Sidebar

Coba Cari Penginapan di Kota Lama Semarang, Bermalam di Sana dan Lakukan 6 Hal Ini

Coba Cari Penginapan di Kota Lama Semarang, Bermalam di Sana dan Lakukan 6 Hal Ini

Ingin merasakan pengalaman liburan berbeda? Coba cari penginapan di Kota Lama Semarang dan bermalam di sana. Atmosfer berbeda akan Kamu dapatkan.

SHARE :

Ditulis Oleh: Wike Sulistiarmi

Kota Lama merupakan salah satu destinasi yang wajib dijelajahi wisatawan saat ke Semarang. Kawasan yang sering mendapat sebutan Little Netherland ini bukan sekadar unik dan instagenik tapi juga otentik. Sekitar 50 bangunan abad ke 16 masih tegak berdiri di kawasan ini. Pun akulturasi budaya Tiongkok, Eropa, Arab dan Jawa di kawasan ini masih sangat kental.

Untuk merasakan suasana klasik yang sesungguhnya, coba cari penginapan di Kota Lama Semarang dan bermalam di sana. Bukan hanya puas menjelajahi destinasi unggulan Kota Lama tapi merasakan bagaimana berbaur dengan masyarakat lokal.

Jika masih ragu untuk menginap di kawasan Kota Lama, berikut ini alasan mengapa sesekali wisatawan perlu coba cari penginapan di Kota Lama Semarang dan bermalam di sana:

1. Bisa bangun pagi mengikuti walking tour dengan komunitas lokal

Walking tour bersama dengan orang baru. Foto oleh Phinemo

Setiap bangunan dan jalanan di Kota Lama memiliki nilai sejarah yang tinggi. Sayangnya tak banyak orang yang tahu nilai sejarah yang terkandung di dalamnya. Wisatawan dapat mengetahui sejarah itu lewat kegiatan walking tour yang sering dilakukan di kawasan Kota Lama Semarang oleh komunitas lokal.

Wisatawan dapat berkeliling ke berbagai penjuru Kota Lama sembari mendengarkan keterangan dari sang guide dan bertemu dengan teman baru dalam walking tour ini. Ini akan menjadi pengalaman yang luar biasa.

Karena walking tour ini dilakukan pagi hari maka akan efektif jika wisatawan menginap di tengah Kota Lama. 

2. Berbelanja barang antik di Pasar Klitikan

Melihat barang antik di Pasar Klitikan. Sumber

Ke Kota Lama tidak lengkap jika belum belanja barang antik di Pasar Klitikan. Kamera jadul, kacamata unik, lukisan, hingga barang pecah belah era masa lalu dijual di sini. Harganya sangat terjangkau mulai dari Rp 10.000.

Pencinta barang jadul akan kalap jika mampir ke sini karena semua barang yang dijual di Pasar Klitikan benar-benar antik dan menarik. Pasar ini buka sejak pagi hingga malam dan letaknya stategis dekat dengan Taman Sri Gunting dan Gereja Blenduk sehingga mudah dijangkau wisatawan.

Wisatawan bisa langsung menyimpan barang antik yang telah dibeli ke penginapan jika menginap di tengah Kota Lama tanpa repot menentengnya ke mana-mana.

3. Menemukan spot instagramable Kota Lama dengan mudah

Mudah berekspresi karena destinasi dekat berbagai spot Instagenik. Foto oleh riztiindriyaa

Ke Kota Lama tidak lengkap jika belum berkeliling ke berbagai spot instagramable-nya. Mulai dari pohon unik di depan Taman Sri Gunting hingga bangunan tua di dekat Polder Air di depan Stasiun Tawang.

Petualangan ini akan makin asik jika wisatawan memutuskan untuk menginap di tengah Kota Lama. Semua spot bisa dijelajahi dengan puas mulai dari pagi hari. Stok foto instagenik pun akan makin banyak karena semua spot telah dijelajahi dengan runtut.

4. Berburu kuliner di Kota Lama Semarang dengan puas

Banyak kuliner yang enak yang bisa ditemukan. Foto oleh eatandjournal

Menginap di kawasan Kota Lama Semarang bisa menjadi pengalaman yang tidak akan terlupakan bagi pecinta kuliner. Hal ini tidak lain tidak bukan karena wisatawan bukan hanya bisa tidur di tengah Kota Lama yang masih otentik tapi juga bisa berkeliling menemukan kedai-kedai yang menjual kuliner khas di sana. Mulai kuliner berbintang seperti Spiegel Bistro dan Ikan Bakar Cianjur hingga kuliner pinggiran seperti Angkringan Blendoek dan Pasar Semawis.

Lidah akan puas jika wisatawan memutuskan untuk menginap di Kawasan Kota Lama Semarang.

5. Santai di kafe dengan nuansa tempo dulu

Santai sambil ngopi di kafe juga bisa lebih santai. Foto oleh armanto_screambubble

Meskipun bangunan dan arsitektur Kota Lama sangat jadul tapi di kawasan ini wisatawan dapat menemukan banyak kafe yang buka di pinggir-pinggir jalan utama Kota Lama. Hampir semua kafe di desain ala Eropa sehingga wisatawan akan merasa seperti minum kopi dan ngobrol di Eropa kecil.

Obrolan bersama sahabat dan keluarga tidak akan terbatasi jika wisatawan memutuskan untuk menginap di tengah Kota Lama ini. Tetap santai sembari menikmati secangkir kopi yang dipesan hingga tengah malam.

6. Melihat langsung akulturasi budaya Semarang di Kota Lama

Pecinan Kota Lama. Sumber

Bicara tentang Kota Lama, maka wisatawan harus siap dengan segudang cerita tentang akulturasi budaya yang sangat kental. Di sini wisatawan dapat melihat akulturasi itu dengan sangat jelas dengan adanya bangunan-bangunan di sana yang menunjukkan bahwa Kota Lama adalah sebuah kawasan yang menggabungkan budaya Tiongkok, Eropa, Arab, dan juga Jawa yang sangat kental.

Bertemu dengan masyarakat lokal yang tinggal di tengah Kota Lama akan membuat wisatawan merasakan nuansa yang berbeda. Akan lebih menghayati jika wisatawan juga menginap di sana. Dijamin wisatawan akan merasakan pengalaman yang tidak terlupa.

7. Merasakan suasana baru menginap di tengah Kota Lama Semarang

Ada cukup banyak pilihan penginapan di Kota Lama Semarang, salah satu yang kami rekomendasikan adalah Achterhuis Guest House.

Lokasi Achterhuis Guest House dekat dengan spot instagenik dan tempat unggulan Kota Lama Semarang

Achterhuis Guest House dekat dengan berbagai spot fotogenik Kota Lama. Foto oleh @naisellaa

Achterhuis berlokasi di Jalan Letjen Suprapto yang merupakan jalan utama Kota Lama Semarang yang selalu ramai dengan wisatawan. Hanya dengan berjalan kurang dari satu menit wisatawan bisa langsung sampai di Pasar Klitikan yang menjual barang antik, Taman Sri Gunting, Gereja Blenduk, Pasar Semawis dan destinasi unggulan Kota Lama Semarang lainnya. Wisatawan akan memiliki akses mudah ke berbagai tempat unggulan di Kota Lama. 

Achterhuis Guest House dekat dengan kafe dan tempat berburu kuliner di Kota Lama Semarang

Tekodeko, kafe yang berada di depan Achterhuis Guest House. Foto oleh @evaaalf

Achterhuis merupakan salah satu pilihan penginapan di Kota Lama Semarang yang benar-benar strategis. Wisatawan bukan hanya bisa mengakses spot hits di Kota Lama dengan mudah dan cepat namun juga pusat kuliner dan kafe seperti Tekodeko Koffiehuis yang berada di depan Guest House ini, Ikan Bakar Cianjur, Spiegel Bar & Bistro, Sate & Gule Kambing 29, Pasar Semawis, Angkringan Blenduk dan masih banyak lagi tempat makan yang lainnya. Bisa dibilang, Achterhuis adalah penginapan paling tepat untuk merasakan atmosfer Kota Lama Semarang.

Achterhuis Guest House bebas dari kebisingan

Pemandangan di depan kamar di Achterhuis. Foto oleh Wike/Phinemo

Jalan Letnan Suprapto Semarang terkenal ramai kendaraan. Namun menginap di Achterhuis tidak akan membuat pengunjung merasakan bising karena kamar-kamar Achterhuis ini dibangun jauh dari jalan utama. Suara motor dan mobil berlalu-lalang tidak sampai terdengar dari kamar hotel sehingga pengunjung bisa bersantai ria selama tidur di dalam kamar.

Achterhuis Guest House, penginapan di Kota Lama Semarang yang masih asri dan memiliki fasilitas lengkap

Suasana Achterhuis Guest House yang tenang. Foto dari akun IG @achterhuis.indo

Saat memasuki area kamar Achterhuis, pengunjung akan langsung disambut dengan kursi panjang berjajar dengan bunga-bunga lompong di pot. Bahkan pilar-pilar bangunan pun tak luput ditumbuhi oleh tumbuhan merambat. Sebuah taman dan kolam ikan di bawah tangga menambah suasana asri di kawasan guest house ini. 

Patung-patung kecil dan ukiran tradisional di sepanjang tembok menambah suasana guest house menjadi sangat klasik.

Perpaduan konsep taman yang hijau dan tema klasik yang diangkat Achterhuis Guest House ini menjadi poin tersendiri bagi pengunjung yang ingin merasakan ketenangan selama menginap. Spot-spot ini juga bisa menjadi tempat berfoto. Uniknya lagi, lantai Achterhuis didesain unik sehingga sangat bagus untuk jadi spot foto kekinian.

Nyamannya kamar di Achterhuis Guest House Semarang. Foto dari IG @achterhuis.indo

Bicara tentang fasilitas, pengunjung tidak usah khawatir karena kamar dilengkapi dengan AC, TV dan akses WiFi serta pelayanan 24 jam dan gratis parkir. Pilihan kamar pun beragam yaitu kamar standard twin dan standard double dengan harga yang ekonomis. Menariknya lagi, pengunjung bisa menyewa kamar hingga berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan dengan harga terjangkau.

Untuk pemesanan dan informasi lebih lanjut mengenai Achterhuis Guest House, coba datang langsung ke Jalan Letjen Suprapto no. 44 Kota Lama, 50174 Semarang atau menghubungi nomor +6282-2235-81285 atau buka akun Instagram Achterhuis Guest House dan Fanspage Achterhuis Guest House.

SHARE :


Rekomendasi

Umaid Bhawan Palace, Bekas Istana yang Disewakan untuk Penginapan

Rumah Pohon Suku Korowai, Potret Hidup Harmonis dengan Alam

Museum of Broken Relationship, Tempat Mengenang Kegagalan Cinta

Tradisi Berburu Paus di Lamalera, Antara Budaya atau Kelestarian Alam

Montage Palmetto Bluff, Tempat Justin Bieber dan Hailey Baldwin Menikah

5 Tempat untuk Berenang dan Berfoto Bersama Hiu Paus di Indonesia

FALLBACK
The END