Fasilitas Jalan Malioboro Makin Lengkap dengan Keran Air Siap Minum

Foto diambil dari sini

jalan-malioboro-fi

Foto diambil dari sini

Belakangan, Jalan Malioboro Yogyakarta, sedang berbenah agar lebih nyaman dan memberikan banyak manfaat positif bagi masyarakat setempat dan juga wisatawan. Jalan Malioboro yang merupakan urat nadi Kota Yogyakarta, kini nampak lebih lengang sejak terbebas dari parkir kendaraan secara liar. Area parkir telah direlokasi ke tempat parkir Abu Bakar Ali, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dalam beberepa waktu ke depan pun, jalanan ini akan menjadi lebih rindang dengan ditanami pohon asem, gayam, kepel dan sawo kecik. Pohon asem dan gayam sendiri merupakan tanaman-tanaman yang sifatnya filosofis, karena merupakan tanaman vegetasi asli area Jalan Malioboro. Sebagai area pedestrian, kehadiran pohon-pohon yang rindang ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi pejalan kaki.

Lalu, apa lagi yang baru di Jalan Malioboro?

Saat ini Pemda DIY dan Pemkota Yogyakarta memulai pengerjaan revitalisasi kawasan Jalan Maliboro. Proyek ini adalah bagian dari program revitalisasi sumbu filosofi dan sumbu imajiner dari Tugu hingga Keraton Yogyakarta. Di sepanjang sisi timur Jalan Malioboro akan ditambah beberapa sarana dan perlengkapan baru. Salah satunya, keran air siap minum.

Di luar negeri, terutama di negara maju, keran air siap minum di tempat umum merupakan fasilitas yang lumrah ada. Di Indonesia, fasilitas ini masih sulit dijumpai dan belum begitu familiar dimata masyarakat, meski kita sudah bisa menemukannya di beberapa daerah di Indonesia, seperti di Taman Balaikota Bandung, Taman Sri Baduga Purwakarta, dan beberapa daerah lainnya.

Dilansir dari jateng.metrotvnews.com, dimulainya tahap awal pengerjaan revitalisasi Jalan Malioboro ditandai dengan acara potong tumpeng kenduri di depan Hotel Ina Garuda Malioboro, Selasa 19 April 2016. Kepala Dinas PUP ESDM Rani Sjamsinarsi menjelaskan penataan sisi timur Jalan Malioboro akan dimulai dalam dua tahap. Tahap pertama adalah menata sisi timur Jalan Malioboro di depan Hotel Ina Garuda hingga Hotel Mutiara. Tahap kedua adalah menata dari depan Hotel Mutiara ke arah Jalan Suryatmajan.

Rani menambahkan, selain menyediakan tempat air minum portabel, pihaknya akan menambah beberapa fasilitas dan perlengkapan lain seperti bangku taman, drainase, tempat sampah dan tambahan toilet.

Proyek revitalisasi Jalan Malioboro menelan dana sebesar Rp24 miliar yang bersumber dari dana keistimewaan.

Semoga, pengadaan fasilitas baru di Jalan Malioboro ini benar-benar memberikan dampak positif bagi kemajuan wisata Jogja.

 

Baca juga:

Dapatkan ulasan menarik tentang dan tulisan Lain dari Desti Artanti

Tags: , , ,

Paket Produk Penawaran

Pajang Paket Perjalanan Anda Disini. Klik Untuk Daftar