Hyperloop, Teknologi Transportasi Masa Depan

Kapan kita akan 'bergerak'?

SHARE :

Ditulis Oleh: Desti Artanti

Bolehkah sebentar kita melupakan hiruk pikuk negeri ini soal kereta cepat yang masih terus jadi perdebatan?  Di saat para ahli, ekonom, maupun masyarakat negeri ini masih sibuk memperdebatkan penting atau tidaknya transportasi kereta cepat Jakarta-bandung, nan jauh di Eropa sana, Slovakia sedang merancang teknologi Hyperloop. Bukan lagi kereta konvensional atau kereta cepat yang biasanya kita kenal, melainkan sebuah tabung pengangkut manusia yang mampu bergerak dengan kecepatan 700 mil/jam.

Foto diambil dari sini.

Hyperloop Transportation Technologies telah mencapai kesepakatan dengan Slovakia untuk mengeksplor pembangunan sistem angkutan dengan kecepatan super tinggi, yang dikenal sebagai Hyperloop. Sistem ini memungkinkan untuk meluncurkan orang atau kargo melalui sebuah tabung bertekanan udara.

Nantinya, sistem ini berpotensi untuk menghubungkan kota-kota di Eropa seperti Bratislava, Wina, dan Budapest. Contohnya, jarak 50 mil antara Bratislava – Wina yang biasanya ditempuh selama satu jam melalui jalur darat, hanya akan ditempuh selama 8 menit menggu Hyperloop.

CEO Hyperloop Transportation Technologies, Dirk Ahlborn, menyatakan bahwa kehadiran Hyperloop di Eropa nantinya akan meningkatkan kolaborasi dan inovasi di Slovakia dan seluruh Eropa. Meski saat ini, teknologi Hyperloop masih berupa ide, namun pengembang dan para ilmuwan yang memiliki tujuan futuristik yang sama tentu akan terus berupaya membangun sistem transportasi baru dan canggih, seperti Hyperloop ini.

Teknologi transportasi yang futuristik mungkin masih menjadi impian yang tinggi bagi negeri kita, bagaimana soal kereta cepat saja, kita masih terlalu larut dalam perdebatan, meski memang masih banyak hal yang patut dipertanyakan, misal mengenai kegunaan masal, dan sebagainya. Dan juga, banyak wilayah di negeri ini yang masih terpencil, bahkan belum terjangkau sarana transportasi yang layak.

Namun, hal tersebut tidak lantas membuat kita tidak bisa bermimpi mempunyai alat transportasi futuristik juga, bukan? Apalagi jika suatu saat alat transporasi semacam ini dapat menjangkau wilayah paling ujung negeri ini hanya dalam beberapa menit, tentu perjalanan traveling tak akan makan waktu berhari-hari, kan?

SHARE :



REKOMENDASI




ARTIKEL KEREN PALING BARU