Anak kecil tak selalu manja, kadang mereka lebih kreatif dan berani dibandingkan dengan orang dewasa

Mendaki bukanlah hal yang bisa dilakukan oleh sembarang orang, tapi anak-anak di Fatuleu, Kupang, Nusa Tenggara Timur nampaknya tak asing dengan yang namanya pendakian. Hal ini terbukti dengan adanya sebuah video pendakian yang dibagikan oleh seorang pengguna instagram bernama Tris Saputra. Melalui videonya, dia mempertontonkan keberanian seorang anak Fatuleu yang menjadi pemandu pendakian saat itu.

Video yang menunjukkan keberanian pemandu cilik bernama Martin ini sudah ditonton oleh 368,844 views dan ratusan komentar dari netizen setelah diunggah ulang oleh akun Indoflashlight. Yang bikin heboh dari video di atas adalah gunung Fatuleu bukanlah gunung biasa.

Gunung Fatuleu sendiri diketahui sebagai gunung tertinggi di Kupang

Meski tingginya hanya 1.111 mdpl, namun puncak gunung Fatuleu merupakan titik tertinggi Kabupaten Kupang, NTT. Inilah yang bikin banyak netizen heboh.

gunung Fatuleu

Banyak komentar positif. Sumber foto

“Dingin tangan gua langsung.” Komentar zigot13

“Nih nyet lu harus liat kalah lu sama anak kecil @wahyu_tr” Komentar adityapermana07

Dengan kemiringan bebatuan yang mencapai 60-90°, gunung Fatuleu menjadi tempat paling ekstrem di Kupang

Nah, fakta lain dari gunung tertinggi di Kupang ini adalah kemiringan pijakan mencapai 60-90°. Dalam video di atas Kamu bisa lihat sendiri betapa curammnya gunung ini. Dan Martin berani melakukannya! Awesome!

gunung Fatuleu

Pemandu cilik ini percaya diri meskipun berada di pinggir jurang yang dalam. Sumber foto

Buat Kamu yang cinta tantangan wajib banget mampir ke Kupang dan naik gunung ini.

Meskipun ekstrem, Martin cuma mendaki dengan memakai sandal jepit 

gunung Fatuleu

Inilah ketinggian yang dipijaki pemandu cilik ini. Sumber foto

Anak ini tak takut sedikitpun saat mendaki gunung tertinggi di Kupang. Kakinya yang kecil malah membuatnya lincah menapaki bebatuan.

Martin terlihat sangat luwes dan profesional meskipun suasananya sangat mengerikan

Hal ini terlihat dari pekikan Martin yang keras dan percaya diri saat pendaki meminta Martin memanggil orang yang masih berada di bawah (basecamp).

“Martin, panggil orang di bawah,”

gunung faluleu

Ia memekik dua kali. Sumber foto

Meskipun bebatuan di gunung Fatuleu bikin merinding, tapi pemandangan dari atas sangatlah indah

gunung faluleu

Cantik banget. Sumpah deh. Sumber foto

Menggapai puncak Fatulue bukanlah hal yang mudah, Kamu butuh perjuangan ekstra. Jangan bayangkan kamu lagi mendaki Gunung Andong ya! Lebih berat tentunya, tapi pemandangan yang Kamu dapat sangat istimewa. Lihatlah, pemandangan yang luar biasa ala pegunungan di New Zealand kan?

Ohya, tahu nggak ternyata Gunung Fatuleu punya arti tersendiri bagi masyarakat setempat

gunungfatuleu

Ini dia penampak gunung Fatuleu. Sumber foto

Fatuleu dalam Bahasa Dawan (Timor) artinya Batu Keramat. Wih, kok bisa diberi nama Gunung Keramat ya?

Jadi, sebenarnya dulu gunung ini adalah gunung yang memang dikeramatkan. Dulu sebelum ramai oleh wisatawan, di sini banyak dilakukan upacara adat dan tempat sesajen serta persembahan. Mulai dari darah babi hingga ayam merah. Dulu, cuma pemangku adatlah yang boleh naik gunung ini.

Untuk bisa naik ke Gunung Fatuleu, Kamu bisa naik dengan hanya membayar Rp 5 ribu saja!

gunung fatuleu

Keren banget jaurnya. Sumber foto

Murah adalah kata yang tepat untuk mendiskripsikan harga tiket masuk Gunung Fatuleu. Melansir dari TribunTravel, para wisatawan bisa nego harga dengan pengelola/warga lokal untuk urusan tiket masuk. Harga paling murah yang dibanderol adalah Rp 5 ribu saja sekali jalan.

Letak Gunung Fatuleu di Desa Nunsaen cukup jauh dari Kota Kupang

gunung fatuleu

Jalan menuju ke Gunung Fatuleu. Sumber foto

Kamu yang penasaran dengan letak di mana Gunung Misterius ini, Kamu bisa ke Desa Naunsaen, Kecamatan Fatuleu Tengah, Kota Kupang. Letaknya sekitar 60 km arah timur Kota Kupang.

***

Berani coba mendaki seperti pemandu cilik pemberani di atas? Nabung dulu ya, biar bisa datang ke Kupang secepatnya.

Next Post