Sidebar

Indonesia Terpilih Sebagai Negara Paling Menantang untuk Dikunjungi Petualang

Lonely Planet pun menyebutkan bahwa dengan banyaknya jumlah penduduk lokal di Indonesia, kemudian ada Bali yang dikenal dengan gemerlap turis mancanegaranya, Pulau Komodo yang begitu terpencil, serta kehidupan metropolitan di Jakarta menjadikan Indonesia sebagai negara paling menantang di dunia nomor 4.

SHARE :

Ditulis Oleh: Echi

Jika Anda ingin traveling selayaknya penjelajah sejati, maka pertimbangkanlah untuk mengunjungi destinasi wisata yang tak terlalu banyak turis. Karena, makin banyak warga lokal di suatu destinasi, maka Anda berkesempatan untuk mengulik keunikan budaya dan kearifan warga lokal saat bertandang ke sana.

Tren tersebut mungkin belum begitu banyak dianut wisatawan Indonesia yang cenderung mencari destinasi wisata hits dan kekinian, bukan pengalaman berinteraksi dengan warga lokal. Namun, bagi banyak traveler dunia, negara yang terlalu banyak dikunjungi turis dirasa kurang menantang.

Makin banyak turis akan menutup peluang mendapatkan pengalaman berinteraksi atau mengenal lebih dalam dengan warga lokal.

Baca juga: Beginilah asal muasal nama Indonesia, dari ‘Nan-Hai’ hingga Indunesia

Dalam kasus ini, perusahaan perjalanan Australia, Intrepid telah merilis Adventure Travel Index. Mereka menyoroti negara-negara di dunia yang dianggap menantang dengan anggapan makin sedikit turis yang datang di negara tersebut, makin besar peluang untuk merasakan petualangan yang sebenarnya.

Sebagai contoh, mengunjungi Kroasia kurang menantang karena di sana jumlah kunjungan turis asing jauh lebih banyak daripada jumlah warga lokalnya. Total 57,6 juta turis yang berkunjung ke sana. Menang telak dari warga lokalnya yang hanya berjumlah 4,1 juta jiwa.

Tanzania, negara paling menantang untuk dikunjungi para petualang sejati. Foto ©Lockenes/Shutterstock

Lalu, dari hasil penelitian yang telah dilakukan, Intrepid menemukan bahwa Tanzania menjadi destinasi paling menantang di dunia. Di sana, tak banyak kunjungan turis mancanegara, hanya 2,3% dari total total populasi setempat.

Setelah Tanzania, Intrepid menempatkan Papua New Guinea di posisi kedua dengan presentasi kunjungan turis asing 2,45% jika dibandingkan delapan juta penduduk lokal.

Setelah Tanzania, ada Papua New Guinea sebagai negara paling menantang dikunjungi. Foto / ©Michal Knitl/Shutterstock

Lalu, di posisi ketiga terdapat Kenya. Negara tetangga Tanzania ini pun menjadi destinasi menantang yang terkenal dengan wisata safari alamnya. Menurut Intrepid, jumlah kunjungan wisatawan asing di sana hanya 1,3 juta dengan total penduduk lokalnya 48,4 juta.

Baca juga: Jumlah wisatawan Indonesia yang liburan ke luar negeri bertambah setiap tahunnya

Menariknya, Intrepid pun menempatkan Indonesia sebagai salah satu destinasi tujuan yang menantang. Jumlah kunjungan wisatawan asing ke Indonesia sendiri sekitar 11 juta jiwa per tahun. Sedangkan jumlah penduduk lokalnya berjumlah 261 juta jiwa.

Pulau Padar Indonesia, disebut sebagai destinasi wisata terpencil yang sangat memukau. Foto / aumphotography/Getty Images

Bahkan, Lonely Planet pun menyebutkan bahwa dengan banyaknya jumlah penduduk lokal di Indonesia, kemudian ada Bali yang dikenal dengan gemerlap turis mancanegaranya, Pulau Komodo yang begitu terpencil, serta kehidupan metropolitan di Jakarta menjadikan Indonesia sebagai destinasi yang sempurna.

Mau tahu negara manalagi setelah Indonesia yang dianggap menantang oleh Intrepid? Berikut daftar lengkap negara dengan kunjungan turis asing lebih sedikit daripada jumlah warga lokalnya;

1. Tanzania (2,31%)

2. Papua New Guinea (2,45%)

3. Kenya (2,77%)

4. Indonesia (4,41%)

5. Mesir (5,64%)

6. Mozambik (5,95%)

7. Iran (6,61%)

8. Kolombo (8,32%)

9. Sri Lanka (10,22%)

10. China (10,28%)

 

SHARE :

Pilihan paket wisata di Phinemo Marketplace


POPULER MINGGU INI



REKOMENDASI

Ganti Rugi Penjajahan, Indonesia Ganti Rugi pada Belanda, Kok Bisa?

3 Daerah Indonesia yang Tidak Pernah Dijajah, Sudah Tahu?

Timor Leste Jadi Negara Miskin Setelah Lepas dari Indonesia, Kok Bisa?

Kenapa Waktu Puasa di Setiap Negara Berbeda-Beda? Ini Penjelasannya

3 Fenomena Langit Bulan April 2020 Tampak dari Langit Indonesia

Dampak Positif Wabah Virus Corona Terhadap Bumi dan Umat Manusia

FALLBACK
The END