Alat Sederhana yang Dapat Digunakan Untuk Menyaksikan Gerhana Matahari Total

Menyaksikan Gerhana Matahari Total dengan mata telanjang dapat berbahaya. Gunakan 4 alat ini untuk dapat menyaksikannya dengan aman

SHARE :

Ditulis Oleh: Echi

Melihat gerhana matahari tidak boleh dengan mata telanjang. Setidaknya ada 4 risiko yang bakal kamu hadapi jika memandang gerhana matahari total secara langsung.

Yang pertama yaitu terjadi kerusakan pada retina mata. Tandanya, selalu ada titik hitam dalam pandangan mata. Resiko kedua adalah terkena metamorphopsia. Jika kita terkena metamorphosia, segalanya menjadi serba terbalik dalam pandangan kita. Garis lurus terlihat seperti melengkung dan benda besar menjadi terlihat kecil. Ketiga, melihat gerhana matahari secara langsung mengakibatkan gangguan penglihatan warna. Warna-warna di sekitar kita akan berubah, misalnya warna merah bisa menjadi ungu atau biru. Yang terakhir adalah bisa menyebabkan sakit kepala. Jika kita memandang gerhana secara langsung, efek sinar matahari yang sampai ke mata kita akan menimbulkan nyeri pada kepala. Hal itu dikarenakan terdapat syaraf yang terdapat pada mata kita terhubung langsung di kepala.

Berikut alat-alat untuk menyaksikan gerhana matahari total secara aman:

Kacamata khusus

Kacamata khusus ini sudah laris manis terjual di pasaran. Menurut Lisy, supervisor Pemasaran Gramedia Bengkulu, sebanyak 500 unit kacamata habis dibeli orang. Gramedia sebagai salah satu toko di Kota Bengkulu menjual kacamata khusus GMT seharga Rp 35 ribu.

Kalau ditempat kamu susah mendapatkan kacamata matahari, kamu bisa membuatnya sendiri. Begini caranya:

Bahan yang diperlukan:

  1. Pola kacamata Matahari
  2. Filter Matahari (boleh merk Seymour atau Baader, wajib tipe Neutral Density 5).
  3. Cutteratau gunting.
  4. Lem.
  5. Kertas karton putih yang kuat.

Buatlah pola kacamata seperti gambar diatasCara membuat:

  1. Potong sesuai pola dengan cutter atau gunting.
  2. Lipat pola yang ditandai dengan garis putus-putus.
  3. Lubangi empat kotak lensa dengan cutter atau gunting.
  4. Potong filter Matahari sedikit lebih besar dari kotak lensa, lalu sisipkan.
  5. Lem semua sisi sehingga kacamata Matahari menjadi seperti gambar paling atas di artikel ini.

Pola bisa mengunduh di sini.

 

Kamera pinhole dari kaleng Pringles

Pada dasarnya, kinerja pinhole adalah melewatkan sinar matahari ke suatu lubang, lalu memproyeksikan sinarnya pada suatu bidang datar.

Prinsip kerja pinhole ini sangat tepat jika digunakan untuk memotret gerhana matahari. Banyak cara yang bisa digunakan untuk membuat pinhole ini, dari yang mudah sampai yang susah. Untuk menghemat biaya kita bisa menggunakan kaleng bekas.

 

Binocular dari Pringles

Binocular membuat kita lebih mudah mengamati gerhana matahari. Namun, bagaimana jika kita tidak memilikinya? Tidak usah membeli, kita bisa membuatnya sendiri. Hanya membutuhkan beberapa alat dan bahan.

Alat dan Bahan:

Cara membuatnya:

Namun, binocular mengumpulkan sinar matahari pada satu titik. Hal ini tentu saja sangat membahayakan kesehatan mata. Untuk itu dibutuhkan filter yang tinggi. Filter UV dapat dibeli di toko aksesoris kamera, toko teleskop, toko perangkat keras atau bisa juga membelinya di toko-toko online di Indonesia.

***

Catatan:

JANGAN PERNAH melihat langsung ke arah matahari terutama sesaat menuju bentuk gerhana matahari sempurna dan sesaat bayangan bulan bergeser meninggalkan matahari tanpa kacamata matahari berfilter khusus.

DILARANG MENGGUNAKAN KACAMATA HITAM BIASA! Kacamata hitam biasa tidak memiliki filter yang dapat meredupkan silau Matahari hingga 100.000 kali. Jadi dengan memakainya, kamu telah membahayakan mata sendiri.

DAN JUGA JANGAN MELIHATNYA MELALUI PANTULAN AIR DI BASKOM! Baskom berisi air tidak banyak mengurangi intensitas sinar Matahari. Ini adalah cara yang keliru untuk mengamati gerhana matahari secara aman. Karena meskipun air hanya memantulkan 5% cahaya Matahari, pantulan yang dihasilkan masih sangat terang dan pada akhirnya akan tetap dapat menyebabkan kerusakan mata.

SHARE :



REKOMENDASI




ARTIKEL KEREN PALING BARU