Sidebar

6 Tips Memulai Bisnis di Bidang Pariwisata Ala Jonathan Thamrin

Dalam memulai sebuah bisnis diperlukan keahlian khusus dan strategi yang matang. Banyak bidang bisnis yang bisa membawa pada sebuah kesuksesan.

SHARE :

Ditulis Oleh: Taufiqur Rohman

Hidup sebagai orang sukses menjadi dambaan setiap orang.
Banyak cara untuk meraih kesuksesan, salah satunya adalah dengan memulai
bisnis. Namun tak banyak orang yang benar-benar berani memulai sebuah bisnis. Ketakuatan
pada sebuah kegagalan dan kerugian menjadi alasan terbesar yang  sering menghantui. Hanya orang-orang dengan
tekad kuat dan mental baja yang berani memulai sebuah bisnih dari nol.

Dalam memulai sebuah bisnis diperlukan keahlian khusus dan strategi yang matang. Banyak bidang bisnis yang bisa membawa pada sebuah kesuksesan. Namun saat ini bisnis di bidang pariwisata menjadi salah satu yang sangat menjanjikan. Hal ini dikarenakan, dewasa ini kebutuhan akan rekreasi seolah menjadi kebutuhan pokok bagi sebagian masyarakat Indonesia. Baca selanjutnya tentang keberlanjutan tren pariwisata.

Jonathan Thamrin, Founder Travacello (Instagram/@josajah)

Begitu banyak contoh orang sukses yang berasal dari bisnis di bidang pariwisata. Sebagai contohnya adalah Jonathan Thamrin, founder Travacello. Travacello adalah sebuah agent tour yang bisa besar dengan modal awal hanya Rp. 10 juta. Bahkan sekarang Travacello sedang membangun sebuah kapal dan home stay di Raja Ampat yang akan selesai Bulan Juni tahun ini. Baca selengkapnya tentang Jonathan Thamrin.

Bagi kamu yang memiliki minat atau niatan memulai sebuah bisnis di bidang pariwisata bisa menyimak enam tips dari Jonathan Thamrin berikut.

1. Cari rekan dengan visi dan misi yang sama

Memulai sebuah bisnis harus
siap dengan berbagai kesulitan dan hambatan yang akan menghampiri. Seorang
pebisnis tak bisa bekerja seorang diri, dibutuhkan rekan dengan visi dan misi
yang sama untuk mewujudkan mimpi-mimpi gila yang kita miliki. Tak hanya itu,
rekan adalah tempat untuk berdiskusi dan memperoleh sudut pandang lain dari
sebuah gagasan atau strategi.

2. Jangan takut untuk menjadi berbeda

Saat ini tak hanya satu atau
dua orang saja yang sedang berjuang mengembangkan bisnis usaha di bidang
pariwisata, ada ratusan bahkan mungkin ribuan di Indonesia. Jika kamu
menawarkan hal yang sama dengan ratusan bisnis pariwisata lainnya, maka akan
sangat sulit bagi kamu menemukan pasar untuk bisnismu. Oleh karena itu jangan
takut untuk menjadi berbeda, buatlah karakteristik khas pada jasa yang kamu
tawarkan di bisnis pariwisatamu. Sebagai contoh Travacello, selain memberikan
jasa wisata juga mengajak wisatawan untuk mengenal lebih dalam dengan
masyarakat setempat melalui kegiatan sosial.

3. Berkolaborasi

Semakin berkembangnya teknologi
memaksa banyak pelaku usaha untuk bisa menyesuaikan diri dengan zaman. Terlalu
idealis dan bersaing dengan kecanggihan teknologi tidak akan menguntungkan
bisnis kamu. Hal yang bisa kamu lakukan adalah berkolaborasi, melakukan kerjasama
dengan teknologi. Travecello untuk mempertahankan eksistensi dan mengembangkan
bisnisnya melakukan kerjasama dengan berbagai start up dan media di Indonesia.

4. Berikan nilai yang tinggi pada service

Satu hal yang bisa meningkatkan
kasta bisnis kamu yaitu penalaian konsumen. Untuk mendapatkan penialaian yang
tinggi dari konsumen satu-satunya yang bisa kamu lakukan adalah dengan
memberikan nilai yang tinggi pada service yang diberikan. Jangan sampai membuat
konsumen menyesal telah menggunakan jasa pada bisnismu karena penilaian yang
buruk dari konsumen akan berdampak fatal bagi pemasaran bisnis kamu. Sebanyak
20 %  konsumen yang menggunakan jasa
Travacello mengaku atas rekomendasi teman yang memakai jasa Travacello
sebelumnya.

5. Manfaatkan kekuatan media sosial

Media sosial memiliki kekuatan
dan pengaruh yang besar bagi pelaku bisnis di bidang pariwisata. Media sosial
dapat dimanfaatkan sebagai media promosi yang ampuh untuk menarik konsumen.
Jonathan Thmarin mengaku bahwa 80 % konsumen yang menggunakan jasan Travecello
tertarik melalui media sosial. Menurutnya kekuatan foto di media sosial
memiliki pengaruh yang sangat besar bagi perkembangan usahanya.

6. Terus belajar hal-hal baru

Ketika kamu berhasil
mendapatkan hasil yang positif dari langkah-langkah diatas maka teruslah
belajar hal-hal baru. Jangan cepat puas dan berani dalam mengambil langkah. Tetaplah
berusaha mengembangkan bisnis pariwisatamu agar terus bisa dikenal banyak
orang.

SHARE :

Pilihan paket wisata di Phinemo Marketplace


POPULER MINGGU INI



REKOMENDASI

3 Pembelajaran dari Kegagalan First Travel dalam Mengelola Bisnis Tour Travel

5 Tren Produk Wisata yang Diprediksi Naik Berdasarkan Data Pencarian Google 2019

6 Jenis Wistawan yang Harus Diketahui oleh Tour Operator

Eduwisata dan Prospeknya yang Akan Terus Diminati

Voluntourism, Konsep Wisata yang Penuh Manfaat

Wisata Misteri, Tren Baru Pariwisata yang Digandrungi Milenial

FALLBACK
The END