7 Tempat Paling Berbahaya di Dunia, Salah Satunya Berada di Indonesia

Tempat paling berbahaya di dunia yang terlarang dikunjungi (atlasobscura.com).

Hamparan daratan bumi yang begitu luas tidak seluruhnya dapat dihuni oleh manusia. Terdapat beberapa tempat yang dianggap terlalu berbahaya dan dapat mengancam nyawa. Beberapa diantaranya sangat berbahaya karena menjadi habitat hewan-hewan buas, suhu yang tidak mendukung, pengaruh zat kimia, dan faktor alam lainnya.

Berikut disajikan tujuh tempat paling berbahaya di dunia yang terlarang untuk dikunjungi oleh siapapun. Masih berani?

1. Oymyakon, Rusia – Suhu Terendah di Bumi

(provoke-online.com)

Oymyakon merupakan sebuah kawasan pedesaan di pedalaman Siberia, Rusia yang memiliki suhu paling rendah di bumi. Suhu terendah yang pernah tercatat di Oymyakon yaitu -71,2°C dengan dihuni sekitar 500 penduduk. Tidak ada tanaman yang dapat hidup di Oymyakon, begitu pula peralatan elektronik seperti smartphone dan televisi karena suhu yang terlalu dingin.

2. Dallol, Ethiopia – Kota Terpanas di Bumi

(earth.com)

Dallol merupakan salah satu kota terpencil yang berada di titik terendah dengan suhu terpanas di bumi. Dallol berjuluk Kota Hantu, suhu rata-ratanya mencapai 34,6°C. Dahulu Dallol adalah kota berpenghuni, namun karena suhunya yang terus meningkat membuat Dallol ditinggalkan oleh penduduknya. Air tanahnya terasa sangat asin dan asam, terdapat juga geiser yang menyemburkan gas-gas beracun.

3. Gurun Death Valley, California – Sangat Panas dan Dingin di Waktu yang Berbeda

(nationalparks.org)

Gurun Death Valley berlokasi diantara perbatasan California dan Nevada. Pada musim panas, Gurun Death Valley akan memiliki suhu udara sangat panas mencapai 56,7°C. Sedangkan pada musim dingin, Gurun Death Valley akan memiliki suhu sangat rendah. Pada waktu tertentu, badai di sekitar area pegunungan dapat menyebabkan banjir bandang ke lembah.

4. Mailuu-Suu, Kirgizstan – Paling Radioaktif

(worldbank.org)

Mailuu-Suu memiliki penduduk kurang lebih 23 ribu orang, yang menjadi tempat penambangan uranium terbesar di dunia. Setidaknya 10.000 ton uranium telah ditambang untuk program nuklir Uni Soviet. Akibat kegiatan penambangan uranium ini menjadikan Mailuu-Suu sebagai tempat paling radiokatif di dunia. Tak hanya itu, banjir hingga tanah longsor dapat sewaktu-waktu mengancam Mailuu-Suu.

5. Danau Natron, Tanzania – Sangat Korosif

(atlasobscura.com)

Danau Natron berlokasi di kaki gunung wilayah Gregory Rift, Tanzania. Danau Natron dianggap sebagai salah satu perairan paling berbahaya di dunia karena memiliki air yang terlalu jenuh, dengan kadar garam tinggi mencapai suhu 60°C dan pH air krorosif sekitar 9-10,5 yang dapat mengeraskan mayat; menghilangkan tinta dari bahan cetak; serta membakar kulit dan mata.

6. Danau Nyos, Kamerun – Letusan Karbon Dioksida

(slate.com)

Danau Nyos berlokasi di bagian barat laut Kamerun, tepatnya di area aktivitas gunung berapi. yang mampu meletuskan karbon dioksida melalui dasar danau kemudian membentuk awan mematikan. Massa awan yang lebih berat dari udara membuat oksigen menjauh dan membahayakan kehidupan sekitarnya.

7. Gunung Sinabung, Indonesia – Gunung yang Rutin Meletus

(news.detik.com)

Gunung Sinabung merupakan salah satu gunung berapi di Pulau Sumatera yang rutin mengalami erupsi hampir setiap tahunnya. Tak terhitung lagi jumlah nyawa yang melayang akibat letusan Gunung Sinabung. Erupsi juga berimbas pada ribuan orang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian. Erupsi berturut-turut terjadi pada 2010, 2013, 2014, 2015, dan 2016.

Indonesia adalah negeri yang indah, jelajahi pelosok penjuru negeri tanpa ribet bersama Phinemo Marketplace. Ratusan produk wisata terpercaya dari tour operator kenamaan Indonesia tersedia di Phinemo Marketpace. Transaksi semakin aman tanpa perantara dengan fitur Rekening Bersama. Pelajari selengkapnya melalui link berikut >> Phinemo Marketplace.

Dapatkan ulasan menarik tentang tempat berbahaya dan tulisan Lain dari Taufiqur Rohman

Tags: ,

Paket Produk Penawaran

Pajang Paket Perjalanan Anda Disini. Klik Untuk Daftar