Catat! Ini Fenomena Langit yang Akan Terjadi pada Tahun 2017

Tahun 2016, kemunculan Gerhana Matahari total dan Super duper moon pada 14 November berhasil menarik perhatian traveler. Banyak dari kita yang sengaja pergi ke destinasi wisata untuk menyaksikan fenomena angkasa langka tersebut.

Nah, kira-kira nih, tahun 2017 bakal ada fenomena sekeren itu lagi nggak ya? Daripada penasaran, coba cek jadwal kemunculan peristiwa langit keren ini deh.

1. Quadrantids Meteor Shower 3 – 4 Januari

Hujan Meteor Quadrantids menjajikan 50-100 meteor di langit gelap malam. Pemandangan angkasa langka ini pasti sangat menarik. Sayangnya, puncak perang bintang ini sangat singkat. Puncaknya akan terjadi di antara waktu sebelum subuh dan setelah tengah malam. Oiya, arahkan pandangan ke sebelah utara. Hujan meteor akan muncul di sebelah sana.

2. Kemunculan bulan penuh terbaik di tahun 2017 terjadi pada 12 Januari

Setelah hujan meteor Quadrantids, awal tahun 2017 nanti, kita bakal disambut bulan purnama penuh. Fenomena langit ini akan terjadi pada 12 Januari 2017 yang jatuh pada hari Kamis. Semoga cuaca mendukung, agar bulan terlihat bersinar terang.

3. Elongasi terbaik Venus tahun 2017 terjadi pada 12 Januari

Elongasi planet merupakan sudut antara Matahari dan planet dengan Bumi sebagai titik acuan. Nah, 12 Januari nanti, Venus akan berada pada posisi terbaik di jalur orbit Matahari. Terlihat bersinar sangat terang dan begitu indah pada langit malam. Kemungkinan akan terlihat pada pukul 18.25 (WIB).

4. Sedangkan elongasi terbaik Planet Merkurius muncul pada 19 Januari 2017

Sepertinya agak susah menyaksikan kemunculan Planet Merkurius dengan mata telanjang. Kamu butuh bantuan teleskop. Arahkan teleskop ke horizon pada pukul 04.08 WIB.

5. Gerhana Matahari Cincin terlihat pada 26 Februari

Cincin Matahari akan menghiasi langit dan melintas dari barat ke timur dimulai saat Matahari terbit. Gunakan kacamata khusus atau buatlah pinhole untuk menyaksikan gerhana. Tips menyaksikkan gerhana matahari bisa Kamu baca di sini.

6. Bersiap menyambut Jupiter pada 7 April

Fenomena langit pada 7 April 2017, Planet Jupiter akan berada pada posisi paling dekat dengan bumi. Jupiter akan bersinar terang. Bahkan sinarnya lebih terang dari bintang-bintang yang mengelilingi.

7. Hujan meteor Lyrids  terjadi pada 22 – 23 April

Meteor Lyrids dibentuk dari serpihan komet Thatcher yang membutuhkan waktu 415 tahun mengitari Matahari.

8. Lalu, ada hujan meteor Eta Aquarids pada 6 – 7 Mei

Hujan meteor yang berasal dari serpihan komet Halley ini nggak boleh terlewatkan. Pasalnya, Kamu baru menyaksikan moment yang sama pada 2061 mendatang. Butuh waktu 76 tahun bagi komet Halley untuk mengitari Matahari.

9. Saturnus akan berada pada posisi terdekat dengan bumi pada 15 Juni

Raksasa gas bercincin ini akan “menghampiri” bumi pada 15 Juni. Namun, jika dilihat dengan mata telanjang, planet ini akan terlihat seperti bintang yang berwarna keemasan.

10. Hujan meteor Delta Aquarids ( 28-29 Juli )

Pada 28-29 Juli 2017 nanti, giliran hujan meteor Delta Aquarids yang menghiasi angkasa. Delta Aquarids terbentuk dari serpihan komet Marsden dan Kracht Sungrazing.

11. Gerhana bulan sebagian terjadi pada 7 Agustus

Gerhana bulan terjadi saat sebagian penampang bulan tertutup oleh bayangan bumi. Itu terjadi bila bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga sinar Matahari tidak dapat mencapai bulan karena terhalangi oleh bumi

12. Puncak hujan meteor Perseids terjadi 12 – 13 Agustus

Meteor Perseids dibentuk dari serpihan komet Swifft-Tuttle. Kabarnya, hujan meteor Perseids merupakan salah satu hujan meteor paling terang di antara yang lainnya.

13. Gerhana Matahari Total siap menghiasi langit pada 21 Agustus

Gerhana matahari terjadi ketika posisi bulan terletak di antara Bumi dan Matahari, sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari. Gunakan kacamata khusus untuk melindungi matamu dari pancaran sinar Matahari secara langsung.

14. Neptunus akan berada pada posisi terdekat dengan bumi saat 5 September

Neptunus akan bergerak dari sisi timur pada saat matahari terbenam. Kemudian perlahan akan berada di posisi atas saat tengah malam. Bersiaplah menyaksikan fenomena langit langka ini.

15. Hujan Meteor Draconids muncul pada 7 Oktober

Terbentuk dari serpihan komet Giacobini-Zinner, hujan meteor Draconids muncul pada 7 Oktober 2017. Nama Draconids sendiri diambil dari nama rasi bintangnya yaitu Draco the Dragon.

16. Uranus akan sangat dekat dengan bumi pada 19 Oktober

Planet ketujuh dari Matahari yang tidak bakal bisa Kamu lihat dengan mata telanjang. Nah, tanggal 19 Oktober 2017, planet ini berada di dekat bumi. Gunakan teropong bintang untuk menyaksikannya.

17. Pncak hujan meteor Orionids terjadi pada 21, 22 Oktober

Kenapa disebut meteor Orionids? Karena meteor ini muncul di sekitar rasi bintang Orion. Meteor ini merupakan meteor kedua setelah Eta Aquarids yang terbentuk dari serpihan komet Halley.

18. Hujan meteor Taurids paling keren sepanjang tahun 2017 terjadi pada 4, 5 November

Hujan meteor Taurids disebut juga dengan Halloween Fireballs! Berbeda dari hujan meteor lainnya, meteor ini berbentuk bulat sangat terang dan berjalan lambat. Memang jumlahnya tidak banyak, tapi fenomena langit ini lah yang selalu ditunggu-tunggu. Sangat spesial.

19. Sambut kedatangan hujan meteor Leonids pada 17 dan 18 November

Hujan meteor Leonids ini muncul setiap tahun pada 17 dan 18 November. Kamu bisa melihat 20 meteor yang jatuh. Tahun 2016, hujan meteor ini nggak menampakkan diri. Diprediksi, tahun 2017 mendatang meteor Leonids baru muncul.

20. Kamu akan bertemu Supermoon pada 3 Desember

Apa yang spesial dari supermoon? Ya, tentu saja ukurannya jauh lebih besar dari bulan purnama biasa. Selain itu, cahaya yang terpancar lebih terang dari bulan purnama.

21. Hujan Meteor Geminids hadir di langit pada 13 dan 14 Desember

Kemungkinan, jumlah meteor Germinids mencapai 120 meteor per jam. Tidak seperti meteor lain yang terbentuk dari komet, meteor Germinids terbentuk dari asteroid, Asteroid Phaethon 3200.

22. Yang terakhir adalah hujan meteor Ursids yang siap “mengguyur bumi” pada 21 dan 22 Desember

Meteor Ursids ini akan turun 5 – 10 meteor per jam. Puncak hujan meteor ini terjadi pada tanggal 21 dan 22 Desember dini hari.

***

Sudah dicatat tanggalnya? Sekarang tentukan lokasi destinasi terbaik untuk menyaksikan fenomena langit ini!

Jangan lupa siapkan kamera untuk abadikan fenomena langit ini. Berikut tips memotret buat Kamu;

Dapatkan ulasan menarik tentang dan tulisan Lain dari Echi

Tags: , , ,

Paket Produk Penawaran

Pajang Paket Perjalanan Anda Disini. Klik Untuk Daftar