Sidebar

8 Aturan Traveling ke Luar Negeri yang Harus Dipatuhi Sebelum Ditangkap Polisi

Beberapa memang terkesan aneh dan 'nyleneh', namun tak ada ruginya untuk mengetahui aturan travelling sebelum Anda bepergian ke suatu negara.

SHARE :

Ditulis Oleh: Paundria

Lain negara, lain juga aturannya. Bila di Indonesia kita bebas memotret apapun, hal tersebut tak berlaku di Korea Utara. Maka, sebelum bepergian ke suatu negara, ada baiknya melihat aturan dan tata krama yang berlaku di negara tersebut. Tak hanya memudahkan Anda selama perjalanan, hal ini juga menjaga Anda dari kemungkinan-kemungkinan yang kurang menyenangkan seperti didenda atau ditangkap polisi misalnya.

Berikut beberapa aturan dari berbagai negara di dunia yang harus Anda cermati bila berencana traveling ke sana.

1. Larangan mengambil gambar di Korea Utara

Jika tak hati-hati, Anda akan berurusan dengan Polisi ketika mengambil gambar di Korea Utara. Credit : pinterest.com

Sudah bukan rahasia jika salah satu negara sosialis di dunia memberlakukan aturan yang begitu ketat kepada warga negaranya. Begitu menginjakkan kaki ke negara ini, haram hukumnya untuk membicarakan pasal politik dan petinggi negara.

Dan selayaknya pelancong lainnya, tak lengkap rasanya jika Anda pergi ke suatu negara tanpa memotret suatu objek yang ada di negara tersebut. Namun, lain halnya jika di Korea Utara. Anda akan memiliki kebebasan yang terbatas bahkan untuk mengambil sebuah gambar.

Terdapat beberapa tempat yang sangat privasi dan haram dipotret atau direkam. Bahkan memotret orang berjalan pun tak diperbolehkan. Semua gambar yang Anda ambil harus berdasarkan izin petugas. Jika Anda melanggarnya, Anda harus berurusan dengan polisi setempat.

Baca juga 5 Hal Kecil yang Bisa Membahayakan Diri Anda Ketika Traveling

2. Membeli minuman keras saat siang bolong di Thailand

Membeli minuman keras maupun mabuk di jam-jam tertentu di Thailan adalah pelanggaran. 4moms.gr

Salah satu aturan travelling di Thailand yang perlu Anda tau jika berlibur ke negeri Gajah Putih. Meskipun hiburan malam Thailand telah menjadi hal yang umum, namun jangan harap untuk mendapatkan minuman keras di siang hari bolong pada jam-jam tertentu.

Di Thailand terdapat aturan di mana Anda hanya diizinkan untuk membeli minunman beralkohol hanya pukul 11.00-14.00 dan juga pukul 17.00 sampai tengah malam. Di luar jam tersebut, ilegal hukumnya membeli minuman beralkohol.

Semua club atau bar yang ketahuan menjual cocktails di luar jam tersebut bisa dikenai denda hingga Rp 1,7 juta. Risiko lainnya adalah mendapat hukuman penjara hingga dua tahun. Jadi, jika Anda menginginkan sedikit minuman beralkohol, hendaknya jangan beli di siang hari, bisa – bisa berurusan bengan Polisi.

Selain itu, perhatikan juga uang Anda ketika berbelanja. Jangan sampai Anda tanpa sengaja menginjak atau melangkahi uang Baht. Karena dalam mata uang tersebut, terdapat gambar anggota kerajaan. Penghinaan terhadap anggota kerajaan adalah pelanggaran berat sejak 1908, dan anda dapat dipenjara karena hal tersebut.

3. Mengenakan heels di situs bersejarah Yunani

Tak ada heels yang diijinkan untuk berkeliling bangunan kuno Yunani. Credit : StoryCrux.com

Kemanapun Anda pergi, bawalah sepatu yang sesuai. Dan peraturan ini akan betul-betul Anda aplikasikan ketika Anda berada di Yunanai.

Sepatu hak tinggi lancip ini memang terlihat begitu menggoda untuk dipakai. Namun, pemerintah Yunani memberlakukan peraturan larangan mengenakan heels sejak tahun 2009. Alasannya karena heels akan merusak bangunan dan monumen kuno di tempat ini.

Tak hanya itu, jika Anda berencana untuk pergi ke situs bersejarah, jangan bawa makanan maupun minuman apapun, termasuk permen karet. Salah – salah, Anda berurusan dengan petugas setempat.

4. Permen karet, dan rokok adalah illegal di Singapura

Permen karet dilarang keras di Singapura. Credit : DiscoverMagazineBlogs.com

Negara tetangga di Asia Tenggara dengan titel negara paling transparan di Asia ini memang memiliki segudang peraturan  yang wajib di patuhi. Dan, jangan pernah anggap enteng aturan yang ada di Singapura. Bahkan, mungkin untuk sesuatu yang terdengar ‘biasa’ bagi masyarakat Indonesia, bisa jadi dilarang di Singapura.

Merokok sebenarnya tidak ilegal di Singapura, hanya saja Anda tak bisa bebas melakukannya sembarangan. Dan merokok hampir dilarang di semua tempat. Di antaranya halte bus, taman bermain, tempat parkir, bioskop, area gedung, bahkan club malam dan pub. Jika Anda melanggar, siap – siap untuk membayar $10.000. Membuang puntung rokok sembarangan juga termasuk pelanggaran, dengan denda $1.000

Dan satu lagi yang cukup unik, segala hal tentang permen karet adalah larangan. Anda membawa permen karet, mengimpor permen karet dianggap sebagai pelanggaran. Apalagi jika Anda mengunyah permen karet, hal ini dianggap sebagai pelanggaran yang buruk. Alasannya, karena permen karet cukup mengotori lingkungan dan sulit untuk dibersihkan.

5. Dilarang mati di Norwegia

Longyearbyen, Norwegia. bradtguides.com

Pertama kali mendengar aturan ini, mungkin Anda akan mengernyitkan dahi atau geleng-geleng kepala. Aturan ini tidak masuk akal sebab menentang hukum alam. Namun aturan ini sangat serius, bahkan yang mengabaikannya dianggap melanggar hukum.

Aturan larangan mati ini hanya berlaku di salah satu wilayah Norwegia, tepatnya di daerah Longyearbyen, Pulau Svalbard. Lalu, apa yang mendasari penetapan aturan aneh ini? Menurut beberapa sumber, ternyata aturan tersebut dibuat karena daerah Longyearbyen, Pulau Svalbard memiliki iklim yang sangat dingin dan tergolong ekstrem sehingga jenazah tidak bisa membusuk di sana.

Dengan aturan tersebut bukan berarti negara mencoba mengendalikan kematian. Namun jika ada warga atau traveler yang sakit keras maka mereka harus segera dirujuk ke rumah sakit yang terdapat di daratan utama Norwegia dengan suhu yang lebih hangat. Jika meninggal makan jenazah yang dikubur akan bisa membusuk dan terurai.

6. Minum obat pereda nyeri di Uni Emirat Arab

Ilustrasi obat pereda nyeri. Credit : ChicagoTribune.com

Uni Emirat Arab bisa dibilang sangat ketat dalam mengatur peredaran obat-obatan di wilayahnya. Terdapat banyak jenis obat yang lazim beredar di Amerika Serikat dan mayoritas negara lain justru dilarang di sana, terutama obat dengan kandungan codeine.

Untuk menghindari hal yang tak diinginkan, berbagai macam pereda nyeri alias painkiller  tak perlu dibawa saat traveling ke Uni Emirat Arab. Bahkan, jika hasil tes darah menunjukkan adanya kandungan obat pereda nyeri yang dilarang, seseorang bisa terancam hukuman penjara hingga empat tahun. Tak ingin mendekam di penjara karena melanggar aturan travelling yang satu ini bukan?

Baca juga 7 Aturan untuk Traveler Sehat yang Wajib Diikuti

7. Berjalan sambil memainkan hp di Honolulu

Berjalan sambil menggunakan hp dilarang hukumnya di Honolulu. www.morganmckinley.co.jp

Jangan harap untuk bisa leluasa memainkan hp Anda ketika berjalan di Honolulu. Untuk menjaga keamanan pedestrian, bermain smartphone sambil berjalan kaki di trotoar sudah dilarang di Honolulu, Hawaii.

Pejalan kaki yang ketahuan melakukan aktivitas tersebut bakal terancam denda hingga Rp 1,3 juta. Ada baiknya untuk tidak main-main dengan aturan yang satu ini sebelum anda ditangkap polisi ya Phinners!

8. Inhaler dilarang di Jepang

Orang dilarang menggunakan inhaler di Jepang. Credit : NetDoctor.co.uk

Seperti halnya Uni Emirat Arab, Jepang adalah salah satu negara yang memiliki aturan ketat terhadap obat-obatan. Obat-obatan yang mengandung pseudoephedrine seperti inhaler dan Sudafed dilarang keras di bawah Aturan Obat-Obatan Anti Stimulan di Jepang. Obat-obatan yang mengandung codein juga dilarang dan hendaknya tidak Anda bawa ketika mengunjungi Jepang.

9. Menyeberang jalan di Amerika

Menyebrang haruslah di tempat yang benar. redit : gettyimages.com

Menyeberang jalan di sembarang tempat adalah hal yang umum di Indonesia. Lain halnya jika di Amerika. Anda akan terkena pinalti jika nekat menyebrang jalan tak pada tempatnya. Hukuman yang diberikan berupa denda hingga dipenjara. Hal ini juga berlaku di Singapura dan Iran.

Ingin perjalanan Anda nyaman tanpa gangguan bukan? Tetap patuhi peraturan yang ada ya.

SHARE :

Pilihan paket wisata di Phinemo Marketplace


POPULER MINGGU INI



REKOMENDASI

Konflik Turki-Yunani, Genosida Kristen oleh Kesultanan Utsmaniyah

5 Negara di Benua Eropa yang Aman Dikunjungi Saat Pandemi Covid-19

Legenda Athena, Kota yang Menjadi Rebutan Dewa di Yunani

Kejayaan Peradaban Yunani Kuno yang Tergambarkan Melalui Kuil Parthenon

Tradisi Brutal Perang Roket di Chios, Yunani

Di Yunani, Mengambil Batu Pantai Dikenai Denda Hingga Rp 14,7 Juta

FALLBACK
The END