Mengenal Lebih Dekat Kisah Thompson, Pencipta Roller Coaster Pertama di Dunia

Sebelum jadi wahana hits di tempat wisata, ternyata beginilah sejarah roller coaster yang jarang orang tahu.

SHARE :

Ditulis Oleh: Wike Sulistiarmi

Jika berbicara mengenai sejarah Roller Coaster, sebenarnya ada banyak sekali literatur tentang Roller Coaster, salah satunya adalah literatur yang ditulis di situs Roller Coaster Museum. Dalam situs tersebut diceritakan bahwa LaMarcus Adna Thompson (1834-1919) adalah sosok yang paling patut diapresiasi dalam perkembangan roller coaster dunia. Ia berhasil menjadi satu-satunya tokoh dan ilmuan yang diyakini menjadi pelopor kepopuleran Roller Coaster yang saat ini banyak dijadikan wahana andalan di taman-taman bermain.

Baca rekomendasi wisata ekstrim Indonesia yang wajib dicoba para pecinta wisata adrenalin dengan klik di sini.

Perdebatan siapa penemu roller coaster sempat memanas di Eropa

L.A. Thompson, seorang ilmuan yang kini dinobatkan sebagai bapak Roller Coaster dunia.

Meskipun diyakini menjadi pelopor kepopuleran roller coaster, L.A. Thompson dianggap bukan pencipta roller coaster karena pada abad ke 17 (sebelum L.A. Thompson lahir) telah ada roller coaster di Rusia. Saat itu roller coaster dibangun di atas perbukitan es di sekitar Saint Petersburg, Rusia dan dinamai dengan Russia Mountains dan pada sejarahnya permainan ini sering dikendarai oleh Yekaterina II, seorang Maharani Rusia yang berkuasa selama 34 tahun di Rusia. Bekas-bekas keberadaannya pun hingga kini masih ada dan berada di Roller Coaster Museum.

Namun beberapa sejarawan lain mengatakan bahwa roller coaster pertama dibangun saat pemerintahan James III di Gardens of Oreinbaum di St Petersburg pada tahun 1784. Perdebatan makin meluas dan sebenarnya hingga saat ini tak ada satupun orang yang tahu siapakah penemu roller coaster.

Namun negara-negara di Eropa gempar saat sebuah roller coaster bernama Switchback Railway di Coney Island, Amerika Serikat, pada tahun 1884 diresmikan. L.A. Thompson lah penciptanya. Roller coaster inilah yang paling dikenal khalayak umum dan dianggap menjadi tonggak popularitas wahana permainan tersebut. Sejak itulah roller coaster mulai dicintai banyak orang, dan sejak saat itu pula Thompson dikenal sebagai pencipta Roller Coaster pertama karena ide gilanya.

Inspirasi L.A. Thompson

Thompson Switchback Railway di California pada tahun 1887. Foto oleh Roller Coaster Museum.

Sebelum dikenal sebagai bapak roller coaster, L.A Thompson adalah seorang tukang kayu saat masa remaja, hingga pada tahun 1873 ia memulai untuk mengoperasikan toko kelontong di Elkhart, Indiana. Di sanalah ia mulai merancang kaus kaki untuk dijual namun karena kesehatannya makin memburuk akhirnya ia gulung tikar dan menemukan ide membuat roller coaster saat melakukan perjalanan ke kawasan Carbon County, sebuah pusat pertambangan.

Perjalanan itu cukup menarik karena melewati beberapa bukit dengan ketinggian hampir 2300 kaki, cukup tinggi dan membuat beberapa wisatawan yang saat itu bersamanya menjerit kegirangan. Lalu, ide membuat sebuah roller coaster pun muncul di benaknya.

Singkat cerita, ia pun berhasil membuat sebuah roller coaster dengan tinggi 50 kaki dan panjang 600 kaki dengan kecepatan 10 mph di Coney Island. Sekilas dilihat, permainan ciptaan L.A Thompson ini memang cukup standar, namun di masa itu, hal tersebut adalah penemuan yang besar dan tak pernah terpikirkan siapapun sebelumnya. Sebelum banyak orang yang meniru idenya, L.A Thompson lebih dulu mematenkan karyanya.

Karya L.A Thompson makin melejit hingga akhir hayat

Desain Roller Coaster Thompson di Venice, California. Foto oleh Roller Coaster Museum.

Hak paten yang L.A Thompson miliki membuatnya makin melejit, ia pun membuat roller coaster dengan beragam ide kreatif dengan membangun roller coaster yang lebih tinggi, lebih cepat, dan lebih curam. Bukan hanya itu saja, ia menambah visual untuk membuat wahananya makin seru dengan menambahkan terowongan, lampu-lampu, pemandangan unik, hingga kursi yang makin nyaman. 

Setiap versi Scenic Railway-nya dibuat lebih rumit daripada versi sebelumnya, yang berisi lebih banyak pembaruan dan beragam visual. Yang paling menonjol adalah instalasi di Venice, California yang diibuka pada tahun 1910, jalurnya cukup indah dengan lampu-lampu, bukit buatan, dan replika kuil yang akhirnya ia buat sama persis layaknya di Disney.

L.A Thompson mendapatkan banyak proyek atas keberhasilannya. Dirinya sepertinya memang hidup untuk roller coaster, dirinya bahkan meninggal saat mengerjakan projek roller coaster di Luna Park Melbourne, Australia pada tahun 1919. Karena konsistensi dan kontribusinya, ilmuan yang lahir di Ohio ini akhirnya dinobatkan sebagai Bapak Roller Coaster dan dikenal sebagai pengusaha sukses wahana permainan.

SHARE :



REKOMENDASI




ARTIKEL KEREN PALING BARU