Menilik Kemegahan Jembatan Kaca Buntu Burake Tana Toraja

Tren berlibur ke destinasi buatan yang unik & menarik kiranya sedang naik daun, salah satu yang patut Kamu kunjungi: Jembatan Kaca Buntu Burake Tana Toraja. 

SHARE :

Ditulis Oleh: Himas Nur

Tren berlibur ke destinasi-destinasi buatan yang unik dan menarik kiranya sedang naik daun selama beberapa tahun terakhir ini, salah satu yang patut Kamu kunjungi dari deretan destinasi unik nan menarik tersebut adalah Jembatan Kaca Buntu Burake Tana Toraja.

Tren jembatan kaca ini telah ada di banyak destinasi wisata di Indonesia. Selain Jembatan Kaca Buntu Burake Tana Toraja, sebenarnya ada beberapa yang lain yang memiliki konsep serupa.

Baca Juga: Alasan Mengapa Kamu Harus ke Tana Toraja Setidaknya Sekali Seumur Hidup

Beberapa di antaranya adalah Caping Park di Purwokerto, Jembatan Kaca Berendeng di Tangerang, Jembatan Kaca Gunung Kidul di Yogyakarta, serta Jembatan Kaca di Malang yang melintas di atas Sungai Brantas.

Namun kali ini, mari kita tengok dulu Jembatan Kaca Buntu Burake Tana Toraja yang ruoanya masih bagian dari kawasan wisata religi Patung Yesus Buntu Burake, Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

Jembatan Kaca Buntu Burake Tana Toraja

Jembatan kaca Tana Toraja. Foto dari @mondwinita

Jembatan kaca Tana Toraja bisa dibilang merupakan jembatan yang paling mengerikan di Indonesia. Jembatan ini memiliki panjang sekitar 90 meter dan berada di atas tebing yang sangat curam dan dalam.

Tak hanya kengerian dan kemegahannya, Jembatan Kaca Tana Toraja ini juga dikabarkan menghabiskan dana pembangunan mencapai nominal Rp4 miliar.

Tak berdiri sendiri, seperti yang telah disebutkan di awal, Jembatan Kaca Buntu Burake Tana Toraja dibangun di area wisata religi Patung Yesus Buntu Burake, Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Wisatawan yang datang ke destinasi ini tak perlu khawatir dengan keamanan. sebab jembatan kaca ini dibuat dengan  menggunakan kaca jenis tempered glass yang berstandar SNI buatan Indonesia yaitu dari Kota Surabaya.

Jaminan keamanan

Jembatan kaca Tana Toraja. Foto dari @mondwinita

Meski rasanya rapuh dan terbuat dari kaca, Jembatan Kaca Tana Toraja ini dibangun dari kaca berjenis tempered glass yang diketahui memiliki kekuatan yang jauh lebih baik dari pada jenis kaca biasa.

Selain itu kaca tempered glass juga mampu menahan tiga hingga lima kali lipat beban angin, benturan, perubahan temperatur tinggi dan juga tekanan air. Sehingga keamanan jembatan kaca ini sudah terjamin.

Karakteristik pecahan tempered glass juga aman, karena bentulnya tumpul dan kecil. Sehingga tidak akan melukai pengunjung jika terdapat sedikit pecahan.

Jadi, jikalaupun pecah, pecahan kaca tempered glass berbentuk kecil-kecil dan tumpul, sehingga sangat aman dan tidak melukai kulit.

Baca Juga: Bukit Pasir Sumalu, Meliuk-liuk Bak Sahara yang Menghitam di Toraja

Namun ada beberapa hal yang perlu Kamu perhatikan kala hendak menjajal berjalan-jalan di atas jembatan kaca yang unik dan megah ini.

Yang perlu diketahui wisatawan adalah untuk menginjakkan kaki di jembatan kaca Tana Toraja ini tak boleh menggunakan sembarang sepatu atau alas kaki.

Rencananya pengelola akan menyediakan 20 pasang sepatu khusus yang diimpor langsung dari China. Sehingga faktor kenyamanan dan keamanan wisatawan tetap jadi nomor satu.

Poin plus dari berjalan-jalan di wisata Jembatan Kaca Buntu Burake Tana Toraja ialah Kamu dapat menikmati keindahan Patung Yesus setinggi 42 meter dan juga panorama alam Tana Toraja yang begitu eksotis dengan latar perbukitannya.

SHARE :



REKOMENDASI




ARTIKEL KEREN PALING BARU