Sidebar

Bukan Sekadar Festival, DCF Adalah Sumber Rezeki Bagi Banyak Orang

Tak disangka, Gelaran Dieng Culture Festival ternyata berdampak pada perekonomian warga setempat. Alhamdulillah.

SHARE :

Ditulis Oleh: Wike Sulistiarmi

Gelaran Dieng Culture Festival memang selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan. Bukan hanya wisatawan lokal,  wisatawan mancanegara pun ikut meramaikan acara tahunan yang diselenggarakan dan digagas oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis)  Dieng.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dieng, Alif Faozi mengatakan tahun 2017 setiap peserta DCF setidaknya menghabiskan uang Rp350 ribu selama gelaran DCF.

“Tahun 2017 setidaknya setiap wisatawan menghabiskan uang Rp350 ribu selama DCF.” Ujar Alif saat kami temui di Homestay Acacia Sabtu pagi (4/8/2018).

Alif Faozi saat kami temui di homestaynya. Foto/wike sulistiarmi

Baca juga: Hari Kedua DCF 2018, Tempat Wisata di Dieng Diserbu Wisatawan

Kemeriahan ini pun dimanfaatkan oleh berbagai pihak untuk mengais rezeki. Terutama masyarakat dari Dieng itu sendiri maupun dari Banjarnegara.

Salah satunya adalah para anak-anak Dieng yang kreatif membuat pertunjukan boneka di Telaga Warna. Meskipun mereka masih di bangku kelas dua SMK, namun mereka semangat menyemarakkan gelaran DCF di tempat wisata .

“Daripada di rumah. Lumayan bisa buat jajan dan uang sekolah Saya” ujar Zidane, salah satu tokoh di balik boneka badut di kawasan wisata Telaga Warna.

Zidane dan kawan kawannya. Foto/Himas Nur

Baca juga: Jazz Atas Awan Berlangsung Meriah Meski Suhu Dieng Minus 1 Derajat Celcius

Lalu ada pula Ibu penjual kentang goreng khas kuliner Dieng pun juga merasa terberkahi dengan ramainya wisatawan.

“Kalau lagi ada acara gini ramai mbak, apalagi pas hari liburan begini.” ujar salah satu Ibu penjual Gorengan dan kentang goreng yang sempat kami temui.

Ibu ini menjajakan kentang goreng seharga RP5.000 Harganya lebih murah dari penjual lainnya. Foto/Wike Sulistiarmi

Puluhan penjual souvenir pun menjajakan dagangannya. Salah satunya adalah Wawan pemilik usaha souvenir ramah lingkungan yang ia jajakan di kawasan venue DCF 2018.

Uniknya oleh oleh di DCF. Foto/wike sulistiarmi phinemo

“Ini kami dari Wonosobo memang niat jualan souvenir Boneka Horta ini. Boneka ramah lingkungan yang bisa dijadikan souvenir. Harganya murah, Rp10.000 saja.” Ujar salah satu pelayan Wawan yang kami temui pada malam Jazz Atas Awan Jumat (3/8/2018).

Bukan hanya itu saja, homestay dan penginapan di kawasan Dieng juga kini telah ludes dipesan para wisatawan. Hampir semua kalangan diuntungkan dalam gelaran DCF ini.

SHARE :

Pilihan paket wisata di Phinemo Marketplace


POPULER MINGGU INI



REKOMENDASI

Penginapan di Dieng, Alternatif Akomodasi Selama Dieng Culture Festival

Dieng Culture Festival 2019 Diprediksi Berselimut Salju

Dieng Culture Festival 2019, Satu Dekade Perayaan Budaya Terbesar

Homestay Dieng Murah yang Bisa Anda Pesan untuk Habiskan Liburan

Ingatan akan Dingin Dieng dan Alunan Musisi DCF yang Selalu Terkenang

Syarat Jadikan Rumah Penduduk sebagai Homestay di Dieng Ternyata Ribet

FALLBACK
The END