Setelah Laskar Pelangi, Film ini akan Angkat Wisata Bangka Belitung

Film Destiny akan mengangkat kearifan dan kebudayaan lokal sebagai temanya. Nampaknya, wisata Bangka Belitung akan semakin populer berkat film ini.

Desti Artanti • May 18, 2016

Kesuksesan film Laskar Pelangi 8 tahun lalu, telah sukses membuat wisata Bangka Belitung makin dilirik oleh wisatawan. Wisata bahari yang menjadi andalan di Bangka Belitung, dikemas dengan menawan dalam adegan-adegannya. Film yang diangkat dari novel karya Andrea Hirata tersebut telah sukses untuk ikut memajukan wisata Indonesia, khususnya di Bangka Belitung.

wisata bangka

Salah satu pesona Bangka, Danau Kaolin di Air Bara. Foto oleh Echigo

Kini, setelah kesuksesan Laskar Pelangi, muncul ‘suksesor’ yang digadang-gadang akan mengangkat pamor Bangka Belitung. Ialah Destiny, sebuah film bertema percintaan yang mengangkat budaya dan kearifan lokal Melayu, mengambil latar belakang kekayaan alam Bangka. Sekitar 40% lokasi pengambilan gambar berada di Bangka. Film dengan durasi 90 menit ini dibintangi oleh sederet bintang antara lain Egi Fedly, Monica Oemardi, Dewi Yull dan Saiful (adik kandung Siti Nurhaliza).

Produser film Destiny, Angelina, mengungkapkan bahwa film ini mengandung Budaya Melayu, dibalut kisah cinta yang penuh pesan moral bahwa suku dan tradisi Melayu sungguh memiliki nilai moral yang tinggi. Ide pemilihan lokasi di pulau Bangka ini sekaligus mempromosikan keindahan pulau Bangka yang tak kalah dengan Belitung.

Senada dengan hal tersebut, Gubernur Bangka Belitung Rustam Effendi menyambut baik penggarapan film di wilayahnya.

“Film adalah bagian ekonomi kreatif, dan ekonomi kreatif adalah bagian tak terpisahkan dari sektor pariwisata. Kedua film mengambil adegan di obyek wisata unggulan Babel, maka penonton akan tertarik datang nantinya,” ucapnya di sela syukuran film Destiny di rumah dinas Gubernur Babel, Senin(16/5) malam.

Bagi Rustam, pariwisata merupakan sektor unggulan dan dapat menjadi alternatif perekonomian Bangka Belitung nantinya. Ekonomi pariwisata sudah mulai dirasakan masyarakat di Belitung. Menurutnya, kini saatnya mereka memdorong sektor ini di Bangka. Film sebagai salah satu media untuk mempromosikannya agar orang menonton, berduyun-duyun ke Bangka.

Saat ini pengerjaan Film Destiny sudah mencapai 60%, dan rencananya akan dirilis pada akhir 2016 mendatang di 60 kota di Indonesia dan Malaysia. Selain film Destiny, ada pula film Bintang di Langit Belitong yang juga memanfaatkan keindahan wisata Bangka Belitung. Nampaknya, kesuksesan film-film pendahulunya seperti Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi yang juga berlokasi di tempat yang sama, masih akan terus menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Bangka Belitung.

Baca juga:


Tinggalkan Komentar

Komentar