Sidebar

10 Peralatan Memasak yang Nggak Boleh Ditinggalkan Saat Camping di Gunung

Memasak di gunung itu penting demi kelangsungan hidup. Bawalah alat-alat masak yang penting ini,

SHARE :

Ditulis Oleh: Echi

Selain tenda, peralatan yang perlu kamu bawa saat camping di gunung adalah peralatan memasak. Alat-alat memasak ini sangat penting untuk kelangsungan hidup kamu di gunung. Gunakan alat masak yang membuat kamu nyaman saat pendakian.

1. Kompor lapangan

Kalau kamu memilih menggunakan kompor lapangan tipe seperti ini, jangan lupa membawa bahan bakar gas kaleng. Foto berasal dari sini

Alat masak di gunung yang wajib kamu bawa dan nggak boleh ketinggalan adalah kompor. Ada beberapa pilihan kompor gunung yang bisa kamu gunakan. Kompor lapangan seperti gambar di atas paling banyak menjadi pilihan pendaki.

Selain harganya yang terjangkau, ukurannya yang mungil menjadi pertimbangan. Bahan bakar yang digunakan pun mudah dijumpai di pasaran. Kamu bisa membeli bahan bakar gas kaleng di swalayan bagian peralatan memasak.

2. Gas kaleng

Gas kaleng seperti ini yang kamu butuhkan. Foto berasal dari sini

Kompor lapangan dan gas kaleng adalah satu kesatuan yang tidak boleh dipisahkan. Jika salah satunya rusak, kamu harus siap untuk memasak model konvensional, pakai tungku buatan.

Meski harganya tidak mahal, sekitar 17 ribu rupiah, namun cukup boros juga jika setiap camping ke gunung beli gas kaleng yang baru. Salah satu cara mengakali borosnya kebutuhan gas adalah dengan mengisi ulang.

Tidak banyak yang tahu jika gas kaleng ini bisa diisi ulang. Jika kamu tinggal di Semarang, kamu bisa mengisi ulang gas kaleng ini di bapak-bapak reparasi korek gas depan Kantor Pos besar kota lama. Untuk daerah di luar Semarang, bisa coba tanya bapak penyedia jasa perbaikan korek gas setempat.

3. Cooking set atau nesting juga boleh

Kompor, gas, dan cooking set wajib kamu bawa. Pilihan lain, bisa menggunakan nesting. Foto berasal dari sini

Dahulu, banyak pendaki yang menggunakan nesting untuk memasak lauk, sayur, dan nasi di gunung. Seiring berjalannya waktu, nesting tergeserkan dengan cooking set berbahan aluminium yang beratnya lebih ringan.

Meski begitu, masih ada pendaki yang memakai nesting. Saya pribadi lebih memilih memakai cooking set sih. Isinya lebih lengkap (satu set terdiri panci, teflon, mangkuk, spatula) dan ringan.

Kalau nggak ada cooking set, kamu bisa pakai nesting. Tapi lebih berat. Foto berasal dari sini

 

4. Pakai trangia lebih praktis

Trangia adalah sebuah merk cooking set yang isinya berupa teflon, teko mini, panci, dan kompor spirtus. Satu set trangia, belum termasuk tabung spirtus yang berwarna orange itu. Foto berasal dari sini.

 

Seperti ini wujud satu set trangia lengkap. Foto berasal dari sini

Tapi, jika kamu membawa trangia, kamu bisa meninggalkan kompor lapangan dan gas kaleng. Karena cooking set trangia ini mempunyai “kompor” kecil di dalamnya.

“Kompor” trangia menggunakan bahan bakar spirtus. Jika dihitung-hitung masalah biaya bahan bakar, kompor trangia sedikit lebih hemat.

5. Tabung spirtus trangia harus kamu bawa

Kalau kamu sudah bawa cooking set trangia, jangan membawa gas kaleng. Bawalah tabung trangia berwarna orange ini. Foto berasal dari sini

Tabung trangia dijual terpisah. Kamu harus membeli tabung gas sendiri setelah membeli cooking set trangia.

6. Bahan bakar spiritus untuk trangia

Gunakan spirtus sebagai bahan bakar kompor trangia kamu. Foto berasal dari sini

Bahan bakar untuk kompor trangia yang kamu gunakan adalah spirtus. Kamu bisa membelinya di toko bangunan. Harganya pun terbilang murah. Satu liter dijual berkisar 10.000 hingga 16.000 Rupiah.

7. Pisau lipat serba guna

 

Daripada membawa sebuah pisau, lebih baik membawa satu set pisau lengkap ini. Foto berasal dari sini

Daripada hanya membawa satu pisau, lebih baik kamu membawa pisau lipat. Satu set pisau lipat mempunyai berbagai jenis pisau. Alat masak di gunung ini tak hanya digunakan untuk masak tapi juga untuk keperluan pendakian lain seperti memotong tali.

8. Sendok dan garpu lipat lebih praktis

Sendok, garpu, dan pisau lipat ini cukup praktis. Foto berasal daari sini

Sebaiknya kamu membawa sendok dan garpu lipat, lebih praktis dan tidak membutuhkan banyak ruangan untuk menyimpannya.

9. Piring dan gelas plastik

Foto berasal dari sini

Membawa piring dan gelas kaca hanya akan menambah berat beban pendakianmu, yang plastik saja lebih ringan.

10. Korek

Kompor lapangan bisa dinyalakan tanpa korek, tapi buat jaga-jaga kalau kompor rusak bawalah korek. Foto berasal dari sini

Jika kamu lupa tidak membawa benda ini saat mendaki gunung, kamu harus punya mental untuk meminjam di tenda pendaki sebelah. Siapa tahu yang punya korek tampan, bisa diajak foto bareng.

SHARE :

Pilihan paket wisata di Phinemo Marketplace


POPULER MINGGU INI



REKOMENDASI

Tips Pakaian untuk Hiking ke Gunung, Jangan Sampai Salah Kostum!

7 Tas Backpack Murah Namun Berkualitas yang Cocok untuk Traveling

7 Gunung Paling Berbahaya Bagi Pendaki, Ribuan Nyawa Telah Melayang

Misteri Pendaki Hilang, Hatinya Kurang Bersih untuk Mencapai Puncak

5 Perlengkapan Pendakian Wajib Saat Suhu Udara Dingin

Pendakian Gunung Merbabu Resmi Menerapkan Booking Online

FALLBACK
The END