Sidebar

Kunci Sukses Bisnis Tour Travel, Pramuwisata Harus Bersertifikasi

Pramuwisata atau juga disebut pemandu wisata merupakan salah satu ujung tombak kesuksesan dari sebuah bisnis tour travel.

SHARE :

Ditulis Oleh: Tim Phinemo

Pramuwisata atau juga disebut pemandu wisata merupakan salah satu ujung tombak kesuksesan sebuah bisnis tour travel. Pramuwisata memiliki peran penting sebagai pengasuh sekaligus perantara antara wisatawan dengan pihak pengelola bisnis tour travel. Pramuwisata dituntut untuk mampu menyemarakkan suasan perjalanan wisata dan mempresentasikan destinasi wisata dengan lebih komprehensif.

Berdasarkan hal tersebut, tidak semabarang orang bisa menjadi seorang pramuwisata. Sebelum terjun memandu perjalanan wisata, pramuwisata terlebih dahulu harus mengikuti berbagai pelatihan yang diadakan oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporpar). Setelah mengikuti pelatihan khusus, pramuwisata akan mendapatkan sertifikasi resmi dari Dsiporpar yang akan mengukuhkan profesinya.

Penting bagi para pelaku bisnis tour travel untuk menggunakan jasa dari pramuwisata yang telah tersertifikasi. Hal ini dikarenakan pramuwisata merupakan representasi pihak pengelola bisnis yang selalu bertatap muka dengan wisatawan, sehingga baik dan buruknya suatu perjalanan wisata ada ditangan seorang pramuwisata.

Pramuwisata dibagi atas beberapa kelompok, berdasarakan lingkup kerjanya pramuwisata terbagi atas lima kelompok, yaitu sebagai berikut.

  1. Transfer Guide: Transfer guide adalah pramuwisata yang kegiatannya menjemput wisatawan di bandara, pelabuhan laut, stasiun atau terminal menuju ke hotel atau sebaliknya atau mengantar wisatawan dari satu hotel ke hotel lainnya.
  2. Walking Guide/Tour Guide: Walking guide adalah pramuwisata yang kegiatannya memandu wisatawan dalam suatu tour.
  3. Local/Expert Guide: Local guide adalah pramuwisata yang kegiatannya khusus memandu wisatawan pada suatu objek atau transaksi wisata tertentu, misalnya museum, wisata agro, river rafting, goa, gedung bersejarah, dan lain-lain.
  4. Common Guide: Common guide adalah pramuwisata yang dapat melakukan kegiatan baik transfer maupun tour.
  5. Driver Guide: Driver guide adalah pengemudi yang sekaligus berperan sebagai Pramuwisata. Ia bertugas mengantarkan wisatawan ke objek atau atraksi wisata yang dikehendaki sekaligus memberikan informasi yang diperlukan. Tak jarang pula seseorang pramuwisata pengemudi ikut turun ke objek untuk memberikan penjelasan tentang objek tersebut jika tidak ada local guide. Kadang-kadang juga menemani wisatawan saat berbelanja atau makan. Jadi, pada dasarnya driver guide menjalankan dua fungsi, yakni sebagai pengemudi dan pramuwisata.

Bagi anda pelaku bisnis tour travel yang masih kesulitan melakukan promosi produk, bergabunglah bersama kami di Phinemo Marketplace. Kami menyediakan wadah bagi anda untuk mempromosikan semua produk anda secara gratis tanpa ada pungutan biaya sepeserpun. Gabung sekarang melalui link berikut >> Daftar Phinemo Marketplace.

SHARE :

Pilihan paket wisata di Phinemo Marketplace


POPULER MINGGU INI



REKOMENDASI

4 Kriteria Pariwisata Berkelanjutan yang Harus Diterapkan Tour Operator

3 Pembelajaran dari Kegagalan First Travel dalam Mengelola Bisnis Tour Travel

5 Tren Produk Wisata yang Diprediksi Naik Berdasarkan Data Pencarian Google 2019

3 Target Pasar Potensial Open Trip, Tour Agent Harus Tahu!

Maksimalkan Link Bio Instagram untuk Meningkatkan Penjualan

6 Jenis Wistawan yang Harus Diketahui oleh Tour Operator

FALLBACK
The END