facebook pixel

Hey Cowok, Cewek Juga Berhak Dapatkan Kebebasan Buat Jalan-jalan

Hey para cowok ini jamannya emansipasi wanita. Jangan larang pasanganmu untuk traveling!


Berkat perjuangan Ra. Kartini, Kamu merasakan emansipasi wanita. Kamu para ladies berhak mendapatkan hak Kamu untuk melakukan apapun termasuk traveling kemana pun Kamu mau!

emansipasi wanita

Ladies, mari kita traveling! sumber foto

Jangan menganggap bahwa cewek yang jalan-jalan adalah cewek yang jomblo dan nggak punya kerjaan. Nggak juga sih! Seorang cewek yang hobi jalan sendirian itu harus jomblo. Banyak juga mereka yang jalan-jalan dengan status menikah!

Para cowok, tolong jangan larang para ladies jalan-jalan!

Kami para cewek perlu hiburan, perlu jalan-jalan dan perlu mendapatkan hak untuk bebas. Bagi Kamu yang suka jalan-jalan, pasti pernah merasa iri saat melihat teman cewekmu yang sedang traveling juga. Tapi kadang Kamu merasa bahwa dirimu terbatasi oleh status. 

Kamu yang sudah bersuami, pastinya Kamu sibuk mengurus rumah tangga dan suamimu pasti memberikan batasan-batasan kepada Kamu. Jadinya Kamu hanya bisa melihat teman cewekmu yang jalan-jalan. Kamu pun hanya bergumam

“Andai aku belum menikah pasti aku pun bisa jalan-jalan.”

Statusmu itu bukan jadi penghambat buat Kamu untuk jalan-jalan. Kamu bisa kok jalan-jalan meskipun Kamu sudah bersuami dan Kamu tak perlu menyalahi kodrat sebagai seorang istri bahkan seorang ibu buat anak-anakmu.

Tugas pokokmu dalam rumah tangga biarlah menjadi kewajiban utama! Tapi hak jalan-jalan dan bebas harus Kamu dapatkan. Seperti hak untuk traveling, misalnya.

Cewek pun bebas kok mau traveling kemana saja

Banyak juga traveler cewek yang hobi jalan-jalan. Kebanyakan mereka pun sering melakukan perjalanannya sendirian. Tanpa didampingi suami dan anak-anak mereka.

Tapi apakah tugas mereka sebagai seorang istri dan ibu dilupakan? Tidak! Tugas mereka tetap sama kok, menjadi seorang istri untuk suaminya dan seoaang ibu untuk anaknya. Sama halnya seperti ibu-ibu pada umumnya.

Mereka egois? Nggak kok mereka nggak egois. Mereka tahu kapan harus melakukan itu (traveling) dan kapan quality time bersama keluarga. 

Setiap hari kan Kamu sudah melakukan tugasmu dengan baik seperti masak untuk keluarga, mengurus anak dan suami, nah di sisi lain Kamu pun bisa meminta hari libur utuk traveling. 

Jauh dari keluarga Kamu bisa kok memantau anak-anak, meski hanya mengingatkan sudah makan apa belum atau hanya mengecek kondisi rumah. 

Perjuangan Ibu Kartini mengingatkan tentang emansipasi wanita

Peringatan hari Kartini mengingatkan tentang emansipasi wanita yang diambil dari makna hari Kartini pada 21 April. Setiap cewek harus mendapatkan haknya, termasuk hak untuk traveling dan hak-hak lainnya.

Saat Kartini memperjuangkan Hak wanita untuk wanita agar mendapatkan perlakuan yang sama dengan pria. Riwayat Ra. Kartini yang masih ada hingga saat ini perlu dijadikan panutan kepada wanita-wanita di Indonesia.

Kamu bisa berkomunikasi dengan suamimu untuk mendapatkan hal itu. Kamu layak mendapatkannya setelah Kamu benar-benar bisa menyelesaikan tugas dan kewajibanmu menjadi seorang istri. Kamu berhak mencari pengalaman di luar rumah.

Dengan begitu Kamu pun bisa menerapkan pengalamanmu itu saat kembali ke rumah.  Menerapkan ilmu positif yang Kamu dapat saat pergi dari rumah untuk keluargamu. Jadi, ladies! Kamu boleh kok traveling.

***
Intinya, traveling kemana pun tidak ada batasan buat cewek. Status hanyalah sebagai pembeda sebuah tanggung jawab tapi hak untuk traveling adalah sama. Tapi ingat ya ladies, saat Kamu mendapatkan hak Kamu, gunakanlah dengan sebaik-baikya. Jangan merasa bahwa Kamu berhak untuk bebas dan Kamu lupa akan kewajiban Kamu bahkan sampai lupa waktu!

Mau tau sebuah cerita lain dari Kartini, baca ini!

 
banner experience