Mengenang Jurnalis Pemberani, Jamal Khashoggi yang Kerap Berpindah Negara Demi Tugasnya

Jamal Khashoggi dengan tunangannya, Hatice Cengiz. credit : theaustralian.com.au

Kabar kematian jurnalis Jamal Khashoggi yang tak pernah gentar menyuarakan kebenaran telah mengguncang dunia. Jamal Khashoggi adalah seorang jurnalis dari Arab Saudi yang terkenal dengan kritiknya terhadap pemerintah Saudi Arabia. Say your word, and move on, inilah apa yang dikatakan Jamal Khashoggi ketika dirinya memilih untuk meninggalkan negaranya dalam keterasingan.

Sosoknya begitu disegani oleh masyarakat bahkan politikus dunia. Seluruh dunia mengakui keberanian jurnalis yang pernah mewawancarai Osama bin Laden ini.

Baca juga Xuanzang dan Kisah Perjalanannya Menyusuri China Hingga India

Selama melakukan pekerjaan sebagai jurnalis, Khashoggi telah melanglang buana ke banyak negara. Mulai dari negara rawan perang seperti Afghanistan, Syria, dan Palestina, hingga negara-negara Eropa seperti Prancis, London, Norwegia, dan banyak lainnya.

Di Istanbul bersama sang kekasih

Jamal Khashoggi

Jamal Khashoggi bersantai bersama sang tunangan, Hatice Cengiz di Istanbul, Turki. Twitter/mercan_resifi

Sebelum kematiannya, Khashoggi bersama sang kekasih mengunjungi Istanbul, Turki. Duduk bersantai di restoran tepi laut merupakan salah satu cara Khashoggi menikmati perjalanannya di Turki.

Baca juga Menghidupkan Perjalanan Lewat Tulisan Ala Windy Ariestanty

Menyerukan Tahun Baru Islam dengan Syukur

Jamal Khashoggi

Jamal Khashoggi mengucapkan selamat tahun baru Hijriah 1440. Twitter/JKhashoggi

Berada di Yale University

“Di Yale University, dimana saya akan berbincang-bincang sebentar dengan mahasiswa-mahasiswa di Jackson Center for International Relations mengenai kerajaan dan prospeknya di masa depan”, ujarnya di akun Twitter pribadinya

Ketika Bertugas di Syiria

Saat bertugas di Syiria, Jamal Khashoggi membagikan foto bandara Mezza di Syiria yang rusak akibat perang. Dalam caption foto di twitter, Khashoggi menyebutkan,

“Bandara Mezza, sebagaimana terlihat hari ini. Apa yang membuat pesawat mendarat kemari hanyalah untuk membunuh seorang warga yang menginginkan perdamaian. Tak berharga untuk disebut sebagai bandara.”

Berburu Foto ‘kehidupan malam’ di Istanbul

“Sebuah masjid besar yag di bangun pada masa Republik mengubah panorama kehidupan malam Istanbul. Didesain oleh para insinyur dan dibuka pada musim liburan ini”

Baca juga Kisah Perjalanan Stephen Langitan, Touring 30.000 KM dari Jakarta-London

Tengok sosoknya di bawah ini

 

View this post on Instagram

 

A post shared by TRT World (@trtworld) on

Dapatkan ulasan menarik tentang Tokoh dan tulisan Lain dari Paundria

Tags: , ,

Paket Produk Penawaran

Pajang Paket Perjalanan Anda Disini. Klik Untuk Daftar