Sidebar

3 Minuman Paling Menjijikan di Dunia yang Terbuat dari Kotoran Hewan

Meskipun dikenal paling menjijikan, beberapa minuman dari kotoran hewan berikut ini diakui di dunia memiliki cita rasa tinggi dan berharga sangat mahal.

SHARE :

Ditulis Oleh: Taufiqur Rohman

Bermula dari sebuah keterbatasan tercipta inovasi-inovasi mengagumkan yang bernilai tinggi. Umumnya minuman bercita rasa tinggi dan mahal dibuat dari bahan-bahan segar yang terjamin kualitasnya. Namun karena keterbatasan yang terjadi pada masa itu, terciptalah minuman yang terbuat dari sesuatu yang menjijikan, yaitu kotoran hewan.

Meskipun dikenal paling menjijikan, nyatanya beberapa minuman dari kotoran hewan berikut ini telah diakui oleh masyarakat di dunia memiliki cita rasa tinggi dan berharga sangat mahal.

1. Kopi Luwak

(idntimes.com)

Bukan sekedar merek, Kopi Luwak adalah jenis kopi yang benar-benar diseduh melalui biji kopi yang dipanen dari kotoran luwak. Kopi Luwak berasal dari Indonesia yang diciptakan oleh masyarakat pribumi pada masa kolonialisme Hindia Belanda. Saat ini Kopi Luwak menjadi jenis kopi yang paling mahal sekaligus paling laku di pasar internasional karena terkenal halus dan ramah untuk lambung.

Luwak memiliki penciuman yang tajam dan mampu membedakan biji kopi berkualitas tinggi. Karena sistem pencernaannya sederhana, biji kopi yang dimakan luwak tidak tercerna sempurna dan keluar bersama kotoran. Biji kopi dari kotoran luwak ini menjadi incaran karena beradal dari biji kopi terbaik yang terfermentasikan secara alami di dalam tubuh luwak.

2. Kopi Burung Jacu

(modernfarmer.com)

Jacu adalah spesies burung dari Brazil yang secara fisik menyerupai ayam hutan dengan bulu gelap. Sama seperti Luwak, Jacu juga mengonsumsi biji-biji kopi pilihan. Hanya saja, Jacu juga mengonsumsi biji-bijian lain sehingga aromanya tidak hanya kopi. Pertama kali dikomersialkan pada 2006, setiap satu kilogram kopi dari Burung Jacu dihargai IDR 10 juta.

Kopi Burung Jacu ditemukan secara tidak sengaja oleh Hendrique Sloper di Perkebunan Espiritosanto, Pedra Azul, Brazil. Saat itu, Hendrique Sloper mendapati biji kopi yang bercampur dengan kotoran Burung Jacu di pekebunannya. Kopi ini kemudian diberi nama dengan Kopi Camocim.

3. Kopi dan Bir Gajah

(beritasatu.com)

Dari Jepang, Gajah juga menghasilkan kotoran yang dapat diolah menjadi minuman bernilai tinggi. Diberi merek dagang “Gading Hitam” atau “Black Ivory”, kotoran Gajah diolah menjadi kopi dan bir yang sangat nikmat. Menurut kesaksian orang-orang yang pernah meminumnya, rasa kopi dan bir Gajah memiliki aroma sangat khas karena sudah terpapar asam lambung di saluran pencernaan Gajah.

Setelah biji kopi dalam kotoran keluar, kemudian dilakukan penyulingan hingga akhirnya diperoleh bir yang siap minium. Bir dari kotoran Gajah ini sangat langka dan bernilai tinggi karena jumlah biji kopi yang diperoleh dalam kotoran Gajah sangat terbatas. Untuk menikmati satu cangkir kopi ini harus membayar sekitar IDR 600 ribu.

SHARE :

Pilihan paket wisata di Phinemo Marketplace


POPULER MINGGU INI



REKOMENDASI

Destinasi Wisata Kopi Segera Hadir di Pulau Flores, Siap?

Hindari Makan Kerang Hijau, Terutama dari Teluk Jakarta, Berbahaya!

Ragusa Es Italia Jakarta, Kedai Es Krim Legendaris Pertama di Ibukota

Wisata Kuliner India, Jangan Dilakukan di Negara Asalnya! Berbahaya?

Maison Weiner Cake Shop, Toko Roti Legendaris Tertua di Jakarta

7 Bir Tradisional Indonesia yang Populer dan Mendunia

FALLBACK
The END