Cerita di Balik Suka Duka Travel Blogger Rijal, Founder Catperku.com

Menulislah, karena dengan begitu suatu tempat akan tetap hidup!

Rizqi Y • May 19, 2017

Dunia kepenulisan khususnya yang berbau traveling makin hari jadi makin menggeliat. Itu semua juga nggak lepas dari animo masyarakat yang tinggi banget buat liburan dan jalan-jalan. Dari situ muncul banyak travel blogger yang siap kasih informasi seputar jalan-jalan. Mulai dari tips bikin itinerary ke suatu destinasi, tips akomodasi, atau sekadar share pengalaman. Jadi bisa buat pembelajaran kalau Kamu mau liburan ke suatu tempat.

Informasi-informasi seputar kebutuhan traveling sekarang udah lumrah banget dicari. Tiap kali orang mau jalan-jalan, pasti langsung cari di blog favorit mereka. Atau setidaknya cari referensi di google. Jadi nggak heran juga jadi makin banyak bermunculan “travel blogger” atau “travel vlogger”. Karena emang keuntungannya banyak, selain bisa jalan-jalan gratis, bisa juga nyalurin hobi dan bantu orang banyak. 

Nah, salah satu travel blogger yang udah cukup lama melanglang buana di dunia kepenulisan adalah Rijal Fahmi Mohamadi. Dia sih sebetulnya lebih dikenal dengan catperku.com, karena emang itu blog yang dia pake untuk wadah menulisnya. 

Rijal nggak pernah memilih untuk menulis, tapi perjalanannya justru mempertemukan dia dengan dunia menulis

suka duka travel blogger

Rijal dalam salah satu perjalanannya. Foto dari facebook Rijal

Satu fakta menarik dari Rijal ini, ternyata dia nggak pernah memilih untuk jadi travel blogger. Soalnya dia sendiri sebetulnya ber-basic sebagai programmer. Jadi tahun 2010 lalu, Rijal ini pertama kalinya ngbelog. Tapi itu pun bukan karena pengen nulis, tapi karena tertarik sama salah satu platform blog.

Nah, baru nih di tahun 2011 Rijal ini mulai nulis tentang traveling. Alasannya karena waktu tahun 2011 ini, dia dapet kerjaan di Bali. Yang mengharuskan Rijal jalan-jalan keliling Bali tiap minggunya dan harus menuliskan perjalanan itu. Dari situ sih sebetulnya kebiasaan dia buat nulis seputar traveling dmulai.  

Jadi kalau nulis emang nggak pernah milih sih, tapi emang nggak sengaja menekuninya. Ya selain bisa support passion jalan-jalan, sekalian bisa belajar soal content marketing dan digital marekting juga.

Gitu deh kira-kira awal mula Rijal ini ketemu dan berjodoh sama dunia menulis. 

Susahnya cari informasi yang jelas dan lengkap, membuat Rijal termotivasi untuk buat konten tulisan yang informatif

Kadang nulis juga nggak melulu nulis gitu aja. Ada hal yang harus bisa diserap oleh pembaca. Dan itu yang bikin antara blog yang satu dan yang lain punya nilai lebih masing-masing. 

Begitu juga dengan Rijal, tulisan yang dia buat di catperku.com juga punya kelebihan dibanding blog lain. Dia lebih suka bikin konten yang sifatnya informatif, detail, dan inspiratif. Konten yang sifatnya informatif dan detail ini sebetulnya terinspirasi dari pengalaman dia yang selalu kesulitan saat cari informasi di internet. Meski kadang dia nemu infromasi yang dia pengen, tapi cuma setengah-tengah aja.

Rijal suka suka bikin konten yang inspiratif di catperku.com, tujuannya sih biar orang-orang yang baca tulisan dia juga terpacu, entah untuk traveling atau belajar sesuatu dari sebuah perjalanan.

Selain di catperku.com, Kamu juga bisa cari informasi seputar traveling di phinemo.com lho!

Hal-hal dari masa kecillah yang kadang justru menginspirasi Rijal untuk melakukan perjalanan dan menulis

suka duka tarvel blogger

Rijal saat jalan-jalan ke Jepang. Foto dari facebook Rijal.

Banyak hal yang kadang menginspirasi orang untuk bisa keluar ke dunia luar. Melihat dunia dari cara yang berbeda, dan menuliskannya agar tempat-tempat yang didatangi tetap hidup. Begitupun Rijal yang punya inspirasi sendiri untuk bisa melakukan perjalanan dan membagikannya lewat tulisan.

Kenangan masa kecil dan beberapa buku perjalanan adalah sumber inspirasinya. Misalnya traveling ke Jepang, ini karena masa kecilnya selalu berkutat dengan film animasi seperti Doraemon dan drama dari Jepang. Rijal juga jadi seneng banget road trip pake sepeda motor karena terinspirasi dari baca buku Wind Rider-nya Jeffrey Polnaja, orang Indonesia yang keliling dunia dengan sepeda motor demi perdamaian.

Intinya sih, inspirasi untuk melihat dunia luar kadang justru datangnya dari kenangan diri sendiri akan masa lalu. Mungkin Kamu juga punya kenangan masa kecil yang bisa membangunkan gairahmu untuk bisa traveling dan menulis. Misalnya nih, pas jaman kecil sering banget diajak piknik sama orang tua. 

Meski banyak yang melihat kalau jadi travel blogger itu menyenangkan, tapi banyak juga lho dukanya

Nggak ada pekerjaan yang sepenuhnya menyenangkan. Semua pasti punya sisi suka dan duka masing-masing. Tapi kalau bisa menikmati, sebetulnya hal itu nggak jadi masalah berarti. 

Mungkin banyak orang yang melihat, kalau jadi travel blogger itu pekerjaan yang super duper enak. Bisa jalan-jalan gratis, kerja sesuai dengan hobi dan passion, bahkan masih dibayar juga. Kalau menurut Rijal sih, hal menyenangkan lainnya yang didapat dengan menjadi travel blogger adalah bisa sharing pengalaman unik selama traveling di blog. Jadi secara nggak langsung dia bisa bermanfaat buat orang banyak. Lebih bagusnya lagi kalau ada banyak orang yang bisa terinspirasi dari tulisan-tulisan dia.

Kalau nggak enaknya sih, waktu server blog lagi down. Rasanya jadi bete aja gitu. Terus juga biasanya kerjaan nulis jadi numpuk banyak banget sehabis pergi dari jalan-jalan.

Tapi ya mau nggak mau Rijal harus segera menyelesaikannya. Kan itu juga bagian dari tanggung jawab dia dari jalan-jalan gratis yang dia dapat.

Menulislah sekarang juga, nggak perlu menunggu nanti apalagi besok 

Jadi kalau Kamu bertanya, gimana sih caranya biar bisa nulis dan jadi travel blogger kayak Rijal? Jawabannya adalah,

Menulislah sekarang juga, jangan tunggu sampai besok. 

Banyak orang yang pengen nulis, tapi cuma sekadar pengen. Nggak ada aksi nyata untuk merealisasikannya. Padahal yang namanya jadi travel blogger itu kan emang harus nulis, dan juga pergi ke luar. Jadi kalau udah ada niat buat nulis, ya udah langsung aja nulis. Nggak perlu nunggu besok, karena mau besok atau sekarang intinya Kamu harus tetep nulis. 

Nah kalau menurut Rijal sih biar lebih gampang, ada baiknya Kamu mulai dari ide-ide kecil yang sering Kamu tulis di sosial media. Kan banyak nih sekarang orang yang suka update status di sosial media pas lagi traveling. Dari situ sebetulnya bisa dikembangkan jadi ide tulisan di blog. 

Dan satu lagi, nulis itu bukan cuma pengen, tapi harus konsisten. Karena sebetulnya, bagian ini adalah yang paling susah daripada sekedar memulai menulis di blog.

Kesimpulannya, kalau Kamu mau jadi travel blogger kayak Rijal ini, setidaknya sih Kamu mulai nulis sekarang juga. Baru setelah itu berkomitmen untuk rajin nulis. Kamu bisa belajar gimana caranya nulis yang bagus lewat internet. Atau ikutlah dalam komunitas menulis, jadi Kamu bisa ambil ilmu dari sana. Jangan juga malas buat baca, karena penulis itu harus membaca. 

***

Jadi kalau Kamu pengen menginspirasi dan bermanfaat buat banyak orang lewat hobi travelingmu, maka menulsilah. Sama seperti Rijal, yang pada akhirnya memilih untuk terus menulis. Karena dari sana dia nggak cuma bisa menghasilkan uang, tapi juga bisa menyalurkan hobi, passion dan yang terpenting bisa kasih manfaat buat orang lain. 

Baca juga :