Cubadak Paradiso Village, Resort di Tengah Pulau yang Miliki Pantai Pribadi

Sudah berdiri selama kurang lebih 26 tahun, resort di Padang ini telah mencuri hati wisatawan luar negeri.

SHARE :

Ditulis Oleh: Echi

Foto Cubadak Paradiso Village dari atas. Foto dari sini

Butuh rekomendasi tempat liburan di Padang yang tenang dan jauh dari gangguan? Kami rekomendasikan untuk menyepi di Cubadak Paradiso Village. 

Resort yang berada di tengah Pulau Cubadak ini menawarkan pengalaman bermalam yang ekslusif di mana, ketenangan dan kenyamanan menjadi hal mewah yang tak bisa didapatkan di tengah kota besar seperti Jakarta.

Penasaran seperti apakah kenyamanan yang ditawarkan Cubadak Paradiso Village? Berikut ulasan dari kami tentang cubadak resort ini.

Baca juga wisata alam yang bisa dilakukan di pulau Cubadak

Sejarah Cubadak Paradiso Village, dari pulau tak berpenghungi hingga akhirnya dikelola warga asing asli Italia 

Bungalow di tengah Pulau Cubadak. Foto dari sini

Pulau Cubadak merupakan pulau bekas kawah dengan luas sekitar 40 km persegi. Sebelum dibangun resort Cubadak Paradiso Village, Pulau Cubadak hanyalah pulau kecil dan terpencil di kawasan Mandeh.

Pulau tak berpenghuni yang hanya dijadikan tempat singgah para nelayan ini akhirnya dikelola seorang warga negara Italia bernama Nanni Casalegno. Di bawah tangan dinginnya, pulau kecil ini kemudian disulap jadi resort ekslusif di tengah pulau bernama Cubadak Paradiso Village. 

Di Indonesia, nama Cubadak Paradiso Village mungkin tak begitu terkenal. Bahkan, mungkin ada yang belum pernah mendengarnya. Tapi, di kancah pariwisata internasional, resort ini ternyata banyak diminati wisatawan asing. Kalau dihitung-hitung, Cubadak Paradiso Village sudah berusia kurang lebih 26 tahun. 

Sayangnya, pemilik dan pengelolah Cubadak Paradiso Village meninggal pada 2014 silam. Semenjak ditinggalkan Nanni Casalegno, Cubadak Paradiso Village dikelola oleh dua orang pasangan suami istri berasal dari Prancis bernama Dominique dan Marco. 

Baca juga rekomendasi wisata kuliner Padang yang nendang

Dengan mengusung konsep eco-friendly resort, Cubadak Paradiso Resort didominasi dengan bahan bangunan ramah lingkungan 

Tempat tidur, lemari di ruang kamar Cubadak Paradiso Village. Foto dari sini

Cubadak Paradiso Village memiliki total 12 bungalow di mana masing-masing unit-nya bisa disewakan untuk liburan bersama keluarga atau pasangan yang sedang honyemoon. 

Dengan konsep eco-friendly, semua sudut resort didominasi dengan material kayu. Mulai dari dinding bungalow hingga perabotan yang ada di dalamnya. Yang tak kalah unik, atap bungalownya terbuat dari daun kelapa yang sudah dikeringkan. 

Karena mengusung konsep eco friendly, maka di setiap kamarnya tak disediakan AC. Tapi, tak usah khawatir, resort ini sediakan kipas angin dan fentilasi udara yang lebar untuk sirkulasi udara di dalam kamar. 

Bangunan yang ramah lingkungan ini makin nyaman dengan pemandangan laut lepas yang berada tepat di hadapan bungalow. Kemudian, tersedia kursi atau bangku kayu yang digunakan untuk bersantai menikmati suasana pantai.

Yang bikin makin nyaman, saat pagi hari, suara burung-burung hutan di sekitar resort terdengar begitu merdu. Serangga hutan dan suara-suara alam lainnya pun menenangkan. 

Menyelam, snorkeling, hingga kayaking di “pulau pribadi” 

Bermain kano di tengah laut lepas. Foto dari sini

Lokasi resort yang berada di  tengah lautan luas memungkinkan setiap tamu untuk melakukan berbagai kegiatan air di laut lepas seperti menyelam, snorkeling, berkeliling pulau menggunakan kayak, memancing, atau berenang di laut lepas. 

Buat mereka yang tak bisa berenang, menghabiskan waktu menikmati senja di dermaga resort atau di pantainya pun seru juga. Atau, supaya tak terlalu monoton, bawalah buku bacaan. Membaca sambil menyelami makna setiap bait tulisan akan membawa kita ke dunia baru yang tak kalah serunya. 

Jika tertarik dengan dunia petualangan, mengeksplor hutan yang dihuni aneka ragam flora fauna khas Sumatera pun tak boleh dilewatkan. Misalnya berjumpa dengan monyet ekor babi, uguana, dan burung-burung endemik Sumatera. 

Untuk bisa menikmati pengalaman liburan ekslusif ini, Cubadak Paradiso Village memberikan harga per malam mulai dari 120 USD atau sekitar 1.598.000 rupiah. Harga tersebut sudah termasuk makan pagi, siang dan malam, sewa peralatan snorkeling, kayak, dan memancing.

Cara menuju resort ini 

Pemandangan dermaga pulau. Foto dari sini

Pertama, perjalanan dimulai dengan mengambil penerbangan menuju Padang. Waktu tempuh yang dibutuhkan sekitar 1 jam 20 menit perjalanan. Setibanya di Bandara Internasional Minangkabau, pihak resort akan menjemput tamu sesuai dengan jadwal dan lokasi tempat penjemputan yang sudah diatur sebelumnya. 

Setelah itu, perjalanan dilanjutkan melalui jalur darat dari Padang ke Tarusan dengan jarak tempuh sekitar 3.5 jam. Lalu, perjalanan menyeberang pulau dilanjutkan dengan menggunakan speedboat. Waktu tempuh yang dibutuhkan sekitar 10 menit.

Yang perlu diperhatikan dalam perjalanan kali ini, jangan lupa membawa sunblock, buku bacaan, dan kamera underwater. Supaya perjalanan makin nyaman.

SHARE :



REKOMENDASI




ARTIKEL KEREN PALING BARU