Dapatkan ulasan menarik tentang dan tulisan Lain dari Wike Sulistiarmi

Tags: , , , , , , , ,

Paket Produk Penawaran

REKOMENDASI

POPULER MINGGU INI

Sorry. No data so far.