Fantastis! Inilah Total Biaya Pendakian Everest yang Dikeluarkan Tim WISSEMU

Jika dikalkulasi, Tim Wissemu mengaku menghabiskan biaya Rp2,4 miliar untuk menggapai Puncak Everest. Ini rincian biayanya.

Ditulis Oleh Echi

Pada 17 Mei lalu, Fransiska Dimitri Inkiriwang (24) dan Mathilda Dwi Lestari (24) sukses menuntaskan misi puncak terakhir, Puncak Everest, dalam serangkaian ekspedisi Seven Summit. Dalam ekspedisinya, anggota tim The Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition Mahitala Universitas Parahyangan (WISSEMU) ini melewati rute pendakian yang tak biasa namun dianggap lebih bersahabat. Mereka memilih jalur utara melewati Tibet.

Baca juga: Bangga, Tim WISSEMU sukses kibarkan bendera merah putih di Puncak Everest

dua pendaki wanita indonesia

Dua pendaki wanita Indonesia yang tergabung dalam Tim Wissemu melakukan latihan teknik pendakian di Basecamp Everest. (Foto/dok. Wissemu).

Proses pendakian menggapai Puncak Everest dilalui Fransiska dan Mathilda selama 30 hari, terhitung mulai dari masa aklimatisasi hingga adaptasi fisiologis. Sebulan melakoni ekspedisi, kedua pendaki wanita ini mengaku mengeluarkan biaya yang besar.

Melansir dari tempo.co, 80 persen dari biaya pendakian Everest yang dikeluarkan habis untuk memenuhi kebutuhan pendakian seperti pengurusan regulasi dan visa, biaya Sherpa, akomodasi selama di Everest, makan, dan hal-hal lain yang diperlukan dalam pendakian. Jika ditotal, biaya yang dibutuhkan masing-masing orang untuk mencapai puncak Everest mencapai US$ 70 ribu atau sekitar Rp 973 juta bila dikonversi dengan kurs saat itu.

Biaya pendakian Everest tersebut pun sudah termasuk tiket pesawat menuju Lhasa dari Kathmandu. Lhasa adalah gerbang yang mengantar mereka melalui jalur utara pendakian Everest di Tibet. Bila dihitung terpisah, tiket ke Lhasa dari Kathmandu mencapai US$ 300-400 ribu per orang atau sekitar Rp 4-5 juta.

Sedangkan biaya penerbangan dari Jakarta menuju Kathamndu Nepal berkisar Rp10 juta untuk dua orang. Ditambah biaya kelebihan bagasi Rp5 juta. Sebaliknya, tiket penerbangan kembali pulang ke Indonesia dari Kathmandu terhitung lebih murah. Masing-masing dari Tim WISSEMU ini habiskan Rp3 jutaan.

Baca juga: Trik latihan yang dilakukan Mathilda dan Fransiska sebelum gapai Puncak Everest

Selain untuk kebutuhan pendakian dan transportasi, keduanya menghabiskan puluhan juta untuk akomodasi selama di Kota Thamel, Nepal. Jika dikalkulasi, Fransiska mengaku kalau keduanya menghabiskan biaya Rp2,4 miliar untuk menggapai Puncak Everest.

Namun, biaya tersebut tak dikeluarkan atas biaya sendiri karena tim WISSEMU peroleh bantuan dari BRI dan lainnya.

Dapatkan ulasan menarik lainnya tentang EVEREST, tulisan lain Echi

Tag : ,



Berikan Komentar Dibawah

Airy Rooms
Next Post