Sidebar

Apel Pantai, Awas di Pantai Ada Pohon Paling Mematikan di Dunia!

Tahun 2000, apel pantai diumumkan sebagai pohon beracun. Guiness World Records bahkan mencatat pohon ini sebagai tanaman yang paling berbahaya di dunia.

SHARE :

Ditulis Oleh: Taufiqur Rohman

Sebagian besar mungkin masih sangat asing dengan nama apel pantai. Tapi jika sudah melihat langsung bentuk fisik pohon atau buahnya pasti akan langsung paham. Sekilas apel pantai mirip dengan apel Malang, bulat dan berwarna kehijauan dengan bau yang sangat manis. Namun jangan salah, apel pantai adalah pohon paling beracun di dunia yang pernah diketahui.

Apel pantai yang memiliki nama ilmiah Hippomane mancinella banyak tumbuh di kawasan pesisir pantai. Pertama kali diidentifikasi tahun 1999 di Kepulauan Karibia. Ketika itu sekelompok ahli radiologi tanaman ini dan langsung melahapnya. Rasanya manis dan segar, namun sensasi rasa itu segera hilang dan berubah menjadi rasa tersiksa yang teramat sangat.

Memakan apel pantai akan membuat mulut dan tenggorokan terasa sakit bukan main. Sensasi rasanya seperti terbakar, sulit menelan dan sesak. Tahun 2000, apel pantai diumumkan sebagai pohon yang beracun. Guiness World Records bahkan mencatat pohon ini sebagai tanaman yang paling berbahaya di dunia. Selain apel pantai, buah ini juga disebut jambu pantai.

(jogja.tribunnews.com)

Tidak hanya buahnya saja, seluruh bagian tanaman ini sangat beracun. Menurut Florida Institute of Food and Agricultural Sciences, mulai dari bagian batang, daun, serta buahnya sangat beracun. Hanya menyentuh pohonnya saja dapat menimbulkan alergi yang membuat kulit melepuh. Ancaman kematian tidak terelakkan jika mengonsumsi buahnya.

Getah dari batang dan daun sangat berbahaya karena memiliki kandungan phorbol. Jika terkena kulit akan membuat kulit menjadi melepuh, terbakar, ruam merah, dan kulit terkelupas. Tidak hanya itu, phorbol juga larut dalam air dan bisa sangat berbahaya ketika terkena air hujan. Sehingga jangan sekali-kali berteduh di bawah pohon apel pantai saat hujan tiba.

Beberapa penelitian bahkan menyebutkan ketika batang atau pohon apel pantai dibakar maka asapnya dapat menyebabkan radang dan kebutaan. Inilah alasan mengapa pohon apel pantai ini dibiarkan tumbuh meskipun sangat berbahaya. Tidak ada yang berani menebang atau membakarnya karena takut menyebabkan bahaya lainnya untuk orang di sekitarnya.

(nationalgeographic.grid.id)

Apel pantai banyak ditemukan di sejumlah kawasan tropis, antara lain Amerika Utara, Amerika Tengah, Karibia, termasuk Indonesia. Karena sangat berbahaya seringkali dipasangi papan peringatan untuk menjauhi pohon apel pantai ini. Kendati demikian, pohon ini bermanfaat untuk ekosistem pantai karena dapat menahan angin sehingga mencegah erosi.

Karena kurangnya pemahaman, pohon apel pantai yang tumbuh di pantai-pantai Indonesia tidak dilengkapi papan peringatan. Aroma buahnya yang manis dapat menipu seseorang untuk memakannya. Jika anda berlibur ke pantai, berhati-hatilah dengan pohon ini. Jangan sampai berada dekat-dekat apalagi memakannya. Jaga diri baik-baik apabila ingin tetap selamat.

SHARE :

Pilihan paket wisata di Phinemo Marketplace


POPULER MINGGU INI



REKOMENDASI

The Nautilus Maldives Tawarkan Paket Liburan Sambil WFH, Berminat?

Kenapa Dilarang Memetik Bunga Edelweis di Gunung? Sangat Istimewa

5 Hotel Terbaik Dunia yang Ada di Indonesia, Langganan Artis Holywood

Amanwana Resort, Glamping Super Mewah di Pulau Terpencil Sumbawa

Ritual Potong Rambut Gimbal Festival Dieng 2020 Digelar Virtual

Destinasi Wisata Kopi Segera Hadir di Pulau Flores, Siap?

FALLBACK
The END