Fakta Baru Misteri Hilangnya MH370

Empat tahun lebih menghilang, kini akhirnya penyelidik ungkap fakta misteri hilangnya MH370 yang mengangkut 239 penumpang, pilot, dan awak kabin.

SHARE :

Ditulis Oleh: Wike Sulistiarmi

Hilangnya Pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 akhirnya terkuak setelah empat tahun lebih menjadi misteri. Pemerintah Malaysia telah merilis laporan lengkap penyelidikan mengenai misteri hilangnya MH370 tersebut.

Baca juga: 4 Tahun Jadi Misteri, Pesawat MH370 Ternyata Hilang Karena Misi Bunuh Diri

Laporan penyelidikan MH370 ini tak hanya disiapkan untuk Malaysia saja, tapi tujuh negara lain yang terlibat diantaranya Australia dan Inggris.

Rute perjalanan pesawat MH370 sebelum akhirnya menghilang. Harusnya terbang luruh, pesawat malah terbang ke area tak sesuai jalur.

Berikut fakta baru misteri hilangnya MH370:

1. Pesawat dipastikan putar balik secara manual

Hasil penyelidikan menyatakan kendali pesawat MH370 dipastikan sengaja dimanipulasi untuk membawanya keluar dari rute seharusnya. Namun belum diketahui siapa pelakunya.  Tim penyidik belum bisa menyimpulkan apa yang sebenarnya terjadi pada pesawat Boeing 777 tersebut.

“Jawabannya hanya bisa konklusif jika serpihan ditemukan, Apa yang kami temukan adalah bahwa pesawat memang telah memutar balik,” ujar Kepala Tim Penyelidikan Keselamatan MH370, Kok Soo Chon kepada para wartawan di Kuala Lumpur hari ini seperti dilansir The Guardian.

“Kami bisa menyimpulkan bahwa MH370 telah memutar balik dan putar balik itu bukan karena anomali dalam sistem mekanik. Putar balik itu dilakukan bukan secara autopilot tapi secara manual,” imbuhnya.

2. Kemungkinan disengaja pilot sangat kecil, apalagi rumor untuk misi bunuh diri

Beberapa waktu lalu sempat tersiar kabar bahwa misteri hilangnya MH370 adalah karena misi bunuh diri sang pilot. Ternyata berita ini akhirnya dibantah pemerintah setempat. Hasil penyelidikan menunjukkan pilot maupun kopilot tidak mungkin sengaja menjatuhkan pesawat yang membawa penumpang 239 orang.

Kami telah memeriksa pilot, kopilot, kami cukup puas dengan latar belakang, pelatihan para pilot itu.” tuturnya. Namun tim penyelidik tak mengesampingkan kemungkinan apapun mengingat putar balik pesawat dilakukan secara manual dan sistem-sistem di pesawat juga dimatikan secara manual.

Kok mengatakan, pilot MH370, Zaharie Ahmad Shah, menjadi orang pertama yang diselidiki. Pilot berusia 53 tahun itu diketahui sangat berpengalaman dengan 18 ribu jam terbang. Ia terbukti tidak memiliki riwayat kejiwaan, tak memiliki konflik dengan teman dan keluarga, tidak menggunakan narkoba, dan memiliki hubungan harmonis dengan keluarga. Finansial pun cukup baik dan sangat dihormati.

Mustahil ia menjadi penyebab hilangnya pesawat ini.

3. Tidak ada titik terang penyebab hilangnya pesawat

Uniknya, meski telah dilakukan penyelidikan namun tak ada titik terang penyebab hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370.

“Kesimpulannya, tim tidak bisa menentukan penyebab sebenarnya dari menghilangnya MH370. Apa yang kami temukan adalah bahwa pesawat memang telah memutar balik. Kami tak bisa menentukan dengan pasti alasan mengapa pesawat dialihkan dari rute yang direncanakan,” katanya.

“Tim tak bisa menentukan alasan sebenarnya dari hilangnya pesawat,” imbuhnya.

4. Air Traffic Controller Malaysia tidak melakukan prosedur sesuai SOP

Dilansir dari detik, Senin (30/7/2018), laporan menyebutkan bawa MH370 mengungkap bawa ATCAir Traffic Controller) Malaysia tidak mengerahkan tiga fase darurat sesuai SOP secara tepat waktu. Laporan penyidik menyatakan fase darurat seharusnya diumumkan ARCC Malaysia pada 02.27 waktu setempat. Namun faktanya, fase darurat baru dirilis pukul 06.32 waktu setempat, nyaris empat jam kemudian.

Akibatnya pesawat hingga kini tak bisa dilacak.

Baca juga: Pesawat Paling Mewah di Dunia Suguhkan Fasilitas Berkelas Bak Kapal Pesiar Bintang Lima

5. Sebelum hilang, pesawat membawa ribuan kilo mangga dan baterai lithium

Pesawat rute Kuala Lumpur – Beijing itu disebutkan memuat mangga dan baterai lithium sebelum akhirnya hilang. Diungkap ada sekiat 2.500 kilogram mangga di dalam pesawat. Bukan hanya itu saja, sejumlah besar baterai lithium juga berada di sana.

Kok menegaskan muatan tersebut telah dikemas sesuai SOP sehingga tidak membahayakan.

“Kami tidak menemukan adanya ketidakwajaran dalam proses pengemasan,” tegas Kok dalam konferensi pers tersebut.

SHARE :



REKOMENDASI




ARTIKEL KEREN PALING BARU