Menjaga Kelestarian Lingkungan Saat Berwisata? Berikut 3 Hal yang Perlu Diperhatikan

Menjaga Kelestarian Lingkingan Saat Berwisata (Instagram/@caldeiraodohuck).

Banyaknya wisatawan yang berkunjung ke suatu destinasi wisata terkadang tidak selamanya positif, baik untuk lingkungan maupun warga lokal. Volume wisatawan yang terlalu banyak justru dapat mengancam kelestarian destinasi wisata dan menganggu kelestarian lingkungan. Aksi vandalisme, sampah, dan kerusakan ekosistem adalah beberapa permasalahan yang umum terjadi.

Banyak pengelola wisata yang memberlakukan peraturan yang cukup ketat bagi wisatawan untuk melindungi destinasi wisata terutama yang berupa destinasi alam dan situs sejarah dari kerusakan. Namun terkadang masih saja ditemukan kasus kerusakan akibat ulah jahil tangan wisatawan. Dalam hal ini, satu-satunya solusi terhadap permasalahan ini adalah dengan kesadaran dari pribadi wisatawan.

Bagi kamu yang berniat melaksanakan liburan di akhir pekan ini pastikan bahwa kamu adalah wisatawan yang peduli lingkungan, dengan memperhatikan hal-hal berikut ini.

1. Mengurangi penggunaan sampah plastik

Banyaknya wisatawan yang berkunjung sering menyebabkan sampah berserakan tertumpuk di sana-sini. Sampah sangat sulit didaur ulang dan membutuhkan waktu ribuan bahkan jutaan tahun sampai bisa hancur terurai oleh tanah. Oleh karena itu sebisa mungkin penggunaan sampah plastik dikurangi.

Langkah tepat yang bisa kamu lakukan adalah dengan berhenti menggunakan plastik sekali pakai. Saat berwisata gunakan reusable straw, tumbler, food container, dan spork untuk menggantikan kemasan sekali pakai pada makanan. Gunakan juga tote bag untuk menggantikan kantong plastik saat berbelanja. Jika terpaksanya kamu harus menggunakan kemasan plastik maka buanglah sampahnya pada tempat yang sudah disediakan. Jangan buang sembarangan karena akan mencemari lingkuangan destinasi wisata.

2. Tidak mengganggu keseimbangan ekosistem

Saat berkunjung ke suatu destinasi jangan pernah sakali-kali kamu mengambil benda hidup di tempat tersebut dan membawanya pulang. Hal tersebut dapat mengganggu keseimbangan ekosistem dan mengganggu keberlangsungan hidup makhluk lain. Perlu diingat bawa setiap makhluk hidup memiliki nilai penting dan peranannya masing masing di lingkungan. Jika salah satu makhluk hidup keberadaannya hilang atau berkurang, maka keseimbangan ekosistem akan terancam.

Kasus semacam ini sering terjadi di destinasi alam seperti gunung. Banyak para wisatawan yang membawa pulang bunga edelweis dengan dalih sebagai oleh-oleh. Tindakan tersebut mengakibatkan kelangkaan pada bunga edelweis dan banyak spesies burung kehilangan sumber makanannya.

3. Tidak melakukan aksi vandalisme

Pada destinasi yang berupa situs bersejarah jangan sekali-kali bertindak nekat dengan memanjat atau merusak hanya demi menadapatkan hasil potret foto yang bagus. Terkdang situs sejarah usianya terlalu tu sehingga sangat rapuh dan rentan roboh. Ikuti semua petunjuk dan larangan yang ada di destinasi tersebut. Kasus vandalisme semacam ini biasa terjadi di candi dan bangunan kuno bersejarah.

Dapatkan ulasan menarik tentang lingkungan dan tulisan Lain dari Taufiqur Rohman

Tags: , ,

Paket Produk Penawaran

Iklankan Paket Perjalanan Anda Disini. Klik Untuk Daftar