Studi Ungkap Kunjungi Rumah Hantu Justru Bisa Bikin Hati Bahagia

potret wahana rumah hantu. Foto dari sini.

Seringkali untuk memburu perasaan yang tenang dan membahagiakan, orang-orang memilih destinasi seperti pemandangan alam maupun taman rekreasi. Namun tahukah Anda, bahwa berkunjung ke rumah hantu justru bisa membuat Anda mengalami pengalaman perasaan yang serupa.

Bukan tanpa sebab, pernyataan di atas didukung oleh sebuah studi yang belum lama ini dipublikasikan dalam Jurnal Emotion.

Baca Juga: Pengalaman Mengerikan dan Disiksa Saat Berwisata di Rumah Hantu, Tertantang?

Berdasar studi tersebut, ditemukan bahwa setelah mengalami pengalaman yang menakutkan, orang-orang justru memiliki suasana hati yang lebih baik dan penurunan aktivitas otak secara keseluruhan.

Penelitian atas studi ini dilakukan di rumah hantu Scare House yang memiliki reputasi sebagai wahana rumah berhantu paling ekstrem di Pittsburgh, Amerika Serikat.

Studi rumah hantu libatkan ratusan responden

rumah hantu

rumah Scare House di Amerika. Foto dari sini.

Studi mengenai rumah hantu dan perasaan pengunjung setelah liburan di sana, melibatkan 262 responden. Responden diminta mengisi survei tentang suasana hati sebelum dan sesudah mengunjungi wahana tersebut.

Secara acak, 100 orang diantaranya diberi sensor di kepala untuk memantau aktivitas otak sebelum dan sesudah melewati rumah hantu.

Melalui serangkaian penelitian, ditemukan sekitar setengah dari seluruh responden berada dalam suasana hati riang. Sedangkan sebanyak 33 persen mengatakan tidak mengalami perubahan perasaan yang signifikan.

Sedangkan sisanya, yakni 17 persen responden, mengaku berada dalam suasana hati murung setelah melewati rumah hantu.

“Mekanismenya hampir mirip dengan kegiatan olahraga lari secara fisiologis dan neurologis. Ketika berlari, Anda mendorong diri dan sister saraf simpatik untuk bekerja,” ujar seorang Sosiolog di University of Pittsburgh, Marge Kerr, seperti yang dikutip dari Travel and Leisure. 

rumah hantu

potret wahana rumah hantu. Foto dari sini.

Kerr mengatakan kondisi tersebut melahirkan hormon endorfin yang berperan dalam menciptakan perasaan senang. Selain itu, studi ini juga menemukan fakta bahwa setelah melewati kegiatan menakutkan, aktivitas saraf pada otak justru menurun.

Baca Juga: Mengenal Perayaan Halloween yang Jatuh Tiap Tanggal 31 Oktober

Hal tersebut menunjukkan bahwa rasa takut dapat memperlambat cara berpikir seseorang. Kendati demikian, hal tersebut tak berarti buruk. Menurunnya aktivitas otak dapat membantu seseorang memproses informasi dengan lebih efisien.

Hal inilah yang kemudian menyebabkan bahwa berkunjung ke wahana rumah berhantu justru bisa membuat hati Anda lebih bahagia.

Dapatkan ulasan menarik tentang riset dan tulisan Lain dari Himas

Tags: ,

Paket Produk Penawaran